Kementerian PUPR Gunakan Teknologi Bendung Modular Pada Jaringan Irigasi Sungai Gugubali Maluku Utara

Oleh : Hariyanto | Senin, 23 September 2019 - 09:47 WIB

Teknologi Bendung Modular Pada Jaringan Irigasi Sungai
Teknologi Bendung Modular Pada Jaringan Irigasi Sungai

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) menggunakan teknologi Bendung Modular untuk menaikan tinggi muka air Sungai Gugubali sehingga bisa dimanfaatkan mengairi saluran irigasi di Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara. 

Teknologi ini dikembangkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air (Pusair) Ditjen SDA Kementerian PUPR dan telah terdaftar secara paten di Direktorat Jenderal (Ditjen) HAKI, Kementerian Hukum dan HAM. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dukungan inovasi dan teknologi diperlukan dalam pembangunan infrastruktur untuk menjadi lebih baik, cepat, dan lebih murah. 

"Pemanfaatan teknologi yang tepat guna, efektif, dan ramah lingkungan juga didorong guna menciptakan nilai tambah dan pembangunan berkelanjutan sehingga manfaat infrastruktur dapat dirasakan generasi mendatang," kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Salahsatu peneliti yang turut dalam pengembangan bendung modular, James Zulfan, akan mewakili Indonesia untuk mengikuti kompetisi internasional di Berlin pada bulan November 2019 mendatang, untuk bertanding melawan perwakilan dari 100 negara dari seluruh dunia.

Teknologi Bendung Modular dapat digunakan pada saluran irigasi premier, sekunder dan tersier dengan keunggulan dari segi mutu konstruksi dan biaya serta direkomendasikan untuk diterapkan pada sungai upper middle reach dengan tipe material sedimen yang dominan berupa pasir halus sampai kerikil.

Pada tahun 2018, Kementerian PUPR telah membangun Bendung Modular di Sungai Gugubali, Desa Tiley, Pulau Morotai dengan lebar kurang lebih 30 meter dan untuk mengairi daerah irigasi seluas 300 hektar. 

Bendung ini terbuat dari susunan blok-blok beton tipe Pusair yang saling mengikat dan mengunci sehingga membentuk struktur ambang dan pelimpah bendung. Berat per unit blok beton sekitar 170 Kg sehingga masih dapat diangkat secara manual oleh 2-3 orang dan tidak memerlukan alat berat. Struktur ini juga sangat bermanfaat untuk pekerjaan konstruksi pada remote area. 

Pembangunan jaringan irigasi dengan menggunakan konsep bendung modular memiliki beberapa keunggulan dibanding dengan bendung konvensional diantaranya sambungan saluran irigasi kuat dan cukup kedap untuk meminimalisir kehilangan air akibat terjadinya longsor dinding saluran, struktur dapat beradaptasi dengan perubahan dasar sungai (fleksibel), kerusakan yang terjadi pada bangunan bendung/bangunan pengendali dasar sungai dapat diganti sesuai dengan bagian-bagian yang mengalami depresiasi (Modular), strukturnya  terbagi-bagi menjadi beberapa segmen (segmental).

Kemudian dapat meningkatkan aerasi di hilir struktur bending sehingga kualitas air menjadi lebih baik (eco hydraulic), menekan kebutuhan biaya produksi (cost effective) dan menghemat waktu pengerjaan proyek (time saving).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Kamis, 23 Januari 2020 - 08:05 WIB

IHSG Terkonsolidasi Mengarah ke Zona Hijau

Secara teknikal IHSG melemah dibawah MA200 dengan signal negatif apabila lanjut melemah dan break out level support neckline dikisaran 6200. Meskipun demikian indikator stochastic tiba pada…

Menteri Sosial Juliari P Batubara

Kamis, 23 Januari 2020 - 08:00 WIB

Mensos Juliari Yakin Angka Kemiskinan Semakin Cepat Diturunkan

Pemerintah berhasil menurunkan angka kemiskinan menurun 0,19 persen poin menjadi 9,22 persen pada tahun 2019. Menteri Sosial Juliari P Batubara menjelaskan penurunan angka kemiskinan tersebut…

Upaya pengendalian hayati dengan memasang pias-pias berisi telur parasitoid Trichogramma sp. dipertanaman padi sejak usia tanaman muda.

Kamis, 23 Januari 2020 - 07:47 WIB

Agens Hayati, Jurus Kementan Antisipasi Dini Serangan Hama PBP

Jakarta-Hama Oenggerek Batang Padi (PBP) salah satu hama utama yang sering menyerang tanaman padi, yang dapat menyebabkan kerusakan dari tingkat ringan, sedang, berat hingga puso.

Hoshinoya Bali hadirkan program Batik Saya

Kamis, 23 Januari 2020 - 07:07 WIB

Hadirkan Program "Batik Saya", Hoshinoya Bali Ajak Pengunjung Ciptakan Batik Unik Anda Sendiri

Perusahaan manajemen terkemuka di Jepang dengan sejarah 105 tahun, Hoshino Resorts melalui salah satu merekya, Hoshinoya Bali akan mulai menawarkan aktivitas "Batik Saya" pada tanggal 1 Februari…

 Chairman "Strategic Management & Digital Innovation Institute (SMDII)", Irnanda Laksanawan (Kanan) dan Direktur Digital Business Telkom, Faizal R. Djoemadi.

Kamis, 23 Januari 2020 - 07:04 WIB

Financial & Digital Technology Tingkatkan Daya Saing Bisnis

Jakarta-BUMN maupun Korporasi Nasional harus banyak menangkap peluang-peluang dalam bisnis melalui pemanfaatan digitalisasi atau teknologi digital.