Gegara Covid-19, Penawaran WK Migas Konvensional Tahap 1 Dijadwalkan Ulang

Oleh : Candra Mata | Kamis, 09 April 2020 - 11:26 WIB

Ilustrasi Migas (ist)
Ilustrasi Migas (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Adanya pandemi Covid-19 global berdampak pada semua sektor termasuk juga rencana penawaran Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi (WK Migas).

Beberapa persiapan sebelum pengumuman Penawaran WK akan dijadwalkan ulang mengingat hampir semua stakeholder melakukan aktifitas Work From Home (WFH) dan social distancing.

"Saat ini proses persiapan Penawaran WK Migas Konvensional Tahap I Tahun 2020 terus dilakukan. Pemerintah juga tengah mematangkan kebijakan yang terbaik sebagai upaya meningkatan minat BU/BUT dalam Penawaran WK Migas tersebut," papar Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, Rabu (8/4). 

Terkait penawaran WK migas ini, Agung menyebut Pemerintah tengah menyiapkan Terms&Conditions yang menarik, antara lain terkait firm commitment, besaran signature bonus, juga skema kontrak. 

Pemerintah juga sedang mengkaji stimulus untuk mendorong dan meningkatkan investasi hulu migas terutama pada kondisi wabah pandemi Covid-19 ini.

"Adapun untuk pelaksanaan lelangnya, akan dijadwalkan ulang, mengingat kebijakan penerapan social distancing dan masih banyak stakeholder yang WFH," jelas Agung.

Agung menyampaikan, hingga saat ini Direktorat Jenderal Migas mencatat terdapat 10 kandidat calon WK Migas Konvensional yang direncanakan akan ditawarkan pada lelang WK Migas Konvensional Tahap I Tahun 2020.

Selain adanya pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, tutur Agung, faktor penurunan harga minyak dunia juga menjadi pertimbangan Pemerintah dalam menentukan waktu yang tepat untuk mengumumkan dimulainya Penawaran WK Migas Konvensional Tahap I Tahun 2020.

"Bisnis migas punya risiko tinggi sehingga perlu persiapan teknis dan finansial untuk meminimalisir resiko kegagalan ke depannya. Pemerintah tidak ingin kegiatan ekplorasi dan eksploitasi berhenti di tengah jalan sehingga malah mengganggu investasi di sektor hulu migas Indonesia," tandas Agung.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi buruh pabrik

Kamis, 28 Mei 2020 - 15:15 WIB

Pro Kontra New Normal, Serikat Pekerja: Jangan Korbankan Buruh Demi Kepentingan Ekonomi

"Jangan tergesa-gesa mengambil keputusan yang dampaknya mengorbankan buruh demi kepentingan ekonomi,"

BNI Syariah. (Foto: IST)

Kamis, 28 Mei 2020 - 15:10 WIB

Laba BNI Syariah Naik 58,1 Persen Kuartal 1 2020

PT Bank BNI Syariah meraup perolehan laba bersih dengan pertumbuhan yang sangat luar biasa. Hingga kuartal I 2020, pertumbuhan laba bersih mencapai 58,1 persen menjadi Rp219 miliar dari periode…

Kondisi Pasar Atas Bukittinggi

Kamis, 28 Mei 2020 - 15:00 WIB

Ingin Berwisata ke Bukittinggi, Wajib Ikuti Sejumlah Aturan

Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat membuka kembali objek wisata di daerah itu dan tidak akan memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang berakhir pada 29 Mei…

BCA Komit Bantu Masyarakat Terdampak COVID-19

Kamis, 28 Mei 2020 - 14:53 WIB

BCA Komit Bantu Masyarakat Terdampak COVID-19

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) senantiasa mendukung upaya pemerintah dan tim medis dalam rangka penanganan COVID-19 di Indonesia. BCA juga berkomitmen untuk terus membantu masyarakat, terutama…

Pelindo 3 Sediakan 50 Ribu Alat Rapid Tes Covid-19 Gratis

Kamis, 28 Mei 2020 - 14:45 WIB

Pelindo 3 Jemput Bola Rapid Test Covid-19

Pelindo 3 terus mendukung upaya Pemerintah dalam menangani Covid-19 sesuai dengan program dari Kementerian BUMN untuk turut aktif dalam memutus rantai Covid-19. Yang terbaru, Pelindo 3 menyediakan…