INDUSTRY.co.id -
Jakarta - Turunnya imbal hasil obligasi AS untuk tenor pendek setelah merespon komentar Gubernur The Fed terkait arah kebijakan suku bunga mulai netral diharapkan dapat menjadi sentimen positif untuk pergerakan pasar obligasi dalam negeri meski juga dibarengi dengan adanya perkiraan masih melemahnya laju Rupiah. Diharapkan senitmen positif masih dapat terjaga dan aksi jual yang terjadi tidak terlalu dalam. Meski demikian, tetap cermati dan waspadai terhadap sentimen yang dapat membawa pasar obligasi melemah kembali_.
Kembali turunnya Rupiah yang diikuti dengan imbas kenaikan imbal hasil obligasi AS sebelumnya yang mengantisipasi adanya rilis risalah pertemuan The Fed membuat laju pasar obligasi dalam negeri berbalik melemah. Adapun untuk pergerakan masing-masing tenor ialah untuk tenor pendek (1-4 tahun) imbal hasilnya rata-rata naik 0,18 bps; tenor menengah (5-7 tahun) naik 0,70 bps; dan panjang (8-30 tahun) turun 2,05 bps.
Laju pasar obligasi cenderung bergerak naik. Pada FR0063 yang memiliki waktu jatuh tempo 5 tahun dengan harga 91,95% memiliki imbal hasil 7,79% atau naik 0,03 bps dari sebelumnya di harga 92,04% memiliki imbal hasil 7,77%. Untuk FR0075 yang memiliki waktu jatuh tempo 20 tahun dengan harga 92,67% memiliki imbal hasil 8,26% atau naik 0,06 bps dari sehari sebelumnya di harga 93,21% memiliki imbal hasil 8,20%.
Pada Rabu (28/11), rata-rata harga obligasi Pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price turun 0,14 bps di level 109,04 dari sebelumnya di level 109,19. Adapun, rata-rata harga obligasi korporasi yang tercermin pada INDOBeX Corporate Clean Price turun 0,01 bps di level 105,076 dari sebelumnya di level 105,08. Sementara itu, pergerakan imbal hasil SUN 10Yr berada di level 7,872% dari sebelumnya di level 7,876% dan US Govnt bond 10Yr di level 3,056% dari sebelumnya di level 3,06% sehingga spread di level kisaran 481,9 bps lebih tinggi dari sebelumnya 480,6 bps.
Sementara pada laju imbal hasil obligasi korporasi, pergerakannya variatif. Pada obligasi korporasi dengan rating AAA dimana imbal hasil untuk tenor 9-10 bergerak di kisaran level 9,52%-9,57%. Pada rating AA dengan tenor 9-10 tahun di kisaran 10,03%-10,04%. Pada rating A dengan tenor 9-10 tahun di kisaran 11,47%-11,57%, dan pada rating BBB di kisaran 14,04%-14,18%.