Kementerian PUPR Kebut Pembangunan Kampus UIII di Depok Tahap II

Oleh : Hariyanto | Jumat, 23 Agustus 2019 - 11:11 WIB

Wapres Jusuf Kalla tinjau progres pembangunan Kampus UIII
Wapres Jusuf Kalla tinjau progres pembangunan Kampus UIII

INDUSTRY.co.id - Depok- Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau tiga paket proyek pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang berlokasi di Kecamatan Sukmajaya Depok, Kamis (22/8/2019).

Wapres didampingi Menteri PAN-RB Syafruddin, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menkominfo Rudiantara, serta Dirjen Cipta Karya Danis H. Sumadilaga tiba di UIII sekitar pukul 08.30 WIB. Rombongan disambut Wali Kota Depok, Mohammad Idris dan  Rektor UIII, Komaruddin Hidayat.

“Progres pekerjaan di Universitas Islam Internasional secara umum cukup maju, kecuali beberapa kendala pengadaan lahan yang harus kita selesaikan agar proses penyelesaiannya berjalan cepat  karena tahun depan itu sudah harus operasional,” kata Wakil Presiden.

Lebih lanjut Wapres mengatakan, untuk persoalan lahan akan ditangani oleh Gubernur Jawa Barat dan Walikota Depok. Untuk itu akan segera diterbitkan Surat Keputusan (SK) tentang penertibannya.

Kendala pembebasan lahan tersebut tidak akan menghambat proses akademik perkuliahan yang akan dimulai 2020, mengingat penerimaan mahasiswa baru akan segera dibuka secara bertahap.

“Penerimaan pertama mungkin hanya 500 mahasiswa, bertahap, jadi tidak sekaligus . Hal terpenting adalah ruang kuliah, asrama, ruang dosen sudah tersedia,” jelas Wapres.

Wapres mengatakan, Kampus UIII hanya memanfaatkan 20 persen dari total luas komplek untuk bangunan gedung, sedangkan sisanya ruang hijau berupa taman. Proyek Pembangunan Kampus UIII termasuk dalam Proyek Strategis Nasional sesuai Perpres No. 57 Tahun 2016. Groundbreaking pembangunan Kampus UIII telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada 5 Juni 2018 lalu.

Pembangunan Kampus UIII dilaksanakan dalam 2 tahap. Tahap I oleh Kementerian Agama terdiri atas 3 paket pekerjaan. Paket I dengan total biaya Rp 714 M (2018 –2020) dikerjakan PT. Waskita Karya sebagai kontraktor dan PT. Virama Karya sebagai konsultan manajemen.

Pekerjaan terdiri atas Gedung Rektorat, Gedung Fakultas A dan Plaza 3 Pilar dengan biaya Rp. 362 miliar dan progres saat ini mencapai 7,6%.

Untuk Paket II dengan total biaya sebesar Rp 168 M dikerjakan kontraktor PT Wijaya Karya dan konsultan PT. Bennatin Surya Cipta (MK) yang terdiri dari 5 unit rumah Dosen, 1 Tower Asrama Mahasiswa (pria), Rehabilitasi Bangunan dan Mechanical, Electrical, adn Plumbing (MEP) dengan biaya Rp 168 miliar dan progres mencapai 45,6%. Sedangkan paket 3 yaitu pembangunan infrastruktur kawasan dan pagar keliling dengan biaya Rp 184 miliar dan progres fisik 24%.

Sedangkan pembangunan Tahap II dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  dengan total biaya Rp. 498 miliar, meliputi Masjid Kampus seluas 5.200 m2 senilai Rp  86 miliar untuk dapat menampung 1.880 jemaah, Perpustakaan Pusat seluas 16.556 m2 senilai Rp. 244 miliar, serta Asrama Mahasiswi seluas 12.815 m2 senilai Rp 168 miliar terdiri dari 8 lantai.

Kementerian PUPR sendiri telah melakukan desain masterplan perencanaan teknis serta melakukan proses pelelangan untuk 3 paket pekerjaan tersebut dan rencana penandatanganan kontraknya dijadwalkan pada akhir Oktober 2019.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pengembangan Pariwisata Nias Didukung Multisektor

Senin, 16 September 2019 - 12:00 WIB

Pengembangan Pariwisata Nias Didukung Multisektor

Pengembangan pariwisata Nias di Sumatera Utara (Sumut) yang kaya dengan beragam potensi alam dan budaya mendapatkan dukungan banyak pihak atau multisektor.

Menteri PUPR Basuki dan para insinyur Muda

Senin, 16 September 2019 - 10:28 WIB

Menteri Basuki: Kolaborasi Insinyur Muda ASEAN Perlu Terus Ditingkatkan

Menteri Basuki berpesan untuk para insinyur muda ASEAN untuk dapat mempelajari lebih lanjut dan menerapkan konsep Lean Construction.

Tanaman kacang hijau

Senin, 16 September 2019 - 09:23 WIB

Kementan: Keuntungan Budidaya Kacang Hijau Menggiurkan

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menilai budidaya kacang hijau akhir-akhir ini memberikan keuntungan yang mengiurkan. Mengapa demikian? Karena kacang hijau produksi dalam negeri ternyata…

Gojek-Blibli Sepakat Tingkatkan Industri Pariwisata Melalui Platform Digital

Senin, 16 September 2019 - 09:00 WIB

Gojek-Blibli Sepakat Tingkatkan Industri Pariwisata Melalui Platform Digital

Dua perusahaan berbasis digital yakni PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dan PT Global Digital Niaga (Blibli.com) menyatakan dukungannya dalam pengembangan pariwisata melalui platform digital.

Ilustrasi Gula (Ist)

Senin, 16 September 2019 - 08:07 WIB

Swasembada Gula Putih di Depan Mata

Jakarta - Dorongan terus dilakukan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) terhadap investor di bidang gula untuk meningkatkan kapasitas produksi gula guna mencapai target memenuhi kebutuhan gula…