2019, PLN Targetkan 11.300 Desa Dialiri Listrik

Oleh : Irvan AF | Kamis, 06 April 2017 - 05:50 WIB

Ilustrasi PLN. (Dimas Ardian/Bloomberg via Getty Images)
Ilustrasi PLN. (Dimas Ardian/Bloomberg via Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT PLN (Persero) menargetkan sebanyak 11.300 desa terlistriki hingga 2019 untuk meningkatkan rasio elektrifikasi nasional, yang saat ini baru mencapai 91 persen.

Direktur Perencanaan PLN Nicke Widyawati di Kantor Pusat PLN Jakarta, Rabu (5/4/2017), memaparkan dari total desa yang akan dilistriki tersebut, ada 2.530 desa yang belum sama sekali menikmati listrik, sedangkan sisanya sudah dialiri listrik, namun kurang dari enam jam.

"Untuk program listrik desa, kami targetkan sampai 2019 total yang akan kami listriki 11.300 desa. Kalau dilihat pencapaian elektrifikasi nasional di akhir tahun 2016 sebesar 91 persen, maka sisa rasio elektrifikasi tinggal sembilan persen," katanya.

Namun, ia mengatakan sisa rasio elektrifikasi itu akan lebih sulit dicapai, karena kawasan yang belum terlistriki berada di Indonesia bagian timur yang terisolasi.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara Machnizon Masri menambahkan ada 700 desa di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan dilistriki pada 2017.

Sesuai rencana, perseroan menargetkan pembangunan jaringan dan transmisi berjalan hingga November 2017.

"Kami akan membangun beberapa jaringan, kemudian siapkan gardu induk dan transmisi. Kami akan coba 2017 ini ada satu kabupaten di NTT yang 100 persen desanya terlistriki, yaitu di Flores. Tahun depan 500 desa kami selesaikan (listriki). Kerjanya akan lebih berat," kata Machnizon.

Adapun untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Indonesia bagian timur, seperti Maluku, Papua dan beberapa pulau kecil Sumatera, PLN akan mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai sumbernya.

Sumber energi tersebut akan disesuaikan dengan kondisi alam masing-masing wilayah, sehingga peningkatan rasio elektrifikasi dan target porsi EBT dalam bauran energi sebesar 23 persen pada 2025 dapat tercapai.

"Dengan demikian, rasio elektrifikasi sekaligus 'renewable energy' (EBT) bisa tercapai dan kami akan fokuskan itu tahun depan sampai 2019. Kalau sesuai RUPTL yang baru, mulai akhir 2021 hampir semua desa sudah dilistriki," ungkap Nicke.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa, Direktorat Jenderal HKI Kemenhum-HAM, Brigjen Pol Reinhard Silitonga

Selasa, 21 Mei 2019 - 15:31 WIB

Direktorat Jenderal HKI Tutup Ratusan Portal E-Dagang Bermasalah

Jakarta - Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kementrian Hukum - HAM melalui Direktorat Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa telah menutup ratusan portal e-Dagang bermasalah yang…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat pembukaan Bazar Lebaran di Plasa Industri Kemenperin

Selasa, 21 Mei 2019 - 15:05 WIB

Penuhi Kebutuhan Pegawai dan Masyarakat, Kemenperin Gelar Bazar Lebaran

Kementerian Perindustrian senantiasa mendorong sektor industri manufaktur agar siap memenuhi kebutuhan konsumen terutama di pasar domestik selama bulan Ramadan dan Lebaran.

Hoshinoya Guguan

Selasa, 21 Mei 2019 - 14:45 WIB

Resort Pemadian Air Panas Mewah di Taiwan, Hoshinoya Guguan Akan Resmi Dibuka pada 30 Juni 2019

Perusahaan Manajemen Hotel Terkemuka, Hoshino Resorts akan segera membuka HOSHINOYA di Guguan wilayah pemandian air panas yang terletak di pinggiran kota Taichung, Taiwan, pada 30 Juni 2019…

Tiga Fitur Unggul Baru digibank by DBS dari KTA Hingga Transfer Valas

Selasa, 21 Mei 2019 - 14:20 WIB

Tiga Fitur Unggul Baru digibank by DBS dari KTA Hingga Transfer Valas

Tiga Fitur Unggul Baru digibank by DBS dari KTA Hingga Transfer Valas

Christopher Gultom, Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran

Selasa, 21 Mei 2019 - 14:17 WIB

Pinjaman Online Akseleran ke Merchant Tokopedia Tumbuh Positif

Untuk sektor mikro, Akseleran memfasilitasi pinjaman online untuk merchant Tokopedia dengan rata-rata jumlah pinjaman sebesar Rp10 juta hingga Rp200 juta.