Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp 3,49 Triliun

Oleh : Ridwan | Senin, 16 Desember 2019 - 13:02 WIB

Sekjen Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat memberikan penghargaan industri hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
Sekjen Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat memberikan penghargaan industri hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menyerahkan sebanyak 151 penghargaan di bidang industri hijau.

Penghargaan industri hijau merupakan salah satu program yang dilakukan setiap tahun dengan tujuan memberikan manfaat yang cukup signifikan terhadap proses produksi perusahaan industri sebagaimana tercantum pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 18/M-IND/PER/3/2016.

Adapun 151 perusahaan yang meraih penghargaan tardiri dari kelompok industri Agro sebanyak 99 industri, industri Kimia, Farmasi dan Tekstil sebanyak 42 industri, serta kelompok industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika sebanyak 10 industri.

Berdasarkan jumlah tersebut, 85 perusahaan industri menerima penghargaan level 5 dan 53 perusahaan industri menerima penghargaan level 4.

"Berdasarkan data self asessment industri tahun 2018, dapat dihitung penghematan energi sebesar Rp 3,49 triliun dan penghematan air sebesar Rp 228,9 miliar," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono seusai memberikan penghargaan industri hijau di Kantor Kemenperin, Jakarta, Senin (16/12).

Dijelaskan Sigit, penghematan tersebut selain dapat membantu komitmen Indonesia dalam upaya penurunan Emisi Gas Rumah Kaca sebesar 29% atau 41% dengan bantuan dari luar pada tahun 2030, juga sebagai bentuk dukungan Kementerian Perindustrian untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals.

"Secara bertahap dan pasti, pengakuan industri hijau sudah merupakan salah satu faktor daya saing," terangnya.

Saat ini, lanjutnya, industri hijau sudah menjadi tuntutan pasar seiring dengan semakin tingginya kepedulian pasar akan kelestarian lingkungan dan pembangunan yang berkelanjutan.

"Dari sisi pengembangan industri, industri hijau pada hakekatnya adalah upaya terus menerus untuk meningkatkan sistem produksi agar semakin efisien dan lebih ramah lingkungan dengan menerapkan praktik terbaik dalam hal manajemen pengusahaan maupun dalam pemilihan teknologi proses," papar Sigit.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Eko S.A. Cahyanto mengungkapkan, penghargaan industri hijau merupakan langkah awal untuk menyiapkan industri dalam pemenuhan standar industri hijau melalui mekanisme sertifikasi industri hijau.

Nantinya, tambah Eko, industri yang memenuhi standar industri hijau mendapatkan sertifikat industri hijau yang berlaku selama 4 tahun, yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Industri Hijau yang ditunjuk melalui Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 41/2017 tentang Sertifikasi Industri Hijau.

Pada tahun 2019, terdapat 16 perusahaan industri yang mendapat sertifikat industri hijau melalui fasilitas Kementerian Perindustrian, dan dua perusahaan industri melalui biaya perusahaan.

"Pada tahun ini juga diberikan penyerahan sertifikat kepada 8 perusahaan industri yang telah melaksanakan surveilans tahunan dalam rangka mempertahankan sertifikat industri hijaunya," terang Eko.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian Perindustrian juga memberikan Penghargaan Rintisan Teknologi (RINTEK) kepada 8 perusahaan industri yang telah menghasilkan kegiatan perekayasaan, invensi, dan/atau inovasi teknologi yang berhasil diproduksi dan dikomersilkan.

Selain itu, Kementerian Perindustrian juga memberikan pemghargaan bagi para peneliti/perekayasa dari Balai di Lingkungan BPPI yang telah menghasilkan kegiatan litbang unggul berorientasi industri.

Pada tahun 2019, dari 22 Balai di lingkungan Kemenperin telah diperoleh 3 (tiga) pemenang Hasil Litbang Unggulan kategori industri Agro, dan tiga pemenang kategori industri Kimia, Farmasi, Tekstil, Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika.

Disamping itu, Kementerian Perindustrian juga memberikan Penghargaan Sarana Penelitian Industri Tetapan (SPIRIT) kepada 5 (lima) tim penelitian yang menghasilkan inovasi produk, teknologi, proses produksi, publikasi ilmiah baik nasional maupun internasional serta paten.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Chief Marketing Officer (CMO) SiCepat Ekspres, Wiwin Dewi Herawati dan Vice President IT SiCepat Ekspres, Billy Yosafat, menerima The Best GRC For Performance Management In Marketing & Information Technology in Logistic Service dan The Best CMO and GRC Leader 2020 dalam Governance, Risk, and Compliance (GRC) dan Performing Excellence Award 2020 yang digelar di Auditorium TVRI, Jakarta, 29 Juli 2020. (Foto: Istimewa)

Senin, 03 Agustus 2020 - 22:53 WIB

Berkat Tata Kelola Secara Baik, Perusahaan Industri Pengiriman Ini Raih Penghargaan GRC Award 2020

Jakarta-SiCepat Ekspres Indonesia mendapatkan dua penghargaan pada acara Governance, Risk and Compliance (GRC) and Performance Excellence Award 2020

Pelayanan perbankan di Bank Bukopin (Foto: Doc Bank Bukopin)

Senin, 03 Agustus 2020 - 22:05 WIB

Kookmin Bank Siap Kuasai 67 Persen Saham Bukopin

Bank Bukopin Tbk menargetkan Rasio Kecukupan Modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) bisa mencapai 17 persen. 25 Agustus 2020, Bukopin akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) guna membahas…

CEO FIFGROUP Margono Tanuwijaya (kiri) menyerahkan secara simbolis streoform Tebar Kurban Nusantara kepada Camat Cilandak Mundari (tengah) didampingi oleh Human Capital, General Support And Corporate Communication Director FIFGROUP, Esther Sri Harjati. Pada musim haji Idul Adha tahun ini, FIFGROUP menyalurkan Dana Sosial Syariah untuk sedekah kurban senilai Rp 1,7 miliar untuk pembelian 537 kambing dan 2 ekor sapi.

Senin, 03 Agustus 2020 - 22:00 WIB

Dasyat! FIFGROUP Salurkan 579 Hewan Kurban di Seluruh Indonesia

Jakarta-PT Federal International Finance (FIFGROUP) yang merupakan bagian dari Astra Financial dan juga salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk, menyambut Hari Raya Idul Adha dengan…

Bursa Efek Indonesia

Senin, 03 Agustus 2020 - 21:51 WIB

Kabar Gembira! Saham WSBP Dapat Diperdagangkan Kembali

Jakarta-Saham PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dapat kembali diperdagangkan sehubungan dengan adanya surat resmi dari PT Bursa Efek Indonesia tanggal 30 Juli 2020).

Bank Bukopin (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 03 Agustus 2020 - 21:46 WIB

Fokus UMKM Daya Pikat Kookmin Bank Perkuat Rasio Permodalan Bank Bukopin

Bank Bukopin Tbk mendapatkan dana segar hasil Penawaran Umum Terbatas ke-5 (PUT V) yang diserap Kookmin Bank (KB) sebanyak KB menyerap sekitar 2,97 miliar lembar saham baru selama masa perdagangan…