Menteri Basuki: Generasi Milenial PUPR Harus Kreatif dan Inovatif Untuk Jadi Pemimpin Pendobrak

Oleh : Hariyanto | Selasa, 03 Desember 2019 - 08:15 WIB

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, dalam menghadapi era perkembangan pemanfaatan teknologi digital harus diikuti dengan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kreatif dan inovatif. Untuk itu, menurut Menteri Basuki, generasi milenial yang tumbuh di era perkembangan teknologi berperan penting dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur ke depan. 

"Di era disrupsi digital dibutuhkan pemimpin yang mampu menjadi pendobrak, yakni yang memiliki tanggung jawab dan komitmen terutama untuk terus berinovasi. Di periode kedua ini, saya ingin meninggalkan organisasi PU yang kredibel yang diisi oleh ratusan pendobrak yang amanah, dipercaya masyarakat dan Pemerintah. Anda semua harapan kami, generasi milenial PUPR," kata Menteri Basuki dalam acara Talkshow Milennial bertajuk Creativity, Innovation and Entrepreneurship yang merupakan Rangkaian Peringatan Hari Bakti PU ke 74 di Jakarta, Senin (2/12/2019). 

Menurut Menteri Basuki, untuk mewujudkan SDM yang unggul tidak cukup hanya dengan menjadi pintar namun juga harus dilengkapi akhlakul karimah karena seluruh pekerjaan membutuhkan kerjasama tim. "Keberadaan kalian harus membuat orang nyaman, aman, dan bermanfaat bagi tim. Untuk itu selain memberikan pendidikan dan pelatihan, kami di Kementerian PUPR juga menugaskan generasi muda langsung ke lapangan agar dapat belajar bekerja dalam tim," ujarnya.

Sebagai contoh, Menteri Basuki mengungkapkan pada saat terjadi gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2018 lalu, telah menugaskan 400-an insinyur muda PUPR untuk menjadi tenaga pendamping masyarakat dalam membangun kembali rumah yang memenuhi kaidah rumah tahan gempa. "Kita juga akan kembali menggerakkan ratusan insinyur muda ke seluruh Indonesia untuk membantu pendampingan kegiatan rehabilitasi sekolah dan madrasah," ungkapnya. 

Dikatakan Menteri Basuki, generasi milenial PU harus bersyukur karena ditempatkan di sejumlah daerah, agar saat menjadi pemimpin lebih mudah untuk beradaptasi dengan semua kondisi sosial yang berbeda di tiap daerah. 

"Saya sendiri merasakan beruntung, merasakan hidup berpindah-pindah kota dan daerah sejak sekolah, sehingga saat menjadi pemimpin dapat lebih adaptif, untuk menghadapi permasalahan di daerah," ujarnya. 

Acara Talkshow yang dihadiri oleh para pimpinan tinggi madya dan pratama Kementerian PUPR serta ratusan generasi milenial PUPR menghadirkan Staf Khusus (stafsus) Presiden dari kalangan milenial Putri Indahsari Tanjung yang berbagi pengalaman dalam berinovasi. Putri terpilih menjadi Staf Khusus Presiden termuda pada usia 23 tahun karena pengalamannya menjadi motivator dan penggiat kegiatan kreatif kaum milenial sejak umur 15 tahun.

Sebelum menjadi Staf Khusus Presiden, Putri dikenal sebagai enterpreneur dan pendiri Creativepreneur Event Creator yang kerap membuat acara bertemakan anak muda dan kewirausahaan dengan konsep khas milenial. 

Dalam talkshow tersebut, Putri mengatakan, generasi milenial harus kreatif, inovatif, dan kolaboratif, yang semuanya bermuara pada perubahan pola pikir (mindset). Menurutnya, inovasi merupakan proses yang terus berlanjut dan terus berkembang setiap detiknya di era digital. 

"Ada enam langkah kunci inovasi, yakni identifikasi permasalahan (identifiy), mencari alternatif ide (ignite), lalu dipelajari rencana/ide mana yang paling efektif (investigate). Setelah dipelajari dan dipilih, maka harus diikuti dengan investasi (invest) untuk diterapkan (implement), serta kemudian terus dikembangkan (improve)," kata Putri. 

Senada dengan pernyataan Putri, Menteri Basuki mengatakan untuk bisa bersaing generasi milenial harus mempunyai pola pikir yang adaptif (agile mindset) untuk mengkomunikasikan secara jelas visi yang ingin dicapai, mengembangkan hasil kerja, dan bertindak sebagai agen perubahan (catalyze change) dalam suatu organisasi.

Tak hanya di dunia kewirausahaan, menurut Menteri Basuki semua langkah inovasi tersebut juga diterapkan dalam pelaksanaan pekerjaan di Kementerian PUPR. "Dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur, juga diawali dengan identifikasi masalah yang berupa usulan. Sebagai contoh di Provinsi NTT dibutuhkan air untuk mendukung ketahanan pangan, maka harus dicari alternatif solusi apakah lewat air tanah, bendungan atau embung. Kita pelajari, pilih metode yang terbaik, lalu baru kita berinvestasi dengan pembangunan dan terus melakukan improvisasi," ujar Menteri Basuki. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dukung Industri Pariwisata, Wings Air Terbang dari Sorong ke Nabire

Minggu, 15 Desember 2019 - 18:00 WIB

Dukung Industri Pariwisata, Wings Air Terbang dari Sorong ke Nabire

Apa yang terlintas dibenak ketika mendengar Papua Barat? Mayoritas yang terpikir ialah nama Raja Ampat dengan surga bawah laut sebagai tujuan popular berwisata dari berbagai penjuru dunia.

Perum Jamkrindo tanam pohon di Ciletuh

Minggu, 15 Desember 2019 - 17:18 WIB

Jamkrindo Ikut Hijaukan Geopark Ciletuh

Sukabumi - Perum Jamkrindo ikut berpartisipasi menghijaukan kawasan Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark sebagai bagian upaya perusahaan dalam mendukung pelestarian alam. Program itu…

Agoda Tawarkan Kesempatan Menginap Gratis di Kereta Mewah Eksklusif

Minggu, 15 Desember 2019 - 17:00 WIB

Agoda Tawarkan Kesempatan Menginap Gratis di Kereta Mewah Eksklusif

Ikuti kontes terbaru Agoda! Agoda, salah satu platform perjalanan digital yang paling cepat berkembang dan berkantor pusat di Asia Tenggara, menawarkan warga Indonesia kesempatan menginap gratis…

Cek Toko Sebelah The Series musim ke-2

Minggu, 15 Desember 2019 - 16:54 WIB

HOOQ Mempersembahkan Musim Baru ‘Cek Toko Sebelah The Series’

HOOQ, meluncurkan musim kedua serial drama komedi segar Cek Toko Sebelah The Series. Konten original HOOQ yang bekerjasama dengan Starvision ini hadir penghujung tahun 2019 guna menghibur para…

Bank DKI (Foto Ist)

Minggu, 15 Desember 2019 - 16:50 WIB

NCD Perdana Bank DKI Oversubscribed 1,8 Kali, Kepercayaan Investor Tinggi

Jakarta - Perkuat struktur pendanaan, Bank DKI terbitkan Negotiable Certificate of Deposit (NCD) Perdananya dengan nama NCD I Bank DKI Tahun 2019. Untuk penerbitan ini, nilai NCD yang berhasil…