DJ Velline Chu Laporkan Kekasihnya ke Polda Petro Jaya

Oleh : Herry Barus | Minggu, 03 November 2019 - 12:00 WIB

DJ Velline Chu
DJ Velline Chu

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Disc Jockey (DJ)  Velline Chu tengah dirudung duka. Ia baru dianiaya seorang pria yang konon kekasihnya. Kejadiannya bermula sekitar awal Oktober 2018, saat ia bertemu dengan seorang dari sebuah agensi menawarinya pekerjaan.

"Tapi saya saat itu sedang sibuk jadi nggak bisa. Waktu itu saya memang terima lewat telepon, tapi HS mau ketemu. Akhirnya kita memang ketemu dan membuat kami saling mengenal lebih dekat," ungkap Velline.   

Seiring  berjalannya waktu keduanya dekat dan Velline kerap datang ke apartemen HS. Dan di apartemen itulah, Velline mengalami penganiayan ."Saya dijambak dan dibanting di kasur. Dipukul telinga sebelah kiri saya, ditarik rambut saya. Kejadiannya sekitar pukul 10 dan 11 siang.  Ketika saya dapat kiriman video dari temen saya untuk keperluan job. Entah kenapa saat dia liat video itu, saya pun dipukul lebih parah lagi," ujarnya. Vellipun pun sempat disekap selama seminggu di apartemen HS. Untungnya, pelantun lagu 'Ngopi Say' ini akhirnya bisa melarikan diri.

Velline  pun  mengakh sempat disekap selama seminggu di apartemen HS. Untungnya, pelantun lagu 'Ngopi Say' ini akhirnya bisa melarikan diri.

Tidak terima mendapat tindakan kekerasan oleh pria tidak bertanggung jawab tersbeut, pedangdut yang dikenal dengan Si Ratu Begal ini melaporkan  HS ke Polda Metro Jaya.

Didampingi kuasa hukumnya, Leo Situmorang dan tim, Velline melayangkan laporan penganiayaan ini, Kamis (30/10/219).

Usai laporan, Velline menceritakan kronologis kejadian dugaan penganiayaan yang dialaminya. Bermula sekitar awal Oktober 2018, saat ia bertemu dengan seorang dari sebuah agensi menawarinya pekerjaan.    

"Laporan ini saya lakukan selain demi keadilan diri saya, juga agar tidak terjadi pada orang lain karena HS ini juga punya link dengan artis-artis lainnya," ujar Velline.

Ditambahkan Leo Situmorang, pasal yang disangkakan pada HS adalah pasal 351 dengan ancaman penjara minimal dua tahun delapan bulan.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ojek online sedang mengambil pesanan costumer

Selasa, 07 April 2020 - 16:00 WIB

Masyarakat Antusias Belanja Online di TTIC Kementan

Antrian panjang terlihat dari pintu masuk Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pengunjung yang didominasi oleh driver Gojek ini bergantian masuk ke dalam pasar…

Gerakan 15.000 Masker, ASDP Berdayakan UMKM Lokal Sekitar Pelabuhan di Seluruh Indonesia

Selasa, 07 April 2020 - 16:00 WIB

Gerakan 15.000 Masker, ASDP Berdayakan UMKM Lokal Sekitar Pelabuhan di Seluruh Indonesia

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menggelar secara serentak program Gerakan 15.000 Masker Kain dengan memberdayakan Ikatan Istri Karyawan ASDP (IIKA) dan UMKM penjahit lokal di lingkungan seluruh…

Ketum HIPMI di tanah bumbu

Selasa, 07 April 2020 - 15:35 WIB

Bos HIPMI Gandeng Yayasan 69 Sulap Hotel Miliknya di Kalsel Menjadi Tempat Isolasi dan Karantina Pasien Covid-19

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H Maming bersama Yayasan 69 meminjamkan Hotel Medina di Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan…

Komunitas Plastik untuk Kebaikan Sumbang Sembako untuk Pemuluang

Selasa, 07 April 2020 - 15:20 WIB

#Komunitas Plastik untuk Kebaikan Sumbang Sembako untuk Pemuluang

Salah satu kelompok rentan yang sangat terpengaruh oleh wabah pandemi covid 19 adalah pemulung dan petugas kebersihan. Bukan saja karena penghasilan mereka merosot tajam sebagai akibat kebijakan…

Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Anggawira

Selasa, 07 April 2020 - 15:06 WIB

Polemik PKP2B, Aspebindo: Apabila Kuasa Pertambangan Habis Serahkan Dulu ke Pemerintah Lalu Lelang Kembali, Jangan Dong Main Perpanjang Otomatis

Polemik mengenai kelanjutan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) generasi 1 yang akan jatuh tempo kembali bergulir seiring dengan pemberlakuan Rancangan Undang-Undang…