Mengintip Manfaat Pilot Project Food Estate 1.000 Hektar dari BUMN Klaster Pangan

Oleh : Krishna Anindyo | Jumat, 24 Juli 2020 - 19:15 WIB

Pilot Project Food Estate 1.000 Hektar
Pilot Project Food Estate 1.000 Hektar

INDUSTRY.co.id - Subang – Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin meninjau Pilot Project Food Estate 1.000 Hektar yang dikembangkan oleh BUMN Klaster Pangan di Sukamandi, Subang Jawa Barat.

Pengembangan Food Estate yang melibatkan BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI), PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Pertani (Persero), dan PT Pupuk Kujang tersebut bertujuan untuk memacu pertumbuhan produksi beras nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam kunjungan tersebut Budi Gunadi berkesempatan melakukan tanam padi, mencoba teknologi Future Farming 4.0 milik RNI serta meninjau Breeding Center, Gen Bank (Bank Benih), dan Pabrik Integrated Rice Seed Prosessing Plant (IRSPP) milik Sang Hyang Seri. Selain itu juga dilakukan kunjungan ke Pabrik Pakan Ikan dan Udang milik Perum Perikanan Indonesia (Perindo).

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN Imam Paryanto, Direktur Utama RNI Eko Taufik Wibowo, Direktur Utama Sang Hyang Seri Karyawan Gunarso, Direktur Utama Pertani Maryono, Direktur Utama Perindo  Fatah Setiawan Topobroto, dan Direktur Utama Pupuk Kujang Rita Widayati.

“Pengembangan Food Estate Sukamandi ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut, selain itu juga untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui program Corporate Farming yang terintegrasi dari hulu (produksi) hingga hilir (pemasaran). Diharapkan dengan adanya pendampingan serta dukungan BUMN Klaster Pangan di dalam program ini, tingkat produktivitas di lahan tersebut dapat mencapai target peningkatan 70% dari yang semula 5 ton per hektar menjadi 8,5 ton per hektar, sehingga dari luas 1.000 hektar dapat diperoleh 8.500 ton gabah kering panen (GKP),” tutur Karyawan Gunarso melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id pada Jumat (24/7/2020).

“Dalam skema bisnis Corporate Farming tersebut BUMN yang terlibat menjalankan peran sesuai dengan core bisnisnya masing-masing. Sang Hyang Seri berperan sebagai penyedia lahan, benih, serta inisiator kerjasama dengan petani. Di sisi produksi, Sang Hyang Seri bekerjasama dengan Pupuk Kujang yang berperan dalam analisa tanah, penyediaan pupuk organik, obat pertanian, serta prasarana penunjang pertanian lainnya,” tambah Karyawan.

Sementara itu di sisi manufaktur, Petani mengambil peran sebagai penyedia fasilitas pengolahan modern dari mulai drying, cleaning, hingga packaging. Pertani juga berperan sebagai off taker yang akan menjamin penyerapan gabah yang dihasilkan petani.

Adapun, distribusi dan pemasaran produk pertanian dilakukan oleh RNI. Selain itu, RNI juga memberikan dukungan analisis serta pemetaan lahan melalui teknologi Future Farming 4.0.

“Kolaborasi antara BUMN Klaster Pangan ini akan mengarah pada pengembangan sistem pengelolaan pertanian modern yang mengedepankan efektifitas, efisiensi serta penggunaan material organik atau ramah lingkungan,” ungkap Karyawan.

Menurut Karyawan, strategi pengembangan Food Estate Sukamandi ini meliputi upaya intensifikasi, ekstensifikasi, dan diversifikasi pertanian. Sang Hyang Seri sendiri sudah menerapkan diversifikasi melalui pemanfaatan lahan di sekitar sawah untuk budidaya tanaman kebun seperti cabai.

“Diharapkan pola Corporate Farming yang diterapkan di Sukamandi dapat menjadi contoh bagi sistem pengelolaan pertanian di kawasan lain, sehingga tujuan Pemerintah mencetak lebih banyak lumbung pangan dapat tercapai,” tutup Karyawan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

DHL Express (Ist)

Minggu, 20 September 2020 - 07:21 WIB

DHL Express Umumkan Penyesuaian Harga Tahun 2021 di Indonesia

Jakarta-Penyedia layanan ekspres internasional terkemuka di dunia, hari ini mengumumkan rata-rata penyesuaian harga yang berlaku efektif 1 Januari 2021.

Ilustrasi Online Shooping

Minggu, 20 September 2020 - 07:10 WIB

ShopeePay Bagikan Tips Belanja Aman Selama PSBB

Jakarta– ShopeePay, fitur layanan e-money terintegrasi di Indonesia, memperluas jangkauan transaksi digitalnya hingga ke merchant pasar swalayan agar lebih dekat dengan pengguna selama pandemi…

Jembatan Youtefa Hubungkan Infrastruktur Ekonomi Seputar Papua

Minggu, 20 September 2020 - 07:00 WIB

Selain Dukung Sektor Perekonomian, Jembatan juga Diberi Senuhan Nilai Seni

Indonesia saat ini membutuhkan pembangunan beberapa jembatan bentang panjang yakni dengan panjang lebih dari 100 meter, sehingga peluang kerja bagi para ahli jembatan di Indonesia masih sangat…

Puslatpurmar 7 Lampon Banyuwangi Turut Operasi Yustisi Gerakan Pakai Masker

Minggu, 20 September 2020 - 06:00 WIB

Puslatpurmar 7 Lampon Banyuwangi Turut Operasi Yustisi Gerakan Pakai Masker

Komandan Puslatpurmar 7 Lampon Letkol Marinir Dodik Eko Siswanto yang diwakili Dantonma (Komandan Peleton Markas) Letda Mar Sigit wirotomo menghadiri rapat Gerakan Pakai Masker Pesanggaran Indah…

Yayasan Pstore Peduli Akan Resmikan Klinik Merakyat

Minggu, 20 September 2020 - 05:41 WIB

Yayasan Pstore Peduli Segera Resmikan Klinik Merakyat Gratis Tanpa Syarat

Di tengah situasi ekonomi yang melemah akibat pandemi corona, banyak anggota masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan yang terjangkau. Bertolak dari hak tersebut Yayasan Pstore Peduli dalam…