INDUSTRY.co.idTangerang - Pemerintah memberi sinyal akan kembali menggelontorkan insentif besar untuk kendaraan listrik. Presiden Prabowo Subianto disebut akan segera mengumumkan paket stimulus baru yang mencakup mobil listrik dan sepeda motor listrik dalam waktu dekat.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pengumuman insentif tersebut diperkirakan dilakukan dalam dua hingga tiga pekan ke depan.

"Saya kira dalam dua minggu atau tiga minggu dari sekarang, Presiden akan meluncurkan stimulus untuk EV lagi, termasuk untuk sekitar 500.000 sepeda motor listrik dan mobil listrik," kata Purbaya dalam acara GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Tangerang, Selasa.

Purbaya mengungkapkan pemerintah sedang menyiapkan insentif berupa pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) hingga 100 persen serta insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 40 persen untuk kendaraan listrik yang memenuhi kriteria tertentu.

Namun, ia memberi sinyal bahwa insentif tersebut kemungkinan hanya akan diberikan kepada mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV). Sementara kendaraan hybrid dan plug-in hybrid (PHEV) belum masuk dalam skema penerima insentif.

"Yang saya dengar rencananya adalah EV saja," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan pemerintah akan memprioritaskan insentif kendaraan listrik bagi mobil merek nasional sebagai bagian dari strategi memperkuat industri otomotif dalam negeri.

Meski demikian, pemerintah hingga kini belum merinci definisi mobil merek nasional, apakah hanya untuk merek milik perusahaan Indonesia atau juga mencakup kendaraan dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) tinggi yang diproduksi di Indonesia.

Kepastian mengenai skema insentif kendaraan listrik tersebut akan diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.