Tingkatkan Jaringan Jalan KSPN Labuan Bajo, Kementerian PUPR Anggarkan Dana Rp 250 Miliar

Oleh : Hariyanto | Rabu, 22 Januari 2020 - 13:04 WIB

Kspn Labuan Bajo
Kspn Labuan Bajo

INDUSTRY.co.id - Labuan Bajo - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga terus meningkatkan kemantapan ruas jalan pada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Pada tahun 2020, anggaran peningkatan jaringan jalan KSPN Labuhan Bajo sebesar Rp 250 miliar yang digunakan untuk kegiatan diantaranya pekerjaan rekonstruksi jalan, pelebaran, penataan trotoar, pemeliharaan rutin, dan pembangunan drainase.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan ketersediaan infrastruktur jalan dengan kondisi mantap akan mengakselerasi pengembangan destinasi wisata setempat dan memudahkan wisatawan mencapai lokasi wisata.

"Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat dikawasan wisata,” kata Menteri Basuki melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Rabu (22/1/2020).

Program penanganan jalan di KSPN Labuan Bajo tahun 2020 meliputi 9 paket yang terdiri atas 5 paket pekerjaan penanganan ruas dalam kota sepanjang 16,8 kilometer yakni  peningkatan jalan, trotoar, dan drainase Jalan Soekarno Atas (2,19 km), Jalan Soekarno Bawah (2,01 km), Jalan Simpang Pede (4,51 km), Jalan Yohannes Sahadun (4,05 km), dan peningkatan jalan kawasan pariwisata Waecicu (4 km) dengan total anggaran Rp 250 miliar.

Menteri Basuki menambahkan Kementerian PUPR juga tengah menyiapkan program peningkatan jalan dari Simpang Manjerite hingga dalam Kota Labuan Bajo sepanjang 9 km. Ketersediaan infrastruktur jalan tersebut sangat krusial untuk menunjang operasional peti kemas yang mendistribusikan logistik dari Pelabuhan Wae Klambu menuju pusat kota Labuan Bajo atau sebaliknya.

"Nanti kontainer tetap di pelabuhan, kemudian logistik didistribusikan dengan truk – truk ukuran sedang hingga kecil. Meskipun truk biasa tapi masih banyak tanjakan yang tinggi dan tikungan. Jadi itu yang akan kita perbaiki, untuk tikungan kita jadikan sodetan dan untuk yang tanjakan akan dipotong. Kemudian setelah padat akan di lebarkan dari 6 meter menuju standar 7 meter," kata Menteri Basuki.

Pelabuhan khusus logistik atau Multipurpose Wae Klambu dibangun untuk menggantikan pelabuhan lama yang berada di tengah Kota Labuhan Bajo. Lokasi Pelabuhan Logistik yang akan dibangun hanya 19 menit waktu tempuh dari Bandara Komodo dan dari pusat kota Labuan Bajo.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 24 September 2020 - 11:02 WIB

Kang Emil Bawa Kabar Baik! Sejumlah Investor Bakal Bangun 10 Kota Baru di Kawasan Segitiga Emas Rebana

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, mengklaim, kawasan segitiga emas di Cirebon, Patimban, dan Kertajati (Rebana) dilirik banyak investor. Bahkan, pria yang sering disapa Emil ini menyebut…

Presiden Joko Widodo

Kamis, 24 September 2020 - 10:34 WIB

Pidato Jokowi Pada Sidang Majelis Umum ke-75 PBB: Dunia yang Kita Impikan Belum Tercapai

Menurut Presiden Jokowi, saat ini konflik masih terjadi di berbagai belahan dunia. Kemiskinan dan bahkan kelaparan masih terus dirasakan.

BRI Akselerasi Penyaluran KUR Digital

Kamis, 24 September 2020 - 10:33 WIB

Gandeng Platform E-commerce dan Ride Hailing, BRI Akselerasi Penyaluran KUR Digital

Selain memacu penyaluran KUR, langkah tersebut juga sebagai respon atas Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu yang lalu.

Menparekraf Wishnutama Kusubandio saat meninjau kesiapan sejumlah hotel untuk tempat isolasi pasien covid-19 tanpa gejala

Kamis, 24 September 2020 - 10:30 WIB

Menparekraf Wishnutama Pastikan Sejumlah Hotel sudah Siap jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio meninjau kesiapan hotel yang akan menjadi lokasi isolasi pasien konfirmasi tanpa gejala (gejala…

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan COVID-19 Dr. Dewi Nur Aisyah

Kamis, 24 September 2020 - 10:20 WIB

Jangan Hanya Fokus Kluster Perkantoran, Ada Dua Kluster Tertinggi, Dr. Dewi: Anggap Saja Semua Orang OTG

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta per 12 September 2020 klaster perkantoran ini hanya menempati urutan ketiga terbanyak.¬†Dewi pun membeberkan dua data tertinggi adalah klaster…