TP Rachmat Bos Triputra Group : Terimakasih Dan 'Give Back' (Bag 5-Habis)

Oleh : Candra Mata | Selasa, 16 Juli 2019 - 07:30 WIB

TP Rachmat (Ist)
TP Rachmat (Ist)

INDUSTRY.co.id - TERIMA KASIH DAN ‘GIVE BACK’ - Bapak dan Ibu yang terhormat...

To whom much is given, much is required.
Sebagai pengusaha, saya bersyukur dapat hidup lebih dari cukup. 

Namun, sangat banyak yang hidupnya jauh dari cukup. Saya terpanggil untuk turun tangan, mengembalikan apa yang Tuhan berikan kepada saya bagi sesama yang membutuhkan. 

Melalui Yayasan Pelayanan Kasih A&A
Rachmat, apa yang saya terima, saya bagikan kepada sesama.  

Sampai hari ini, ada lebih dari 19 ribu mahasiswa dari seluruh Indonesia yang dibantu pendidikannya, 1.5 juta pasien yang terlayani oleh 35 klinik kesehatan murah, 
lebih dari 6000 anak yatim piatu dibantu biaya hidupnya.

Lebih dari 13 ribu kacamata diberikan kepada yang membutuhkan, 
lebih dari 6000 paket buku telah dibagikan kepada siswa yang membutuhkan, dan 
lebih dari 800 guru telah dilatih agar menjadi guru yang lebih kompeten dan bersemangat dalam menjalani profesi mulia itu.

Less for self, more for others, enough for everyone. Saya tahu, semua itu tidak cukup untuk menyelesaikan masalah kesenjangan di Indonesia. 

Tapi setidaknya, sejauh yang saya mampu, saya memberikan HARAPAN dan KESEMPATAN bagi sesama yang membutuhkan. Besar-kecilnya dampak, tidak menjadi masalah. 

Yang lebih penting adalah mencoba melakukan apa yang bisa dilakukan, untuk membuat Indonesia menjadi sedikit lebih baik, dari waktu ke waktu. Itu sudah cukup bagi saya.

Maka sekali lagi, dari lubuk hati yang paling dalam, TERIMA KASIH ITB, TERIMA KASIH INDONESIA. Saya bersyukur atas hidup yang Tuhan berikan kepada saya.

Bapak dan Ibu yang saya kasihi...

Seorang lulusan Harvard University, Lucila Hanane Takjerad, yang adalah seorang anak pengungsi dari Aljazair bercerita bahwa dia berkesempatan sekolah di Harvard karena suatu ketika ada seorang asing yang membantu ibunya untuk mendaftarkan nama mereka sebagai imigran Amerika Serikat.

Sampai saat ini, Lucila belum mengenal orang itu, dan belum bisa berterima kasih atas bantuan yang kecil dan sederhana itu. Hal kecil dan sederhana yang memberikan HARAPAN dan KESEMPATAN kepada Lucila dan keluarganya.

Tanpa bantuan dari orang asing itu, Lucila tidak akan pernah jadi imigran, mendapatkan kewarganegaraan Amerika Serikat, dan berkesempatan mengenyam pendidikan di Harvard University.

Saya menutup pidato ini dengan menyampaikan kalimat Lucila dalam pidato inaugurasinya di Harvard University:
“Do the least you can do now, because the least you can do, might turn out to be the most significant for others.”

Terima kasih, kiranya Tuhan memberkati kita semua.

Bandung, 3 Juli 2019,

TP. Rachmat

Komentar Berita

Industri Hari Ini

imoo Watch Phone

Minggu, 15 Desember 2019 - 21:38 WIB

imoo Watch Phone Kado Natal Impian Anak Kini Turun Harga

Baru-baru ini imoo Watch Phone meluncurkan produk terbarunya yaitu imoo Watch Phone Z6 dengan mode flip Front & Rear Dual Camera. Perusahaan yang sudah berdiri sejak 1995 ini dalam lima tahun…

Konferensi Pers Kinerja Industri Asuransi Jiwa Kuartal III 2019

Minggu, 15 Desember 2019 - 21:01 WIB

Total Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Naik Sebesar 14,7%

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memaparkan kinerja industri asuransi jiwa pada kuartal 2019, dengan menghimpun data dari 59 perusahaan dari 60 total anggota. Hasil data tersebut menunjukkan…

Swiss-Belhotel International Menggabungkan Fasilitas Bisnis-Wisata di Bali

Minggu, 15 Desember 2019 - 20:00 WIB

Swiss-Belhotel International Menggabungkan Fasilitas Bisnis-Wisata di Bali

Swiss-Belhotel International, yang merupakan jaringan manajemen hotel global, ikut berpartisipasi dalam mempromosikan Bali sebagai daerah tujuan yang ideal bagi mereka yang membutuhkan “bleisure…

Asuransi Ilustrasi

Minggu, 15 Desember 2019 - 19:30 WIB

Literasi Dorong Industri Asuransi Syariah

Jakarta - Perkumpulan Ahli Asuransi Syariah (Islamic Insurance Society) atau IIS melakukan kegiatan literasi untuk mempromosikan dan mensosialisasikan ilmu dan pengetahuan tentang perasuransian…

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (tengah) bersama Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana (kedua dari kiri), Direktur Wholesale and International Business Telkom Edwin Aristiawan (kedua dari kanan), dan Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin (paling kanan)

Minggu, 15 Desember 2019 - 19:15 WIB

Indigo Game Startup Incubation Dukung Pengembangan Ekosistem Game di Indonesia

Jakarta – Setelah diluncurkan pada September 2019 lalu, rangkaian kegiatan Indigo Game Startup Incubation yang diiniasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) secara resmi berakhir yang…