OJK Optimis Perumbuhan Kredit Perbankan 12-14 Persen

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 12 Januari 2019 - 08:00 WIB

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso (Foto Ist)
Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memasang target pertumbuhan kredit perbankan 2019 sebesar 12-14 persen, sebuah target yang cukup optimistis dengan pertimbangan semakin meredanya tekanan dari ketidakpastian ekonomi global.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam pertemuan tahunan di Jakarta, Jumat malam (11/1/2019) , mengatakan dengan berkurangnya tekanan ekonomi global pada tahun ini, aliran modal masuk akan semakin deras dan mendorong aliran likuiditas perbankan.

Dengan pertumbuhan kredit secara tahunan sebesar 13 persen plus minus satu persen itu, OJK juga memproyeksikan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) atau simpanan dana perbankan dapat mencapai 8-10 persen.

"Sedangkan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) trennya terlihat akan terus menurun. Kita harapkan bisa di bawah dua persen tahun ini jika ekonomi domestik semakin baik," ujar dia.

Berkaca pada 2018, pertumbuhan kredit memang cukup agresif meskipun tekanan ekonomi global masih kencang. Hal itu karena permintaan kredit, terutama dari sektor infrastruktur terus menggeliat. 

Pada 2018, kredit industri perbankan tumbuh 12,9 persen. Sementara, DPK perbankan pada 2018 diperkirakan tumbuh sekitar delapan persen.

"Kinerja intermediasi sektor keuangan kami perkirakan pertumbuhan kredit perbankan akan ada di kisaran 13 plus minus satu persen," ujar dia.

Adapun meredanya tekanan ekonomi global pada tahun ini karena rencana kenaikan suku bunga Bank Sentral AS, The Federal Reserve yang tidak akan seagresif pada 2018.

"Tekanan dari The Fed tidak akan seperti 2018. Maka ada tren positif untuk perekonomian domestik. Ekonomi domestik diperkirakan mampu tumbuh 5,3 persen dengan inflasi yang terjaga relatif rendah di level 3,5 persen," ujar Wimboh.

Optimisme juga terlihat dari pelaku perbankan yang tercermin dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) 2019, yang menargetkan ekspansi kredit dan DPK masing-masing sebesar 12,06 persen dan 11,49 persen.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Waskita (ist)

Kamis, 18 Juli 2019 - 07:13 WIB

Cegah Korupsi, Waskita Karya Wajibkan Kepala Proyek Lapor LHKPN ke KPK

Jakarta– PT Waskita Karya (Persero) Tbk (kode saham: WSKT) mendukung penuh imbauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang meminta agar BUMN maupun swasta berkomitmen mencegah terjadinya penyimpangan.

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUMN))

Kamis, 18 Juli 2019 - 07:00 WIB

Menteri Rini: INKA Bangun Pabrik Kereta Api Terbesar se-Asia Tenggara di Banyuwangi

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno meninjau progres pembangunan workshop atau pabrik kereta api milik PT Industri Kereta Api (Persero) di Banyuwangi, Jawa Timur. Pembangunan…

Go Work

Kamis, 18 Juli 2019 - 06:37 WIB

Kebahagiaan dalam Bekerja: Sebuah Observasi Atas Peran Dinamis Lingkungan Pekerjaan

Akhir tahun lalu, LinkedIn melakukan survei mendalam terhadap 2.000 karyawan profesional tentang sebuah topik mengenai “kebahagiaan di tempat kerja” (kondisi yang kita perjuangkan, tetapi…

Sriwijaya Air (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 18 Juli 2019 - 06:00 WIB

Sriwijaya Air Group Terus Berkomitmen Menjaga Penerbangan Tetap Aman & Nyaman

Sebagai perusahaan yang menawarkan jasa pelayanan, Sriwijaya Air Group berkomitmen penuh untuk dapat terus memberikan pengalaman penerbangan yang menyenangkan kepada seluruh pelanggannya

 Damai Putra Group Berikan Ruang Kelas Baru di Bekasi

Kamis, 18 Juli 2019 - 05:01 WIB

Damai Putra Group Berikan Ruang Kelas Baru di Bekasi

Damai Putra Group selaku pengembang Kota Harapan Indah, Kawasan Mandiri di Timur Jakarta seluas 2200 Ha, mendukung program pemerintah Kota Bekasi dalam meningkatkan penyediaan sarana prasarana…