Heboh Kelimutu Berubah Warna, Warga Prediksi Covid-19 Segera Berakhir

Oleh : Kormen Barus | Senin, 18 Mei 2020 - 11:26 WIB

Danau Kelimutu Ende Flores/ Foto: Mediacom
Danau Kelimutu Ende Flores/ Foto: Mediacom

INDUSTRY.co.id, Ende-Kelimutu menjadi andalan utama pariwisata Ende. Apalagi cerita seputar misteri dibalik keajaiban danau ini telah menyebar ke seluruh dunia, sehingga berbondong-bondong wisatawan datang ke Kelimutu, setiap tahunnya.

Kampung Moni merupakan kampung terdekat menuju danau Kelimutu. Kampung ini terletak di Desa Koanara, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, NTT. Berjarak 13 kilometer dari Danau Kelimutu. Tak heran dari Moni hanya membutuhkan waktu 45 menit untuk mencapai bibir danau Kelimutu.

Pada bulan ini, Danau Kelimutu kembali berubah warna. Perubahan seperti ini, sebenarnya sering terjadi setiap tahun. Ketua Forum Komunitas Adat Penyangga Danau Kelimutu, Yohanes Don Bosco Watu mengatakan perubahan air Danau Kelimutu yang terjadi pekan lalu, pertanda akan terjadi perubahan alam yang besar di bumi.

"Nah, yang kita hadapi saat ini adalah pandemi covid-19. Wabah ini akan segera berakhir. Itu yang diprediksi masyarakat adat setempat," tuturnya, Jumat (15/4), seperti dilansir medcom.

Menurutnya, saat ini, air Danau Tiwu Ata Bupu dari sebelumnya warna hijau  muda berubah menjadi hijau tua. Tiwu Ata Polo berubah dari hijau menjadi hijau kebiruan dan Tiwu Nuwa Muri Koo Fai berubah dari dari biru kehijauan menjadi biru muda. Baginya, perubahan warna air di ketiga danau ini menandakan akan terjadi sesuatu yang baik berskala lokal, nasional dan internasional.

"Ini memang dikaitkan dengan mitos, tetapi masyarakat meyakini akan terjadi perubahan besar. Saya memprediksikan wabah covid-19 segera berakhir," tambahnya.

Yohanes Watu yang juga Mosalaki Tana Mau Gadho Woloara Kelimutu ini mencontohkan pada 1992 sebelum terjadi bencama gempa bumi dahsyat yang meluluhlantakkan sebagai Pulau Flores, sebulan sebelumnya telah terjadi perubahan warna di Danau Kelimutu.

Lalu pada 1998 sebelum kejatuhan Soeharto, ketiga danau tersebut sempat berubah warna di awal tahun. Masyarakat setempat memprediksikan akan terjadi perubahan besar di negeri ini. Selanjutnya pada 2014, sebelum pemilu presiden, Danau Kelimutu sempat beberapa kali berubah warna.

"Kami memprediksikan akan ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia, ternyata pergantian presiden berlangsung aman tanpa gejolak," pungkasnya.

Berdasarkan tulisan Industry.co.id, Kelimutu merupakan gabungan dari kata keli yang berarti gunung dan mutu yang berarti mendidih. Danau Kelimutu merupakan danau vulkanik yang dianggap ajaib dan misterius. Warna ketiga percikan air danau tersebut berubah-ubah, seiring dengan perjalanan waktu. Sebelumnya warna danau ini adalah merah, putih, dan biru.

Konon kabarnya pertengahan 2006 lampau terjadi beberapa kali perubahan terutama untuk dua danau yang letaknya bersebelahan, Danau Arwah Muda-mudi (tiwu nua muri ko'o fai) dan Danau Arwah Tukang Tenung (tiwu ata polo). Danau Arwah Muda-mudi yang sebelumnya berwarna hijau, pada Juni tahun itu sempat berubah menjadi biru. Sementara Danau Tukang Tenung atau Orang Jahat yang sebelumnya berwarna cokelat tua berubah warna agak kemerah-merahan.

 

Satu danau yang terpisah, Danau Arwah Orangtua (tiwu ata mbupu) tetap berwarna hijau tua atau hijau lumut. Namun, pada Desember 2006 air danau tersebut kembali berwarna hijau. Danau Orang Jahat menjadi biru tua, dan danau Orangtua menjadi cokelat kehitaman. Dengan demikian dapat dikatakan warna air Danau Kelimutu adalah misteri alam.

Danau Kelimutu mempunyai tiga kubangan raksasa. Masing-masing kubangan mempunyai warna  air yang selalu berubah tiap tahunnya. Air di salah satu tiga kubangan berwarna  merah dan dapat menjadi hijau tua serta merah hati; di kubangan lainnya berwarna  hijau tua menjadi hijau muda; dan di kubangan ketiga berwarna coklat kehitaman  menjadi biru langit.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ambulans

Senin, 25 Mei 2020 - 07:45 WIB

Nekat, Wanita Ini Sewa Ambulans untuk Mudik

Kepolisian di Tabanan, Bali, berhasil menghentikan aksi seorang ibu dan anaknya yang nekat menyewa mobil ambulans untuk mudik ke Jember, Jawa Timur.

Para pemudik lebaran yang hendak pulang kampung (ist)

Senin, 25 Mei 2020 - 07:08 WIB

Jubir COVID-19: Pemudik Jangan Kembali ke Jakarta Dulu

‚ÄúPahami, bahwa dalam situasi yang saat ini terjadi, kita tidak boleh menggunakan cara pikir, cara tindak, seperti situasi di masa-masa lalu. Inilah yang kemudian beberapa kali pemerintah,…

Perjalanan Bisnis Akim dari Penjual Nasi Liwet Ke Suplier Scrab

Senin, 25 Mei 2020 - 07:00 WIB

Perjalanan Bisnis Akim dari Penjual Nasi Liwet Ke Suplier Scrab

Semula Akim menekuni penjual nasi liwet, namun wanita asal Solo ingin meningkatkan penghasilan dengan mencoba peluang baru dibidang Suplier Scrab

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 25 Mei 2020 - 06:00 WIB

DRP Nilai Menkeu Sri Mulyani Tak Hormati Kesepakatan Politik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berkirim surat kepada DPR RI untuk mengonsultasikan kebijakannya yang belakangan banyak dikritik kalangan legislator di Parlemen, terutama Komisi XI DPR…

Bintara Marinir Sidoarjo Tingkatkan Ketahanan Pangan dengan Teknik Hidroponik

Senin, 25 Mei 2020 - 04:00 WIB

Bintara Marinir Sidoarjo Tingkatkan Ketahanan Pangan dengan Teknik Hidroponik

Dalam rangka peningkatan ketahanan pangan, Bintara Tidur Dalam Yonif 3 Marinir bercocok tanam menggunakan teknik Hidroponik dan Aquaponik di Mess Bintara Yonif 3 Marinir Gedangan, Sidoarjo,…