Pemerintah Sebar 50 Ribu Konverter Kit di 2020

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 25 Juni 2019 - 10:18 WIB

Konverter kit yang akan dibagikan ke nelayan
Konverter kit yang akan dibagikan ke nelayan

INDUSTRY.co.id, Jakarta- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melanjutkan pelaksanaan program Pendistribusian Paket Perdana Konverter Kit (Konkit) BBM ke LPG 3 Kg untuk para nelayan dan petani kecil di tahun 2020. Sebanyak 50.000 paket Konkit akan disalurkan kepada para nelayan dan petani kecil di tahun 2020.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, penyaluran pembagian konkit LPG 3 Kg tersebut menelan biaya sebesar Rp 432,5 miliar dari APBN 2020. Pembagian konverter kit kepada nelayan di tahun 2020 nanti mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pada tahun 2016, realisasi konversi BBM ke LPG disitribusikan sebanyak 5.473 paket di 10 kabupaten/kota. Sementara tahun 2017, 17.081 paket konkit diterima oleh para nelayan di 28 kab/kota. Tahun 2018, nelayan di 53 kab/kota menerima 25.000 paket konkit. "Tahun 2019 ini kami targetkan sebanyak 13.305 paket konkit disalurkan di 36 kab/kota," ujar Agung kemarin.

Khusus tahun 2019 dan 2020, selain bagi nelayan kecil, Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada para petani kecil. "Keduanya menjadi prioritas utama kami demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka," ujar Agung.

Rencananya, paket konkit LPG 3 Kg untuk tahun 2020 akan didistribusikan ke 23 provinsi, yaitu Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sulawesi Utara.

Pendistribusian paket perdana konverter kit BBM ke LPG untuk nelayan kecil merupakan solusi penyediaan energi alternatif ramah lingkungan dan membantu mengelola ekonomi masyarakat nelayan menjadi lebih sejahtera. Pengurangan biaya bahan bakar yang dinikmati nelayan setelah menggunakan LPG mencapai Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu per hari.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Luhut B Pandjaitan (foto Kumparan.com)

Sabtu, 06 Juni 2020 - 12:19 WIB

Luhut 'Curhat' Tepis Isu Negatif Investasi China: Anak Muda Perlu Tahu, Suka Tidak Suka Tiongkok Kekuatan Dunia yang Tak Bisa Diabaikan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menjawab isu negatif yang selalu dikaitkan dengan investasi China di Indonesia. Menurut dia, saat ini China merupakan…

Ilustrasi Bahagia

Sabtu, 06 Juni 2020 - 12:19 WIB

Mengatasi Kecemasan Menghadapi ‘New Normal’ dengan Teknik Mindfulness

Kelonggaran beraktivitas di luar rumah bagi sebagian orang yang sudah terbiasa bekerja dari rumah atau Work from Home memberikan berbagai reaksi. Ada yang menyambut gembira, tapi tidak sedikit…

Ilustrasi Dana Haji

Sabtu, 06 Juni 2020 - 12:16 WIB

Soal Dana Haji Rp 8,5 Triliun Ini Penjelasan Wakil Menteri Agama

Jakarta-Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Saadi juga membantah isu dana haji digunakan untuk memperkuat rupiah. Menurut Zainut, tuduhan yang ditujukan kepada pemerintah tersebut adalah…

Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan (Foto Poskota)

Sabtu, 06 Juni 2020 - 12:01 WIB

Alhamdulillah! Laju Penyebaran COVID-19 Menurun Dalam 7 Hari Terakhir

Jakarta- Angka penyebaran COVID-19 di Indonesia dalam 7 hari terakhir telah menurun. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya tes Corona di masyarakat.

Permintaan Kopi Dunia Turun, Harga Kopi Masih Stabil

Sabtu, 06 Juni 2020 - 12:00 WIB

Permintaan Kopi Dunia Turun, Harga Kopi Masih Stabil

Dengan konsumsi yang terkena imbas COVID-19, menurut laporan Coffee Outlook terbaru (https://research.rabobank.com/far/en/sectors/beverages/coffee-outlook-q2-2020.htm) dari spesialis agribisnis…