Sagu Kendari Siap Melokalkan Industri Pangan Lokal

Oleh : Wiyanto | Kamis, 15 November 2018 - 17:12 WIB

Perkebunan sagu
Perkebunan sagu

INDUSTRY.co.id -

Sulawesi Tenggara memiliki potensi tanaman sagu sekitar 12.000 ha dengan luas produksi 6.967 ton. Dari potensi tersebut, yang saat ini sedang difokuskan pengembangannya adalah di Konawe dan Konawe Selatan yang potensinya cukup besar.

"Kita semua tahu, potensi sagu di Indonesia luar biasa. Untuk itu dari sisibisnisnya harus kita upayakan bagaimana menekan efisiensi produksi tepung kering sagu yang bisa bersaing dengantepung terigu," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi saat meninjau pengolahan sagu di kabupaten Konawe dan Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Kamis (15/11) bersama Stephen Rudgard (FAO), Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi, Sekda Konawe dan dinas lainnya.

"Dalam perhitungan saya, harga tepung kering itu bisa sampai Rp10.000, hal itu bisa masuk dalam bisnis untuk menggantikan tepung impor," tegasnya.

Untuk mendukung pengembangan sagu, BKP Kementan sedang menyiapkan regulasi penggunaantepung lokal sebanyak 10% dalam industri pangan.

Menurut Agung, jika regulasi ini sudah disiapkan, industri-industri pangan lokal berbasis UKM harus kita dorong.

"Tahun depan BKP akan mereplikasi industri pengolahan seperti ini di beberapa provinsi lain sebagai penghasil sagu" tambahnya.

Hal yang penting menurut Agung, adalah bekerja dari hulu sampai hilir. "Hulu nya diperbaiki,hilirnya diperbaiki termasuk pemasarannya kita mencoba menarik supaya produksi kita bisa diserap secara maksimal," ujarnya.

Agung pun berharap jika berkembang dengan baik, akan mampumengurangi impor terigu secara bertahap dari tahun ke tahun. Misalnya tahun depan targetnya10% dan tahun depannya lagi20% dan seterusnya.

"Lama-lama tepung lokal kita bisa menjadi tuan rumah sebagai bahan baku industri pangan" ujarnya

Agung sangat mengapresiasi upaya pemerintah Kendari yang akan melokalkan sagu dalam pengembangan industri pangan lokal.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Waketum KADIN Shinta Sukamdani, Menperin Agus Gumiwang, Ketua Apindo Haryadi Sukamdani

Sabtu, 06 Juni 2020 - 00:15 WIB

Kabar Gembira...Menperin Agus Bakal Gelontorkan Stimulus Modal Kerja untuk Pulihkan Industri Manufaktur

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bertekad untuk terus mengupayakan pemulihan sektor industri manufaktur di dalam negeri yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Produsen Batubara

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:31 WIB

Industri Batubara Lesu Akibat Pasar Menyusut Terpapar Covid-19

Minimnya pergerakan ekonomi membuat industri batubara turut mengalami kelesuan dikarenakan menurunnya permintaan pasar terutama yang datangnya dari India dan Tiongkok.

Contoh proyek PT PP Persisi

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:10 WIB

Cetak Laba Rp1,2 triliun, PT PP Gelontorkan Dividen Tunai 22,5 %

PT Pembangunan Perumaha (Persero) Tbk (PTPP) berhasil catatkan kinerja positif perusahaan untuk pendapatan usaha tahun buku 2019 sebesar Rp24,65 triliun dengan laba bersih yang perseroan mencapai…

Tokok Pakaian GAP (ist)

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:03 WIB

Enggak Kuat Merugi hingga Rp13,1 Triliun, GAP Inc Terpaksa Tutup Toko

Perusahaan fashion GAP Inc, pada Kamis (5/6/2020) melaporkan kerugian yang dialaminya hingga 43% dalam penjualan kuartal I 2020 yang mencapai Rp13,1 triliun. Kerugian besar yang dialam

Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (kiri) dan Direktur BCA Erwan Yuris. (Doc:BCA)

Jumat, 05 Juni 2020 - 21:12 WIB

Bikin Salut, Grup BCA Salurkan Donasi ke PERSI

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai institusi keuangan yang senantiasa di sisi masyarakat berkomitmen untuk terus mendukung berbagai tindakan penanganan COVID-19.