PermataBank Gandeng Astra Life Berikan Proteksi Diri #DiRumahAja dengan E-Bancassurance

Oleh : Nata Kesuma | Rabu, 08 April 2020 - 16:15 WIB

Kerjasama Permata Bank dan Astra
Kerjasama Permata Bank dan Astra

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Wabah virus COVID-19 (Corona) yang melanda dunia sejak awal tahun 2020 merupakan sebuah musibah global yang mempengaruhi mobilitas penduduk dunia. 

Penerapan kebijakan physical distancing sampai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemerintah menuntut masyarakat untuk tetap di rumah masing-masing dan membatasi mobilitas di luar ruang. 

Menjawab hal tersebut, PermataBank bekerjasama dengan Astra Life, mengajak masyarakat untuk melindungi diri sambil #DiRumahAja dengan fitur E-Bancassurance lewat super app PermataMobile X.

“Kerjasama ini merupakan kontribusi kami dalam menjawab kebutuhan disaat musibah pandemi sekarang. Kami ingin hadirkan ekosistem layanan finansial asuransi jiwa yang dapat diakses #DirumahAja hanya dengan membuka PermataMobile X. Tentunya layanan ini menjadi sangat kuat dengan adanya kolaborasi dengan perusahaan asuransi terkemuka Astra Life, yang membuat layanan asuransi jiwa ini mudah, cepat dan terjangkau.” ujar Djumariah Tenteram, Director of Retail Banking PermataBank kepada Industry.co.id Rabu (8/4).

Menurutnya hadirnya fitur E-Bancassurance dalam PermataMobile X akan lebih mendekatkan layanan asuransi jiwa dalam genggaman nasabah. 

"Pengajuan yang praktis, premi yang terjangkau, benefit lengkap, dan proses singkat sampai dengan e-polis yang dikirim melalui email nasabah merupakan beragam keunggulan dari fitur aplikasi diantara 200 fitur lainnya dalam PermataMobile X," ucap Djumariah.

Sejalan dengan PermataBank, Sri Agung Handayani selaku Direktur Astra Life menegaskan, Astra Life ingin berkontribusi untuk meningkatkan penetrasi pemilik asuransi di Indonesia yang masih sangat rendah. 

"Kami merasa perlu memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia, bahwa memiliki produk asuransi jiwa sejak usia muda sebagai proteksi diri sangatlah penting karena risiko kecelakaan maupun penyakit dapat datang kapan saja dan dimana saja," sebut Sri Agung Handayani. 

Dikatakannya, seperti saat ini dengan adanya penyebaran virus Corona peranan asuransi jiwa semakin dirasa penting. 

"Layanan E-Bancassurance ini diharapkan menjadi kunci atas edukasi asuransi jiwa untuk masyarakat yang belum menyadari pentingnya proteksi diri, sekaligus menjadi solusi membeli asuransi jiwa dari rumah ditengah kondisi pandemi," pungkas Sri Agung Handayani.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Startup (Ist)

Senin, 13 Juli 2020 - 20:40 WIB

Bangga! Startup Binaan Kemenperin Raih Penghargaan Internasional di Jerman

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan apresiasi kepada PT. Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB) yang terpilih sebagai pemenang Hermes Startup Award 2020 di Jerman.

Pembangunan PLBN Sei Pancang di Kaltara Kurangi Disparitas di Wilayah Perbatasan

Senin, 13 Juli 2020 - 18:00 WIB

Pembangunan PLBN Sei Pancang di Kaltara Kurangi Disparitas di Wilayah Perbatasan

- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan daya saing nasional dan pemerataan hasil pembangunan, sekaligus mengurangi…

Ikan Kakap Putih Ambon (Foto Ist)

Senin, 13 Juli 2020 - 17:30 WIB

Ikan Kakap Putih Ambon Sebagai Pemenuhan Gizi Bagi Pasien COVID-19

Ratusan ikan kakap putih atau barramundi dipanen oleh kelompok budidaya Botol Bekas di Ambon, Maluku, Sabtu (11/7/2020). Selain kakap putih, jenis ikan lainnya seperti kerapu dan kuwe juga dipanen…

Menteri BUMN Erick Thohir saat memberikan hadiah untuk penemu uang ratusan juta di KRL

Senin, 13 Juli 2020 - 17:05 WIB

BRI, BNI, Mandiri Hingga Telkomsel Ramai-ramai Beri Hadiah Ratusan Juta untuk Sang Penemu Uang Rp500 Juta di KRL

Perusahaan Badan Usaha Milik Negara alias BUMN keroyokan memberi hadiah kepada petugas KRL Commuterline, Mujenih dan Egi Sandi yang menemukan uang Rp500 juta dan berhasil dikembalikan utuh ke…

Penguburan jenazah korban Corona

Senin, 13 Juli 2020 - 17:00 WIB

Kondisi Mengkhawatirkan, IHME Prediksi Hingga November akan Terjadi 40.000 Kematian di Indonesia

Sebagai bagian dari proyeksi perdana yang membandingkan berbagai tindakan pengendalian penularan COVID-19, Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) di University of Washington, Seattle…