DHL Express Umumkan Penyesuaian Harga Tahun 2020 di Indonesia

Oleh : Ridwan | Sabtu, 21 September 2019 - 12:05 WIB

DHL Express (Ist)
DHL Express (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - DHL Express, penyedia layanan ekspres internasional terkemuka di dunia, hari ini mengumumkan rata-rata penyesuaian harga yang berlaku efektif 1 Januari 2020. Rata-rata penyesuaian yang berlaku untuk pengiriman internasional adalah 4.9% dibandingkan dengan tahun 2019.

"Tujuan kami adalah untuk terus memberikan dukungan agar tujuan bisnis pelanggan kami tercapai dengan memodifikasi layanan sesuai dengan kebutuhan bisnisnya. Sebagai wujud komitmen lainnya, kami telah melakukan investasi yang cukup besar di jaringan internasional yang kami miliki," kata Ahmad Mohamad, Senior Technical Advisor, DHL Express Indonesia di Jakarta (21/9).

Ahmad mengatakan bahwa penyesuaian harga tahunan ini memungkinkan pihaknya untuk berinvestasi pada fasilitas infrastruktur, sehingga pihaknya dapat memanfaatkan penggunaan teknologi inovatif dan proses pengiriman individual untuk memastikan pelanggan mendapatkan solusi yang terbaik.

Ia menambahkan, peningkatan volume pengiriman di pasar e-commerce juga turut meningkatkan tuntutan kepiawaian dalam industri logistik dan untuk menanggapi tuntutan ini.

"DHL Express telah berinvestasi secara berkesinambungan dalam pembelian pesawat-pesawat baru dengan emisi karbon lebih rendah, menambahkan kendaraan-kendaraan ramah lingkungan dan pengembangan jaringan hub global dan gateway dan teknologi pemilahan paling mumpuni yang dilengkapi oleh kapasitas pengolahan ganda," paparnya.

Menurut Ahmad, kemajuan saat ini dan yang akan datang akan membantu para pelanggan dan partner, untuk dapat memberikan kontribusi secara signifikan dalam peningkatan rekam jejak ekologis.

DHL Express melakukan penyesuaian harga tahunan dengan mempertimbangkan inflasi, perubahan nilai tukar mata uang dan kenaikan biaya lainnya, ini juga berkaitan dengan pengeluaran untuk memenuhi regulasi dan aturan keamanan. 

Peraturan ini diperbarui secara rutin oleh otoritas nasional dan internasional pada setiap negara, di lebih dari 220 negara dan wilayah di mana DHL Express beroperasi. 

Penyesuaian harga akan bervariasi dari satu negara ke negara lain, tergantung pada kondisi lokal dan akan berlaku juga pada semua pelanggan termasuk yang menggunakan kontrak.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Prajurit Marinir Surabaya Jaga Stamina Tubuh dengan Bermain Bulutangkis

Rabu, 03 Juni 2020 - 03:00 WIB

Prajurit Marinir Surabaya Jaga Stamina Tubuh dengan Bermain Bulutangkis

Dalam rangka menjaga dan meningkatkan stamina dan imunitas tubuh guna menangkal virus corona (Covid-19), prajurit ‘Gurita Cakti’ (sebutan Yonif 5 Marinir) melaksanakan pembinaan fisik dengan…

Fenny Sweety, Konsultan Diet Sehat asal surabaya

Rabu, 03 Juni 2020 - 02:53 WIB

Konsultan Cantik Asal Surabaya Ini, Punya Saran Dasyat Hadapi New Normal

Jakarta-Setelah lama memberlakukan karantina atau istilah kerennya work from home (WFH), Pemerintah tengah mempersiapkan Indonesia memasuki fase new normal atau kenormalan baru di tengah pandemi…

Alvin Suryohadiprojo

Rabu, 03 Juni 2020 - 01:55 WIB

Soal Perusahaan Rintisan, Lawyer Ganteng Ini Punya Tiga Jurus Pendekatan Agar Mood Investor Tetap Tinggi

Jakarta-Dalam sepuluh tahun terakhir, perkembangan bisnis startup di Indonesia dapat dikatakan cukup pesat didukung oleh kemajuan teknologi digital serta tumbuhnya pengguna internet di tanah…

Pemprov Jabar kerjasama dengan Telkom University dan Cisco

Selasa, 02 Juni 2020 - 21:26 WIB

Pemprov jabar Gandeng Telkom University dan Cisco Wujudkan Kota Cerdas di Tengah Pandemi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Telkom University, dan Cisco setuju untuk berkolaborasi dalam inisiatif Kota Cerdas, yang salah satunya mendukung Ketahanan Pelayan Publik dalam menghadapi COVID-19…

Aktifitas bongkar muat pelabuhan

Selasa, 02 Juni 2020 - 20:19 WIB

PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) Berhasil Cetak Pendapatan Rp3,5 triliun Periode Januari-April 2020

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC membukukan pendapatan sebesar Rp. 3,5 triliun selama periode Januari-April 2020. Dengan capaian ini, IPC masih optimistis pendapatan usaha perseroan…