Kementan: Indonesia Taat Sebagai Negara Anggota WTO

Oleh : Wiyanto | Senin, 18 November 2019 - 22:36 WIB

Sawah foto Doc Kementan
Sawah foto Doc Kementan

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Sempat bersengketa dalam sejumlah rekomendasi World Trade Organization (WTO), Pemerintah tetap optimistis keanggotaan di dalam organisasi tersebut tetap akan menguntungkan Indonesia dalam perdagangan internasional.

Kepala Biro Kerjasama Luar Negerj Kementerian Pertanian (Kementan) Ade Candra menyebutkan manfaat menjadi anggota WTO lebih besar dibandingkan tidak terlibat sama sekali.

“Dengan menjadi anggota kita mendapatkan perlindungan dari praktik-praktik perdagangan yang tidak fair, seperti dumping dan diskriminasi kebijakan,” sebut Ade, Senin (18/11/2019) sore.

Aspek lain yang menjadi pertimbangan Indonesia untuk menjadi anggota WTO adalah kebijakan Presiden Joko Widodo yang saat ini sedang berupaya mengakselerasi ekspor dan meningkatkan investasi di segala bidang.

“Bergabung dengan WTO akan memudahkan kita untuk membangun jaringan perdagangan dengan negara-negara anggota lainnya,” sebut Ade.

WTO merupakan satu-satunya organisasi internasional yang mengatur perdagangan internasional. WTO saat ini terdiri dari 154 negara anggota.

Terbentuk sejak tahun 1995, WTO berjalan berdasarkan serangkaian perjanjian yang dinegosiasikan dan disepakati oleh sejumlah besar negara di dunia dan diratifikasi melalui parlemen. Tujuan dari perjanjian-perjanjian WTO adalah untuk membantu produsen barang dan jasa, eksportir, dan importir dalam melakukan kegiatannya.

Ade mengakui Indonesia masih belum secara optimal memanfaatkan hak sebagai anggota WTO untuk mendorong ekspor produk domestik ke pasar dunia.

“Masih banyak instrumen kebijakan yang apabila dimanfaatkan dengan baik, akan memberikan manfaat yg besar terhadap kebijakan ekspor Indonesia, khususnya sektor pertanian,” ujarnya.

Secara terpisah Kepala Biro Humas Dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri mengatakan saat ini pemerintah terus berupaya mengakselerasi ekspor pertanian. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta jajarannya untuk mendorong peningkatan produksi pertanian, tidak hanya dari segi kuantitas, tapi juga kualitas.

“Sesuai arahan Pak Menteri, peningkatan kinerja ekspor dapat dilakukan melalui penerapan teknologi dan sistem jaminan mutu di seluruh rantai produksi melalui penerapan standardisasi produk hasil pertanian dari hulu ke hilir,” pungkas Kuntoro.

Menurutnya, akses pasar yang baik bagi produk pertanian akan terbuka bila hubungan kerjasama saling menguntungkan antar negara terbangun baik, serta memenuhi asas ekivalensi dalam aturan sanitary and phitosanitary (SPS).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peringati Hari Ibu, Bakamla RI Memeriahkan Jalan Sehat Keluarga

Minggu, 08 Desember 2019 - 04:30 WIB

Peringati Hari Ibu, Bakamla RI Memeriahkan Jalan Sehat Keluarga

Untuk memperingati hari ibu ke-91 tahun 2019, Zona Maritim Tengah Bakamla RI ikut memeriahkan jalan sehat keluarga dengan mengangkat tema," keluarga bahagia yang sehat dan cinta lingkungan".…

30 Tamtama Infanteri Kodam XVI/Pattimura Kunjungi Satgas Pamrahwan Maluku

Minggu, 08 Desember 2019 - 04:00 WIB

30 Tamtama Infanteri Kodam XVI/Pattimura Kunjungi Satgas Pamrahwan Maluku

Sebanyak 30 siswa Tamtama kejuruan Infanteri Dodiklatpur Kodam XVI/Pattimura Angkatan 2019 mengunjungi Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Ops Pamrahwan) Maluku Batalyon Infanteri…

Aksi Heroik Prajurit TNI Yonif 754 Kostrad dan Warga Kibarkan Bendera Merah Putih di Asmat

Minggu, 08 Desember 2019 - 03:30 WIB

Aksi Heroik Prajurit TNI Yonif 754 Kostrad dan Warga Kibarkan Bendera Merah Putih di Asmat

Prajurit TNI Satgas Pamrahwan Batalyon Infanteri 754/Eme Neme Kangasi (Yonif 754/ENK) Kostrad bersama dengan warga masyarakat Kampung Agats, melakukan aksi heroik dengan mengibarkan bendera…

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P

Minggu, 08 Desember 2019 - 03:00 WIB

Panglima : Tugas TNI Menjaga Stabilitas Keamanaan Negara

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri sekaligus sebagai pembicara pada acara Silaturahmi Nasional Ulama, Umaro, TNI, dan Polri, yang bertemakan “Peran Ulama,…

Bakamla RI Gelar Bimtek Peningkatan Maturitas SPIP

Minggu, 08 Desember 2019 - 02:30 WIB

Bakamla RI Gelar Bimtek Peningkatan Maturitas SPIP

Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI targetkan peningkatan maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) menjadi Level 3 sesuai dengan arahan Presiden RI yaitu pada level 3. Hal ini disampaikan…