INDUSTRY.co.id - Surakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat kapasitas wirausaha muda melalui penyelenggaraan program kolaboratif PRO-KESRA Produktif dalam kegiatan Wirausaha Muda Mahasiswa (WIBAWA) Grow Day 2026 bertema Berani Mulai, Siap Bertumbuh di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta.
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Riza Damanik mengatakan, kampus memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang mampu melahirkan inovator dan pencipta lapangan kerja.
"Perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang siap bekerja. Kampus juga harus menjadi tempat lahirnya inovator, pengusaha, dan pencipta lapangan kerja," ujar Riza dalam keterangannya di Jakarta.
Menurutnya, tidak semua lulusan harus menjadi pengusaha. Namun, setiap mahasiswa perlu memiliki pola pikir kewirausahaan, seperti kemampuan melihat peluang, berani mengambil risiko secara terukur, serta mampu menghadirkan solusi yang memberi nilai tambah bagi masyarakat.
Riza menegaskan Kementerian UMKM berkomitmen memastikan setiap ide bisnis yang dimiliki anak muda tidak berhenti sebatas konsep, tetapi dapat berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan.
"Ide yang baik belum tentu menjadi bisnis yang baik. Ide harus diuji, produk harus menjawab kebutuhan, pasar harus dipahami, keuangan harus dicatat, dan usaha harus terus diperbaiki," katanya.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan WIBAWA Grow Day 2026 merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional yang menjadi landasan penguatan ekosistem kewirausahaan melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan.
Melalui kebijakan tersebut, pemerintah menargetkan rasio kewirausahaan nasional meningkat menjadi 3,6 persen pada 2029 dan mencapai 8 persen pada 2045 sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing ekonomi Indonesia.
Sebagai tindak lanjut, seluruh rangkaian program PRO-KESRA Produktif akan terintegrasi dengan SAPA UMKM, platform layanan terpadu milik Kementerian UMKM yang memberikan akses pendampingan, pelatihan, hingga berbagai layanan pengembangan usaha bagi para wirausaha.
Riza berharap sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dapat melahirkan lebih banyak pengusaha muda yang inovatif, tangguh, dan berdaya saing sehingga mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
"Keberhasilan wirausaha masa depan dibangun melalui keberanian mengambil langkah pertama, kedisiplinan menguji pasar, serta kemauan untuk terus belajar dan bertumbuh melalui dukungan ekosistem yang disiapkan pemerintah," pungkasnya.