BNI Syariah Gandeng Kuwais Terkait Layanan PPOB

Oleh : Wiyanto | Selasa, 10 Desember 2019 - 10:10 WIB

BNI Syariah. (Foto: IST)
BNI Syariah. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - BNI Syariah tandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Kuwais International tentang pemanfaatan layanan Payment Point Online Bank (PPOB) Hasanah melalui aplikasi Thawaf.

5

Hadir dalam acara ini, Direktur Bisnis SME & Komersial BNI Syariah, Dhias Widhiyati; Pemimpin Divisi Bisnis Transaksional BNI Syariah, Agusta Rinaldi; dan Direktur Utama PT Kuwais International, Alip Setyo Wibowo.

Dalam kerjasama ini BNI Syariah dan PT Kuwais International bersama-sama menyediakan layanan penerimaan pembayaran tagihan dan pembelian token secara online dan real time yang diselenggarakan oleh biller melalui aplikasi Thawaf.

Dhias Widhiyati mengatakan kerjasama ini untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat di era digital. “Aplikasi Thawaf yang akan dilaunching secara resmi PT Kuwais International pada acara Telkomsel Umrah Fair 2019 di Mosaic Walk Mall Kota Kasablanka, 11-15 Desember 2019 nanti diharapkan bisa memberikan kemudahan bagi jamaah haji dan umroh dan pekerja migran dalam hal pembayaran listrik PLN, BPJS, telepon dan lain-lain,” kata Dhias Widhiyati di Kantor Pusat BNI Syariah, Gedung Tempo Pavilion 1, Jakarta, Senin (9/12).

Jamaah haji dan umroh serta pekerja migran dapat menggunakan aplikasi Thawaf ketika berada di dalam maupun luar negeri. Potensi bisnis dari kerjasama ini cukup besar, karena jumlah jamaah haji Indonesia per tahun mencapai 210 ribu jamaah, ditambah 1,1 juta jamaah umroh serta 600 ribu pekerja migran.

Dengan membidik 10% dari potensial market berupa jamaah haji, jamaah umroh, serta pekerja migran di tanah suci dalam satu tahun maka diperkirakan fee based income yang terkumpul sebesar Rp 1,2 miliar selama satu tahun dengan asumsi pengguna menggunakan aplikasi ini sebanyak dua kali dalam setahun.

Aplikasi Thawaf yang dilaunching PT Kuwais International merupakan aplikasi yang berusaha menjawab kebutuhan calon jamaah, jamaah dan alumni jamaah haji dan umroh. Dalam aplikasi ini berisi panduan hingga pembayaran serta memiliki fitur yang tidak dimiliki aplikasi haji dan umroh lain seperti tombol panic, chatboard, order makanan dan pembayaran DAM. Kelebihan utama aplikasi Thawaf adalah perangkat lunak ini sudah diendorse oleh Kementerian Agama. Pengguna aplikasi ini bisa dengan mudah mengetahui posisi petugas haji/posko terdekat jika jamaah tersesat jika jamaah membayar melalui aplikasi tersebut.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tokopedia

Senin, 20 Januari 2020 - 13:42 WIB

Tokopedia Tambah Lagi Dua Layanan Proteksi

Sebelumnya, Tokopedia juga telah menghadirkan berbagai Proteksi Produk seperti Proteksi Gadget, Proteksi Elektronik, Proteksi Elektronik Kecantikan (seperti alat pengering rambut, catokan rambut…

Uji coba aplikasi mobile money TCASH menjadi LinkAja resmi dimulai pada tanggal 22 Februari 2019.

Senin, 20 Januari 2020 - 13:25 WIB

LinkAja Gandeng Ditjen Dukcapil Tingkatkan Validasi Data Pengguna

Penandatanganan Perjanjian kerja sama ini membuat layanan elektronik Know Your Customer (e-KYC) LinkAja akan secara otomatis memvalidasi data pengguna tidak hanya dari pengenalan foto pengguna…

Jakarta Child Aid Asia Bantu Anak Kurang Beruntung

Senin, 20 Januari 2020 - 12:00 WIB

Jakarta Child Aid Asia Bantu Anak Kurang Beruntung

Dalam rangka meningkatkan bakat anak-anak di Asia, Yayasan Sehati Indonesia menggelar Jakarta Child Aid Asia III dihelat di Auditorium Gedung Pusat Perfilman H Usmar Ismail Kuningan Jakarta…

Kebun Jagung (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Januari 2020 - 11:09 WIB

Stok Jagung Aman Hingga Panen Raya Maret 2020

Berbagai langkah koordinasi telah dilakukan oleh Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) dalam rangka mengamankan ketersediaan jagung khususnya…

Ben Marvin Tan Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Asia Pasifik

Senin, 20 Januari 2020 - 10:30 WIB

Apakah Anda Siap untuk Tren Teknologi Enterprise Terbesar Tahun 2020?

Seiring kita memasuki dekade yang baru, para CIO dan manajer teknologi terus mencari tren teknologi teratas berikutnya yang akan mendorong daya saing, efektivitas, kepuasan pelanggan, dan profitabilitas…