Bakamla Dukung Telkom Amankan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL)

Oleh : Wiyanto | Jumat, 22 Maret 2019 - 15:47 WIB

PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)
PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id

Jakarta – Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menandatanganiPerjanjian Kerja Sama Pengawasan dan Pengamanan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL).

Penandatanganan kesepakatan ini dilakukan antara Deputi Informasi, Hukum dan Kerjasama (Inhuker) Bakamla Laksma BakamlaDade Ruskandar dan Executive General Manager Divisi Service Operation Telkom Revolin Simulsyah, yang disaksikan oleh Kepala Bakamla Laksdya Bakamla A. Taufiq. R dan Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin pada Kamis (21/3) di Kapal Nasional Tanjung Datu 1101, Batam.Kerjasama ini dilakukan untuk mendukung pengawasan dan pengamanan SKKL TelkomGroup yang berada di wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia.

Kedua belah pihak menyepakati kerjasama meliputi pertukaran data dan informasi, sosialisasi dan penyuluhan hukum kepada masyarakat, pelaksanaan kegiatan Patroli Keamanan dan Keselamatan Laut serta pelaksanaan monitoring terhadap jalur SKKL TelkomGroup. Bakamla RI sendiri, bertugas untuk melakukan patroli keamanan dan keselamatan di laut, termasuk kewenangan terhadap pencegahan dan penindakan pelanggaran hukum di wilayah perairan dan yurisdiksi Negara Republik Indonesia.

“Kami sangat membutuhkan bantuan dari Bakamla dalam membantu menjaga dan mengawasi SKKL. Dengan armada laut yang Bakamla miliki, kami berharap SKKL yang merupakan aset strategis bagi Telkom dan Negara dapat terus terjaga,” ungkap Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin.

Lebih lanjut Zulhelfi mengatakan bahwa Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi milik negara, berperan penting dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang menghubungkan Indonesia dari Sabang sampai Marauke, demi pemerataan informasi seluruh masyarakat dan mendukung pembangunan nasional, salah satunya melalui infrastruktur Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang menggunakan kabel serat optik yang terbentang di dasar laut.

“SKKL menjadi media transport utama dalam men-deliver produk dan layanan TelkomGroup ke semua segmen pelanggan, mulai dari Mobile, Retail, Enterprise, Wholesale hingga komunikasi internasional. Saat ini Telkom memiliki fiber optic backbone sepanjang 161 ribu km dimana 23 ribu km nya merupakan domestic submarine (kabel laut),” ujar Zulhelfi.

Dalam kesempatan yang sama, Zulhelfi secara khusus juga meminta bantuan Bakamla untuk memprioritaskan pengamanan jalur SKKL Telkom selama perhelatan Pemilu 2019 yang akan berlangsung di bulan April . Dikatakan Zulhelfi, Telkom mendapat amanat dari Pemerintah alam penyediaan Infrastruktur ICT (Information and Communication Technologies) dari KPU Pusat ke seluruh KPU Provinsi di Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kapal Ternak (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 05:37 WIB

Kapal Ternak Sebagai Wujud Implementasi Program Tol Laut

Jakarta, Pemerintah telah mencanangkan program Nawa Cita salah satunya dengan menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim dengan implementasi Program Tol Laut yang secara umum dilatarbelakangi…

Sekjen Kementan Syukur Iwantoro di MIA Expo

Senin, 22 April 2019 - 05:28 WIB

MIA Percepat Tumbuhkan Generasi Petani Melenial

Jakarta - Masa depan sektor pertanian sangat bergantung dengan generasi muda Indonesia. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) siap untuk memfasilitasi dan mendukung para agropreneur muda…

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersama YALISA Gelar OBSC

Minggu, 21 April 2019 - 20:39 WIB

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersihkan Ciliwung

Jakarta – Millenials Askrindo laksanakan Operasi Bersih Sungai Ciliwung (OBSC) bersama Komunitas Pencinta Ciliwung YALISA dari bentangan Kalibata sampai dengan MT Haryono dalam rangka merayakan…

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…