INDUSTRY.co.id - JAKARTA – TrendAI™ mengumumkan peningkatan signifikan kapabilitas regionalnya melalui peluncuran resmi pusat data lokal di Indonesia yang menjadi pusat hosting platform keamanan siber berbasis AI terpadu, TrendAI Vision One™, yang telah tersedia sejak 1 Juli 2026. Implementasi ini menjadi pusat data regional TrendAI™ ke-12 secara global sekaligus memperkuat komitmen perusahaan terhadap ketahanan infrastruktur, residensi data lokal, dan transformasi digital yang aman di Indonesia.

Peluncuran pusat data lokal tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan organisasi di Indonesia dalam memenuhi ketentuan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), serta panduan keamanan siber dan lokalisasi data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bagi sektor jasa keuangan. Melalui infrastruktur lokal ini, TrendAI™ menargetkan dukungan bagi instansi pemerintah dan sektor-sektor yang diatur secara ketat, termasuk lebih dari 135 bank di bawah pengawasan OJK, perusahaan telekomunikasi, serta sektor infrastruktur penting yang membutuhkan perlindungan data di era ekonomi berbasis AI.

Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan terhadap ketahanan siber nasional dan perlindungan data, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) turut menekankan pentingnya investasi teknologi yang mendukung pemrosesan data di dalam negeri.

"Seiring percepatan ekonomi digital Indonesia, memastikan ketahanan siber nasional dan perlindungan terhadap infrastruktur data kritis menjadi hal yang sangat penting. Kami menyambut investasi teknologi strategis yang memprioritaskan pemrosesan data secara lokal dan selaras dengan strategi siber nasional Indonesia. Inisiatif yang mendukung residensi data lokal akan memberdayakan sektor publik maupun swasta untuk mengadopsi teknologi canggih secara aman, sekaligus menjaga integritas dan kerahasiaan data nasional," ujar Slamet Aji Pamungkas, Deputi Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN.

Peluncuran infrastruktur lokal ini juga menjadi bagian dari transformasi global unit bisnis enterprise Trend Micro yang pada Maret 2026 berganti nama menjadi TrendAI™. Perubahan identitas tersebut mencerminkan posisi AI sebagai infrastruktur utama dalam bisnis modern sekaligus menjawab meningkatnya risiko siber yang dihadapi perusahaan. Transformasi tersebut juga menandai evolusi portofolio perusahaan menjadi TrendAI Vision One™, platform keamanan siber AI enterprise terpadu yang dipimpin Rachel Jin, Chief Platform & Business Officer sekaligus Head of TrendAI™.

Country Manager TrendAI™ Indonesia, Fetra Syahbana, mengatakan peluncuran pusat data lokal merupakan representasi identitas baru perusahaan dalam menghadirkan keamanan AI yang lebih dekat dengan pelanggan di Indonesia.

"Peluncuran infrastruktur lokal kami menjadi representasi sempurna dari identitas baru kami sebagai TrendAI™. Berbekal lebih dari tiga dekade kepemimpinan yang telah terbukti dengan selalu mengutamakan pelanggan, kami tidak hanya menghadirkan platform AI kelas dunia lebih dekat dengan pelanggan di Indonesia. Kami memberdayakan perusahaan-perusahaan Indonesia untuk memimpin masa depan AI dengan keamanan yang proaktif, tangguh secara lokal, dan dirancang untuk menghilangkan risiko, sehingga persyaratan residensi data dan kepatuhan terhadap regulasi yang ketat dapat menjadi keunggulan strategis," kata Fetra.

TrendAI™ menegaskan bahwa seluruh data akun pelanggan dan telemetri keamanan TrendAI Vision One™ untuk Indonesia akan disimpan dan diproses di dalam negeri, termasuk proses pencadangan (backup) dan pemulihan bencana (disaster recovery). Infrastruktur hosting lokal ini juga dirancang untuk membantu pelanggan memenuhi persyaratan UU PDP dan regulasi OJK dengan mengurangi hambatan transfer data lintas negara, tanpa menghilangkan akses terhadap intelijen ancaman global milik TrendAI™.

Perusahaan menambahkan implementasi lokal tersebut merupakan kapabilitas baru yang kini tersedia di Indonesia. Pelanggan TrendAI™ yang telah menggunakan layanan sebelumnya tidak diwajibkan melakukan migrasi, dan implementasi ini tidak menggantikan tanggung jawab kepatuhan masing-masing pelanggan.

Melalui pusat data lokal tersebut, pelanggan di Indonesia tetap memperoleh seluruh kemampuan TrendAI Vision One™, termasuk integrasi Cyber Risk Exposure Management (CREM), Security Operations, serta perburuan ancaman (threat hunting) proaktif berbasis AI. Infrastruktur ini juga diklaim mampu menghadirkan layanan dengan latensi yang lebih rendah sehingga proses deteksi dan respons ancaman dapat berlangsung lebih cepat tanpa mengurangi tingkat perlindungan.

Dengan diberlakukannya secara penuh UU PDP dan meningkatnya perhatian OJK terhadap ketahanan siber lokal, TrendAI™ menilai residensi data kini menjadi kebutuhan utama bagi sektor-sektor yang diatur secara ketat. Kehadiran TrendAI Vision One™ secara lokal memungkinkan data pelanggan dan telemetri keamanan yang bersifat kritikal diproses di Indonesia, sekaligus menghadirkan kemampuan deteksi ancaman berbasis AI dan digital twin dengan latensi rendah tanpa mengorbankan akses terhadap ekosistem intelijen ancaman global TrendAI™.