INDUSTRY.co.id - Serang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten terus berupaya melakukan beragam kegiatan untuk menarik wisatawan pasca Tsunami yang menggulung wisata pantai Anyer Desember lalu.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah seusai menerima kunjungan Menteri Pariwisata di Pendopo Serang, Banten (1/4).
"Anyer menjadi salah satu terdampak tsunami, sehingga perlu betul-betul dilakukan pemulihan untuk menarik wisatawan," kata Ratu.
Ditambahkan Ratu, pihaknya terus berupaya melakukan berbagai kegiatan untuk menarik wisatawan salah satunya yang menjadi agenda rutin tahunan Pemkab Serang adalah Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) dan Festival Bedolan Pamarayan.
"Agenda rutin tersebut bisa menjadi perwujudan untuk 'Anyer Reborn' pasca bencana Tsunami," terangnya.
Lebih lanjut, Ratu menjelaskan, Pemkab Serang telah mengagendakan beberapa kegiatan dalam waktu dekat diantaranya event Expo AKCF, Lomba Batik, dan Festival Silat Keserangan Serang yang akan dihelat pada bulan Juni 2019.
Selanjutnya, event Gemarikan dan Beach Clean Up pada Bulan Juli. Event Color Fun Run, Ngagurah Dano, dan Lomba Kuliner di bukan Juli. September ada Lomba Mancing Selat Sunda, Anyer Krakatau Bike Festival, dan Anyer Krakatau Adventure Destination. Kemudian pada Oktober seiring dengan hari jadi Kabupaten Serang, ada AKCF Surfing Competition, Pameran UMKM, dan Festival Bedol Pamarayan.
Tatu pun meminta Kementerian Pariwisata memberikan dukungan terhadap beberapa kegiatan AKCD dan Festival Bedol Pamarayan.
Menteri Pariwisata Arief Yahya terus berupaya untuk mewujudkan 'Anyer Reborn', sebagai wujud komitmen membangkitkan kembali pariwisata pantai pasca tsunami Selat Sunda.
"Kita sepakat untuk mewujukan Anyer Reborn, dan optimistis pariwisata pantai di Kabupaten Serang akan kembali bangkit," ujarnya.
Dijelaskan Menpar, pihaknya melalui Tim Selat Sunda Aman telah menyiapkan tuga strategi pemulihan sektor pariwisata di pesisir Selat Sunda.
"Adapun ketiga strategi tersebut antara lain, pemulihan sumber daya manusia (SDM), pemulihan pemasaran, dan pemulihan destinasi terdampak," tutupnya.