INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 45 poin, atau 0,8%, ke posisi 5.651,82 pada Selasa (04/04/2017) dibandingkan posisi pada penutupan sehari sebelumnya di level 5.606,79. IHSG sepanjang perdagangan hari ini bergerak di kisaran 5.608-5.654.

Advertisement

Sebanyak 175 saham mengalami kenaikan harga. Meski demikian, ada 291 saham yang mengalami penurunan harga, sebanyak 113 saham stagnan dan 134 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Total transaksi perdagangan saham di lantai BEI hari ini tercatat sebesar Rp6,967 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 12,660 juta unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi beli saham bersih (net buying) senilai Rp616 miliar, tetapi mereka mencatat volume penjualan saham sebanyak 11 juta unit.

Advertisement

Sebanyak 7 dari 10 indeks sektoral BEI menghijau. Indeks sektor pertambangan mengalami kenaikan tertinggi, yakni sebesar 3,59%, atau 54,75 poin, ke posisi 1.582. Kemudian diikuti oleh indeks sektor perdagangan dan indeks sektor industri dasar yang masing-masing meningkat 1,56% dan 1,31%. Sedangkan indeks sektor agrikultur mengalami penurunan terbesar, yaitu sebesar 0,31%, atau 5,88 poin, ke posisi 1.869.

Saham-saham LQ45 yang harganya mengalami kenaikan pada hari ini dan menjadi top gainers adalah saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang harganya meningkat Rp80, atau sekitar 24%, menjadi Rp414 per unit, saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang harganya naik Rp125, atau 6,9%, menjadi Rp1.930 per unit dan saham PT Tambang Batu Bara Bukit Asam Tbk (PTBA) yang harganya terangkat Rp650, atau 4,9%, menjadi Rp13.850 per unit.

Advertisement

Adapun saham-saham LQ45 yang harganya mengalami penurunan dan menjadi top losers adalah saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) yang harganya tergerus Rp375, atau 2,8%, menjadi Rp13.125 per unit, saham PT PP Property Tbk (PPRO) yang harganya susut Rp6, atau 2,1%, menjadi Rp282 per unit dan saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang harganya turun Rp40, atau 1,6%, ke posisi 2.490 per unit. (Abraham Sihombing)

 

Advertisement