Produk Hortikultura Laris di Pasar Ekspor Asal Sumut

Oleh : Wiyanto | Senin, 07 Oktober 2019 - 07:50 WIB

Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Kementan
Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Kementan

INDUSTRY.co.id - Labuhan Batu Utara - Pembangunan pertanian di 6 kabupaten di wilayah Sumatera Utara (Sumut) masing-masing Kabupaten Batu Bara, Asahan, Tanjungbalai, Labuhan Batu Utara, Labuan Batu Induk danĀ  Labuan Batu Selatan telah membuahkan hasil, pasalnya produk hortikulturanya telah menjadi langganan pemasok di manca negara.

"Keberhasilan ini dapat tercapai karena jalinan kerjasama antara pemerintah baik pusat hingga kabupaten dengan petani berjalan dengan baik. Hasil berlimpah, kemudahan layanan dan pasar ekspor yang tersedia," kata Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil saat lakukan kunjungan kerja ke tempat pemeriksaan karantina lain di gudang pemilik, UD Khairatama di Labuhan Batu Utara, Sumut, Minggu (6/10).

Menurut Jamil, produk hortikultura asal Sumut yang diminati pasar global adalah buah jeruk nipis, salak, alpukat, sirsak, kecombrang dan pisang kepok.

Khusus untuk pisang kepok, Jamil memaparkan adanya tren peningkatan yang signifikan. Tercatat sebanyak 487 kali sertifikasi ekspor pisang kepok dengan tonase 3,1 ribu ton senilai Rp. 14,6 miliar ke Malaysia dari Januari hingga September 2019. Sementara pada periode sama ditahun 2018, jumlah sertifikasi ekspor dengan tujuan sama hanya 252 kali, volume 1,4 ribu ton dengan nilai Rp. 764,9 milyar. Dua kali lipat peningkatanya, tambah Jamil.

Kepala Barantan disaat yang sama melepas ekspor pisang kepok sebanyak 37 ton senilai Rp. 170 juta dengan tujuan negara Malaysia.

Selaku otoritas karantina yang memberikan jaminan kesehatan dan keamanan produk pertanian, pihaknya melakukan serangkaian tindakan karantina.

Pisang kepok ini harus bebas dari target hama atau pest yang dipersyaratkan negara tujuan yakni Bactrocera musae dan Ralstolonia musae atau Moco disiase. Jika sudah dipastikan aman maka Surat Kesehatan Tumbuhan atau Phyosanitary Certificate (PC) segera diterbitkan.

"Sesuai instruksi Menteri Pertanian, layanan pemeriksaan karantina harus dipermudah dan dipercepat dengan tetap menjaga akurasi pemeriksaannya," ungkap Jamil.

Selain siapkan layanan "jemput bola", Barantan juga lakukan digitalisasi ditiap layanan publiknya. "Ini sudah menjadi dituntutan di era perdagangan juga perkarantinaan internasional," jelas Kepala Barantan.

Kepala Karantina Pertanian Tanjung Balai Asahan (TBA), Bukhari yang mendampingi kunjungan kerja kali ini menyampaikan sebagai unit pelaksana teknis Barantan, pihaknya telah menggiatkan program Agro Gemilang semenjak bulan Februari hingga kini.

Program Ayo Galakkan Ekspor produk pertanian oleh Generasi Milenial Bangsa ini merupakan program yang digagas Barantan untuk mendorong peningkatan kinerja ekspor produk pertanian. Program berupa pendampingan dan bimbingan memenuhi persyaratan teknis produk pertanian di pasar global bagi pelaku usaha baru khususnya dari kalangan muda.

Menurut Bukhari, program ini diwilayah kerjanya telah mulai membuahkan hasil. Hal ini dapat dilihat dengan peningkatan pada beberapa indikator yakni : peningkatan jumlah eksportir sebesar 11,2 % (2019 : 248, 2018 : 223). Jumlah tujuan negara meningkat 8% (2019: 54, 2018: 50). Juga frekwensi yang ditandai dengan peningkatan sertifkasi karantina untuk ekspor sebanyak 13,8% (2019: 3226, 2018 : 2.833).

Kepala Karantina Pertanian TBA juga menyampaikan adanya penurunan kinerja ekspor pada produk sapu lidi asal TBA. Dibanding tahun 2018 yang dapat mencapai 297 kali sertifikasi dengan tonase 13,5 ribu ton senilai Rp. 881,6 milyar. Ditahun 2019 sampai dengan September baru tercatat 189 kali sertifikasi dengan total 15,1 ribu ton nilai Rp. 300,6 milyar. Terjadinya penurunan kinerja ini disebabkan karena negara India sebagai tujuan ekspor terbesar tengah menetapkan pelarangan sementara terhadap pemasukan Sapu Lidi atau Brom Stick asal Indonesia. Hal ini yang tengah dilakukan upaya negosiasi persyaratan teknis oleh Barantan agar dapat dibuka kembali. Dan hari ini, kita sama-sama pastikan bahwa proses pemenuhan persyaratan teknis Sanitary and Phytosanitary (SPS) pada sapu lidi telah dapat dipenuhi oleh UD Khairatama selaku eksportir. Jangan sampai produk kita tertolak di negara tujuan karena tidak memenuhi persyaratan teknis SPS, jelas Bukhari.

Pada kesempatan yang sama juga diekspor 6 komoditas pertanian Sumut lainya dengan total 17,9 ribu ton dengan nilai Rp. 35,5 milyar. Masing-masing terdiri dari Sapu Lidi sejumlah 206 ton tujuan negara Pakistan, Ijuk sejumlah 3 ton tujuan negara Malaysia, Kelapa Parut sejumlah 222,2 ton tujuan negara Cina.

Selain itu juga ada Kelapa Serabut sejumlah 36 ton tujuan negara Russia, Palm Kernel Expeller tujuan Yunani dan Pinang Biji sejumlah 260 ton tujuan Iran.

Wakil Bupati Kabupaten Labuhan Batu Utara, Dwi Parantara yang juga hadir dan turut melepas ekspor mengapresiasi upaya pembangunan pertanian yang dilakukan diwilayah kerjanya oleh jajaran Kementan.

Secara khusus, apresiasi juga disampaikan untuk Karantina Pertanian TBA yang telah menjaga kelestarian sumber daya alam hayati sekaligus mendorong upaya pertumbuhan kinerja ekspor diwilayahnya. Tidak saja sehat, aman dan berlimpah tapi juga miliki daya saing sehingga sehingga produk pertanian asal Sumut dapat laris di pasar global, tambah Dwi Parantara.

Sejalan dengan hal ini, Kepala Barantan menyampaikan bahwa status kesehatan hewan dan tumbuhan disuatu wilayah sangat menentukan keberterimaan produk di pasar ekspor. "Kedepan, selain kerjasama pusat dan daerah dalam pembangunan pertanian berorientasi ekspor, partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian SDA juga penting. Mari optimalkan seluruh kekuatan yang ada untuk menyongsong cita-cita bersama kita, Indonesia sebagai lumbung pangan dunia," pungkas Jamil.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Suasana Sunset di Pantai Senggigi (Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat) (Foto:anekatempatwisata.com)

Minggu, 20 Oktober 2019 - 09:00 WIB

Senggigi NTB Sunset Jazz 2019 Digelar November Mendatang

Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Zulkieflimansyah mengajak masyarakat serta wisatawan domestik dan mancanegara untuk datang ke kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat untuk menghadiri…

Ketua MPR Bambang Soesatyo

Minggu, 20 Oktober 2019 - 08:00 WIB

Bamsoet Ajak Para Bikers Jadi Duta Nasionalisme

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengajak klub dan pecinta sepeda motor (bikers) menjadi duta nasionalisme. Para bikers harus mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menjunjung…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Managing Director NBA Asia, Scott Levy seusai penandatanganan kerjasama kolaborasi NBA-Pemrov DKI Jakarta

Minggu, 20 Oktober 2019 - 07:20 WIB

NBA-Pemprov DKI Jakarta Jalin Kolaborasi Perluas Pengembangan Generasi Muda di Indonesia

National Basketball Association (NBA) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan kolaborasi inovatif multi-tahun untuk memadukan kurikulum olahraga basket dan pengembangan kebugaran…

Presiden Jokowi dan Wapres M Amin, Foto Setkab)

Minggu, 20 Oktober 2019 - 07:00 WIB

Susunan Acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menggelar Sidang Paripurna MPR dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia masa jabatan 2019-2024 pada Minggu (20/10/2019) di…

Bio Farma Kini Kendalikan Kimia Farma dan Indonesia Farma

Minggu, 20 Oktober 2019 - 06:00 WIB

Bio Farma Kini Kendalikan Kimia Farma dan Indonesia Farma

Berita Dengan pertimbangan untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha Perusahaan Perseroan(Persero) PT Bio Farma, pemerintah memandang perlu menambah penyertaan modal…