INDUSTRY.co.id - Jakarta, Anggota Komisi VI DPR RI Mahfudz Abdurrahman megungkapkan apabila PT. Pos Indonesia ingin tetap eksis di kancah bisnis negara, maka mereka harus segera mentransformasi bisnisnya dengan aksi korporasi yang signifikan. 

Advertisement

Hal tersebut bisa dimulai dari melakukan digitalisasi untuk berkompetisi dengan para pesaingnya yang memang melakukan hal tersebut.

Selain itu, menurutnya juga, PT. Pos harus mampu menciptakan iklim kerja yang kompetitif kepada para karyawannya untuk memacu peningkatan income perusahaan.

Advertisement

“Harus ada loncatan yang luar biasa untuk mengatasi masalah ini. Ya memang tantangannya itu, kalau di satu sisi dia punya jaringan yang luas, aset yang banyak. Kemudian di satu sisi punya persoalan kelebihan jumlah SDM yang memerlukan penanganan tersendiri. Barangkali gemuknya SDM ini juga jadi beban bagi korporasi sehingga terus merugi,” ujar Mahfudz dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id Senin (13/7).

Sementara itu terkait aset-aset yang dimiliki PT. Pos harus bisa menjadi resources untuk memaksimalkan pendayagunaan yang dapat menghasilkan revenue dengan juga serius melakukan pengembangan teknologi digital. 

Advertisement

“Kita tahu memang banyak teknologi digital coba dikembangkan. Namun sejauh mana ada wilingnes dari korporasi untuk mendayagunakan potensi itu sendiri sehingga akan menjadi satu kekuatan yang real. Saya kira belum terlambat untuk melakukan itu,” tegasnya. 

Dirinya berharap PT. Pos dapat terus mempertahankan eksistensinya, Ia beralasan perusahaan ini memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi. 

Advertisement

“Bahkan sejak zaman Belanda. Jadi sebagai bagian dari khazanah heritage ini saya kira PT. Pos ini perlu dipertahankan saya kira jangan sampai kemudian tergusur,” tandasnya