INDUSTRY.co.id - Jakarta- Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun 2016, perikanan tangkap masih memegang peranan strategis dalam sektor perikanan di Indonesia.
Potensi perikanan tangkap laut Indonesia sekitar 6,5 juta ton per tahun. Sedangkan, potensi perikanan budidaya payau mencapai 2,96 juta hektar dan potensi budidaya laut mencapau 12,55 juta hektar.
Berdasarkan analisis Supply Chan Indonesia (SCI), sektor perikanan Indonesia saat ini masih terkendala persoalan-persoalan antara lain, ketersediaan komoditas, fluktuasi dan disparitas harga, serta mutu komoditas.
"Persoalan tersebut muncul terutama karena faktor musim, karakteristik komoditas yang bersifat mudah rusak, serta konektivitas yang disebabkan oleh faktor keterpencilan dan ketersediaan infrastruktur" ungkap Chairman Supply Chan Indonesia, Setiadji melalui keterangan tertulis kepasa INDUSTRY.co.id di Jakarta (13/3/2017).
Setiadji menambahkan, sejumlah persoalan dan tantangan dalam sektor perikanan sebenarnya justru membuka peluang bisnis logistik, termasuk penyediaan dan pengelolaan Cold Storage (CS).
Kebutuhan CS di Indonesia diperkirakan meningkat dari 1,32 juta ton pada tahun 2017.
"Dari jumlah tersebut kapasitas CS yang tersedia sekitar 200 ribu, sehingga dibutuhkan penambahan sekitar 1,5 juta ton," tutup Setiadji.