INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perkembangan ekonomi digital berkembang pesat di era industri 4.0 termasuk di dalamnya sektor sistem pembayaran (payment system technology). Gerakan non tunai (cashless society) sudah semakin akrab di kalangan masyarakat sehingga penggunaan uang kertas menjadi berkurang.

Advertisement

Seiring dengan perkembangan jaman dan menghadapi tantangan industri yang kian ketat di saat ini, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk atau IPC Car Terminal (IPCC) memiliki Roadmap di tahun 2020 yaitu menjadi pengelola terminal kendaraan berkelas dunia. Langkah di awal tahun ini adalah implementasi Automatic Gate System IPC Car Terminal.

Digitalisasi pembayaran saat ini menggunakan media uang elektronik bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia Tbk (Bank BNI).

Advertisement

Dalam penggunaannya, uang elektronik Bank BNI yang biasa dikenal dengan nama Tapcash ini akan menjadi Truck Identification Document (TID) untuk setiap truk pembawa kendaraan (Car Carrier) yang masuk ke dalam terminal sesuai dengan nomor yang tertera di bagian belakang Tapcash. Terkait tarif yang akan didebet dari Tapcash tetap berlaku sama yaitu untuk Car Carrier dikenakan biaya masuk sebesar Rp30.000,- dan untuk Towing sebesar Rp10.000,-.

“Tarif tersebut sudah berlaku sejak bulan Juli 2019 namun masih menggunakan kupon untuk pembayarannya. Saat ini kami digitalisasikan ke dalam bentuk uang elektronik agar mempermudah dan mempercepat pelayanan di gate in.” ucap Bunyamin Sukur, Direktur Operasi & Teknik IPCC di Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Advertisement

Autogate system adalah sistem gate in and out yang diterapkan di terminal IPCC dimana, car carrier, truk, alat berat dan kendaraan yang akan masuk ke terminal hanya cukup melakukan tap TID Card pada mesin Reader yang tersedia di gate.

Setelah proses tapping maka sistem secara otomatis akan membaca dan mengidentifikasi baik dari dokumen eksport, Vehicle Indentification.

Advertisement