Bayar Klaim 291 Nasabah PT BPR Sekar sebesar Rp2.668.734.378, LPS: Semua Akan Selesai, Jangan Mau Diprovokasi

Oleh : Nata Kesuma | Rabu, 08 April 2020 - 19:40 WIB

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)
Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengumumkan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah PT BPR Sekar, Cikarang, Kabupaten Bekasi untuk tahap I. 

Hal tersebut disampaikan Muhamad Yusron, Sekretaris Lembaga LPS kepada Industry.co.id Rabu (8/4).

Seperti diketahui, PT BPR Sekar telah dicabut izin usahanya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 17 Maret 2020 lalu. 

Sejak itu, LPS melakukan penyelesaian PT BPR Sekar, yaitu melakukan rekonsiliasi dan verifikasi data simpanan nasabah untuk pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah dan likuidasi bank. 

Pada tahap I, LPS melakukan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah sebesar Rp2.668.734.378 milik 291 nasabah yang dinyatakan layak dibayar," sebut Muhamad Yusron. 

Menurut Yusron untuk mengurangi kontak antarwarga (Social Distancing), LPS tidak menempatkan pengumuman di lokasi kantor PT BPR Sekar, namun ditempatkan di website LPS (www.lps.go.id). 

"Nasabah yang simpanannya dinyatakan layak dibayar pada tahap I ini dapat menyiapkan dokumen persyaratan yang diperlukan, yaitu identitas diri dan bukti kepemilikan simpanan (buku tabungan atau bilyet deposito-red)," jelasnya. 

Dijelaskannya, pembayaran klaim penjaminan simpanan dilakukan di bank pembayar yang ditunjuk LPS, yaitu BRI Kantor Cabang Cikarang dan BRI Kantor Cabang Cibinong.

Pihaknya menghimbau agar nasabah tidak perlu tergesa-gesa dalam mencairkan dana simpanannya karena pembayaran klaim penjaminan masih akan dilayani hingga 5 tahun ke depan sejak bank dicabut izin usahanya. 

"Bagi nasabah yang belum masuk dalam pembayaran tahap I ini, dapat menunggu pengumuman pembayaran klaim penjaminan simpanan tahap berikutnya," jelasnya. 

Tim LPS, sebutnya terus bekerja untuk menyelesaikan verifikasi data simpanan nasabah PT BPR Sekar. 

"Nasabah diminta untuk tidak terpancing/terprovokasi oleh pihak-pihak yang mengaku dapat mengurus dan/atau mempercepat proses pembayaran klaim penjaminan simpanan tersebut di atas, sehingga penanganan klaim penjaminan simpanan dan likuidasi bank dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya," pungkasnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Taralite

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:42 WIB

Fintech P2P Lending Taralite Raih Izin Usaha Dari Otoritas Jasa Keuangan

Dengan adanya izin dari OJK tersebut, perusahaan yang merupakan bagian dari Grup OVO yang sebelumnya berstatus “Terdaftar” di OJK, kini meningkat menjadi perusahaan P2P Lending berlisensi…

Chief Credit Officer & Co-Founder, Christopher Gultom

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:20 WIB

Sambut New Normal, Akseleran Siapkan Strategi Mitigasi Risiko Kredit

Menyambut New Normal, Akseleran menyiapkan sejumlah strategi untuk memitigasi risiko kredit bermasalah (non performing loan/NPL) guna mendukung kebangkitan perekonomian nasional.

Ribuan Masker Donasi Bali United untuk Kabupaten Bulelelng

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:00 WIB

Ribuan Masker Donasi Bali United untuk Kabupaten Bulelelng

Langkah manajemen Bali United tampak serius dalam memerangi penyebaran covid-19 di Bali. Setelah beberapa Kabupaten di Bali telah menerima puluhan ribu masker non medis dari Bali United, kali…

Primaya Hospital

Rabu, 03 Juni 2020 - 17:35 WIB

Masuki New Normal, Masyarakat Tak Perlu Takut ke Rumah Sakit

Terdapat beberapa hal yang perlu diketahui masyarakat mengenai tata cara rumah sakit dalam menjaga keamanan dan keselamatan pasien

Marko Simic Persija Jakarta

Rabu, 03 Juni 2020 - 17:00 WIB

Sampai Pensiun Marko Simic akan Terus Perkuat Macan Kemayoran

Marko Simic telah memasuki musim ketiganya di Persija Jakarta. Pemilik nomor punggung sembilan itu menyatakan sudah kerasan berada di tim Macan Kemayoran. Bahkan awal musim ini, ia baru saja…