Entaskan Kemiskinan di Kuningan, Mentan Amran Gelontorkan Rp 20 Miliar Bantuan Pertanian

Oleh : Wiyanto | Kamis, 28 Maret 2019 - 12:39 WIB

Mentan Amran Andi Sulaiman di Kuningan, Jawa Barat
Mentan Amran Andi Sulaiman di Kuningan, Jawa Barat

INDUSTRY.co.id

Kuningan - Kementerian Pertanian (Kementan) terus menyalurkan bantuan dan program kepada petani dan santri tani milenial guna meningkatkan produksi pangan dan menurunkan angka kemiskinan.

Hari ini, Kamis (28/3), Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan langsung dan bantuan pertanian di Kabupaten Kuningan totalnya mencapai Rp 20 miliar.

Bantuan tersebut di antaranya bibit kelapa, kopi, durian, mangga, benih padi, kedelai, jagung manis, kangkung, alat mesin pertanian (traktor, power tresher, hand spryer, pompa air, cultivator), domba, ayam (gratis kandang, pakan dan obat-obatan gratis selama 6 bulan), dan program Kawasan Rumah Pangan Lestari serta Program Santri Tani Milenial. Selain untuk masyarakat, bantuan ayam pun khusus untuk pondok pesantren tani milenial. Serta bantuan tambahan alat perontok padi (power thresher) 20 unit.

"Selama 5 tahun pemerintah Jokowi-JK anggaran sektor pertanian di Kabupaten Kuningan mencapai Rp 500 miliar. Hari ini kami bawa bantuan Rp 20 miliar, ayam ada 300 ribu ekor. Ini adalah kabinet kerja, bukan kabinet janji," demikian dikemukan Mentan Amran dalan Petemuan Apresiasi dan Singkronisasi Program Kementan 2019 di Jawa Barat yang dihelat di Desa Kadupanda, Kecamatan Kadupanda, Kabupaten Kuningan.

Pertemuan ini dihadiri lebih dari 12 ribu petani, santri tani, penyuluh dan pendamping desa.

Amran menegaskan bantuan pertanian yang digelontorkan Kementan di Provinsi Jawa Barat selama pemerintahan Jokowi-JK totalnya Rp 30 triliun, sementara dulu tahun 2015 hanya Rp 1 triliun kemudian diangkat menjadi Rp 2 triliun. Alat mesin pertanian mencapai 26.185 unit nilainya Rp 500 miliar.

"Bantuan ayam 300 ribu ekor hari ini di Kuningan dan bantuan kambing dan bibit lainnya kami harapkan bisa mengurangi angka kemiskinan. Ayam ini adalah ayam kampung bisa bertelur tiap hari. Kami gratiskan juga kandang dan vaksin selama 6 bulan," tegasnya.

"Kami juga kirim bantuan bibit durian untuk Kuningan khususnya masyarakat Kadugede. Lagi-lagi kami ingin masyarakat bebas dari kemiskinan," pintanya.

Lebih lanjut Amran menegaskan bantuan yang disalurkan ini atas perintah Presiden Jokowi. Kementan menyalurkan bantuan ayam di seluruh Indonesia mencapai 20 juta ekor. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan gizi generasi bangsa.

"Inilah bukti pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menyelesaikan masalah. Generasi cerdas, masyarakat sejahtera maka negara kita pasti maju," ucapnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (Foto Herlambang)

Senin, 17 Juni 2019 - 17:00 WIB

Bali United Resmi Menjadi Klub Sepakbola yang Go Public

PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, perusahaan yang memiliki dan mengelola klub sepakbola profesional Liga 1 Indonesia “Bali United” resmi menjadi perusahaan publik ke-632 yang mencatatkan sahamnya…

Paul Frank

Senin, 17 Juni 2019 - 16:38 WIB

Lewat Layanan Do it Yourself, Paul Frank Ajak Pelanggan Berkreasi

Kehadiran layanan ‘Do It Yourself’ bisa menjadi jawaban bagi pelanggan yang ingin mengekspresikan kreativitas mereka.

Jababeka

Senin, 17 Juni 2019 - 15:45 WIB

Usai Pemilu, Kota Industri Jababeka Ketiban Untung

Pengembang kawasan industri PT Kota Industri Jababeka (KIJA) mengaku diuntungkan dengan membaiknya iklim sosial-politik pasca gelaran pemilihan umum 2019 lalu.

BRI Hadir di Tengah Bencana Banjir Sultra dan Kaltim (Foto Rino)

Senin, 17 Juni 2019 - 15:22 WIB

BRI Hadir di Tengah Bencana Banjir Sultra dan Kaltim

Bencana banjir menerpa beberapa kota di Indonesia pada awal bulan Juni ini. Hal ini menimbulkan dampak kerugian material hingga korban jiwa. Melihat kondisi tersebut, Bank BRI melalui program…

PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) (Foto Dok Herlambang)

Senin, 17 Juni 2019 - 15:00 WIB

HOKI Bagi Dividen 29% dari Laba Bersih 2018

PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) Emiten produsen beras merek “TOPI KOKI” dan “HOKI” memutuskan untuk membagikan dividen sebesar total Rp26,16 miliar atau sekitar 29 persen dari laba…