Pemerintah Resmi Pangkas PPh Properti Mewah Jadi 1% dan Mobil di Atas Rp2 M jadi 5%

Oleh : Ridwan | Selasa, 25 Juni 2019 - 13:10 WIB

Rumah Mewah (Ist)
Rumah Mewah (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah resmi menurunkan Pajak Penghasilan (PPh) atas penjualan rumah dan apartemen dengan harga di atas Rp30 miliar kendaraan bermotor dengan harga di atas Rp2 miliar menjadi 1 persen.

Penurunan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 92/PMK.03/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK No. 253/PMK.03/2008 tentang Wajib Pajak Badan Tertentu Sebagai Pemungut Pajak Penghasilan dari Pemberli Atas Penjualan Barang yang Tergolong Sangat Mewah.

Dalam PMK ini disebutkan, bahwa barang yang tergolong sangat mewah di antaranya adalah: a. rumah beserta tanahnya, dengan harga jual atas harga pengalihannya lebih dari Rp30.000.000.000,00 (tiga puluh miliar rupiah) atas luas bangunan lebih dari 400m2 (empat ratus meter persegi);

b. apartemen, kondominium dan sejenisnya dengan harga jual atau pengalihannya lebih dari Rp30.000.000.000,00 (tiga puluh miliar rupiah) atas luas bangunan lebih dari 150m2 (seratus lima puluh meter persegi);

c. kendaraan bermotor roda empat pengangkutan orang kurang dari 10 orang, dengan harga jual lebih dari Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah) atau dengan kapasitas silinder lebih dari 3.000cc;

d. kendaraan bermotor roda dua dan tiga, dengan harga jual lebih dari Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) atau dengan kapasitas silinder lebih dari 250cc.

Besarnya Pajak Penghasilan terhadap barang yang tergolong sebagai barang mewah sebagaimana dimaksud adalah:

1% (satu persen) dari harga jual tidak termasuk Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPN dan PPnBM) untuk a dan b;

5% (lima persen) dari dari harga jual tidak termasuk Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPN dan PPnBM) untuk huruf c dan d.

Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dapat diperhitungkan sebagai pembayaran Pajak Penghasilan dalam tahun berjalan bagi Wajib Pajak yang melakukan pembelian barang yang tergolong sangat mewah.

"Peraturan Menteri Keuangan ini berlaku sejak tanggal diundangkan," bunyi Pasal II PMK Nomor 92/PMK.03/2019 yang ditandangani Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 19 Juni 2019, dan diundangkan oleh Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM, Widodo Ekatjahjana, pada 19 Juni 2019.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dok Kementerian PUPR

Rabu, 03 Juni 2020 - 10:01 WIB

Kementerian PUPR Garap Dua Jembatan Rusak Akibat Banjir Senilai Rp 95,52 Miliar

Dua jembatan tersebut adalah Jembatan Asera di Kabupaten Konawe Utara dan Jembatan Rahabangga di Kabupaten Konawe.

SGM Eksp- Alfamart Donasi 20.000 Pengemudi Ojol Penuhi Kebutuhan Keluarga

Rabu, 03 Juni 2020 - 10:00 WIB

Danone dan Alfamart Donasi Kebutuhan 20 Ribu Ribu Keluarga Pengemudi Ojol

Bersama masyarakat, Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) telah melangsungkan program…

Menperin Agus Gumiwang

Rabu, 03 Juni 2020 - 09:40 WIB

Menperin Agus Tersenyum, Total Investasi Industri Manufaktur Tembus Rp64 Triliun Hingga Maret 2020

Sepanjang Januari-Maret 2020, total penanaman modal sektor manufaktur menyentuh angka Rp64 triliun atau naik 44,7% dibanding capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp44,2 triliun.…

Citilink Terapkan Kebijakan New Normal

Rabu, 03 Juni 2020 - 09:30 WIB

Citilink Layani Penerbangan dengan Prosedur New Normal

Maskapai Citilink menerapkan kebijakan “New Normal” di seluruh lini operasional Perusahaan yang mencakup fase pre-, in-, hingga post-flight baik untuk karyawan maupun pelanggan pada penerbangan…

Ilustrasi UC Browser

Rabu, 03 Juni 2020 - 09:24 WIB

Ramadhan 4 Juta Pengguna Indonesia Merayakan dengan UC Browser

UC Browser telah sukses menghadirkan pengalaman yang baru untuk menikmati Ramadan di tahun 2020. Melalui program UC Ramadan Untung, UC Browser membawa pengguna di seluruh Indonesia untuk menikmati…