PT Banten West Java dan PT Titik Mitra Dirgantara Garap Salakanegara Jadi The First Aviation Airport di Indonesia

Oleh : Hariyanto | Selasa, 23 Juni 2020 - 15:10 WIB

Kerjasama antara PT Banten West Java dan PT Titik Mitra Dirgantara
Kerjasama antara PT Banten West Java dan PT Titik Mitra Dirgantara

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Manajemen PT Banten West Java (BWJ) selaku pengelola kawasan wisata Tanjung Lesung telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Titik Mitra Dirgantara.

Dalam kerjasama tersebut kedua perusahaan sepakat untuk  membangun Bandara Salakanegara di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung menjadi the first general aviation airport di Indonesia yang akan melayani sejumlah aktivitas pariwisata dan berbagai aktivitas yang masih terkait dengan pariwisata.

MoU tersebut ditandatangani Direktur Utama PT Banten West Java, Poernomo Siswoprasetijo dengan Direktur Utama PT Titik Mitra Dirgantara, Karin Item di Menara Batavia, Jakarta, Senin (22/6/2020).

“Karena the first general aviation airport di Indonesia, maka kami sangat memerhatikan lingkungan di sekitar, seperti Ujung Kulon jadi bandara ini akan diterbangi jenis pesawat dengan beban yang ringan,” ungkap Direktur Utama PT Titik Mitra Dirgantara, Karin Item.

Karin menjelaskan, pembangunan ini akan dilaksanakan mulai tahun 2021 mendatang. Pembangunan bandara tersebut diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu setengah tahun, sehingga bandara tersebut baru bisa digunakan pada 2022.

Karin mengatakan, salah satu aktivitas di Bandara Salakanegara di Tanjung Lesung adalah adanya sinergi antara sekolah penerbang flybest dari Indonesia dan sekolah penerbang dari Ceko, yakni College of International Public Relations Prague.

Adapun sekolah penerbang di Tanjung Lesung ini bekerja sama dengan Universitas Presiden dan SMA Presiden. “Sekolah penerbang di Tanjung Lesung bagi yang ingin punya license dengan training untuk menjadi penerbang pribadi karena punya pesawat sendiri,” ucapnya.

Bandara Salakanagara berlokasi di Desa Tanjung Jaya Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang. Salakanagara merupakan bandara khusus yang mengoperasikan penerbangan domestik, yang saat ini dikelola  PT. Banten West Java. 

Bandara ini memiliki ukuran dimensi runway 600 m x 15 m dengan lapisan aspal berkekuatan C208, dimensi Clearway 60 m x 60 m dikedua sisi dan dimensi runway Strip berukuran 720 m x 60 m serta memiliki standar PKP-PK dengan kategori 2.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 05 Agustus 2020 - 22:46 WIB

Triwulan III 2020, Regulator Jasa Keuangan Tetap Waspada Nasib Perekonomian

Memasuki triwulan III 2020, KSSK terus memperkuat koordinasi kebijakan di antara anggota KSSK dengan meningkatkan kewaspadaan mengantipasi dampak penyebaran Covid-19 yang masih tinggi terhadap…

Hadi Pranoto Temukan Obat Herbal Covid-19 (ist)

Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:00 WIB

Heboh Pengakuan Hadi Pranoto, Kemenkes Luruskan Informasi: Obat Covid-19 Harus Lewati Uji Ilmiah Sebelum Diproduksi dan Dipasarkan

Akhir akhir ini banyak pihak mengklaim telah menemukan obat COVID-19. Salah satunya informasi yang disampaikan oleh Hadi Pranoto yang mengaku sudah menemukan obat yang spesifik bisa menanggulangi…

Migas Ilustrasi

Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:53 WIB

Seberapa Menarik Wilayah Kerja Migas Ditawarkan Cost Recovery atau Gross Split ?

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus menjaga agar aktivitas dan investasi hulu migas tetap berjalan optimal di tengah tantangan pandemi global dan penurunan harga minyak bumi…

MenkopUKM Teten Masduki saat melakukan kunjungan kerja ke Pasar Beringharjo Yogyakarta

Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:45 WIB

Omzetnya Turun 80%, MenkopUKM Teten Bakal Ringankan Cashflow para Pedagang Pasar Beringharjo

Sejumlah pedagang di Pasar Beringharjo Yogyakarta mencurahkan isi hatinya di hadapan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki.

Ilustrasi Pergerakan Saham

Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:30 WIB

Ekonomi Indonesia Minus 5,32 Persen, IHSG Justru Berakhir Menguat 1,03 Persen

BPS merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2020 mengalami kontraksi sebesar 5,32 persen dibading periode yangs ama pada tahun sebelumnya, justru perdagangan Indeks Harga Saham…