PPHI Sumbar Berharap Perda Wisata Halal Segera Diterbitkan

Oleh : Herry Barus | Kamis, 08 November 2018 - 16:45 WIB

Rumah Gadang Minang Sumatera Barat (Foto Ist)
Rumah Gadang Minang Sumatera Barat (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Padang- Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) Sumatera Barat (Sumbar) berharap peraturan daerah (perda) tentang wisata halal segera diterbitkan oleh pemerintah setempat sebagai payung hukum dalam pengembangan di Ranah Minang.

"Potensi wisata halal di Sumbar terbilang besar, apalagi sejak 2016 Kementerian Pariwisata menetapkan provinsi ini sebagai salah satu daerah tujuan wisata halal, agar pengelolaanya lebih optimal perlu ada payung hukum dalam bentuk peraturan daerah," kata Ketua PPHI Sumbar Havid Dt Rang Kayo Basa di Padang, Sumbar, Rabu (7/11/2018)

Ia menyampaikan hal itu dalam pemaparan kepada wartawan dalam rangka pengukuhan pengurus PPHI Sumbar yang akan digelar pada 14 November 2018.

Menurutnya pengembangan wisata halal di Sumbar memiliki potensi besar sejalan dengan falsafah adat yaitu "Adat Basandi Syara Syara Basandi Kitabullah" yang berarti adat berdasarkan syarak dan syara mengacu kepada Al Quran.

"Artinya jika potensi tersebut dikelola dengan baik tentu akan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Sumbar seperti dari Timur Tengah," kata dia.

Selain itu menurutnya wisata halal tidak hanya diperuntukan bagi muslim semata karena identik dengan bersih, higienis, sehingga dapat dinikmati semua kalangan.

Sejalan dengan itu Sekretaris PPHI Sumbar Meldian seperti dilansir Antara menyampaika salah satu pasar yang bisa dibidik dari wisata halal adalah turis dari Timur Tengah karena mereka punya kebiasaan liburan membawa keluarga dan dalam waktu lama.

 Namun harus diakui sarana yang dimiliki di Sumbar belum sepenuhnya memadai seperti kondisi toilet dan tempat shalat yang perlu ditingkatkan agar pengunjung nyaman, ujar dia.

Ia menilai kehadiran regulasi dalam bentuk perda akan mendukung kebijakan pariwisata halal.

Pada sisi lain PPHI juga melihat salah satu kendala pengembangan wisata halal adalah faktor sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan.

Ini harus dilakukan dengan sinergi semua pihak agar pengelola wisata bisa lebih ramah dalam melayani tamu, katanya.

"Tidak hanya itu sarana penunjang juga perlu ditambah mulai dari hotel syariah, restoran yang memiliki sertifikat halal, spa halal, hingga butik," ujar dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Noah

Jumat, 23 Agustus 2019 - 20:20 WIB

Dua Tahun Digarap, Noah Rilis Album 'Keterkaitan Keterikatan’

Ariel, Lukman, Uki, dan David melakukan serangkaian kegiatan yang diberi nama 7 Days in Paradise.

Fashion show di ajang Jakarta Youth Meet Up.(Ist)

Jumat, 23 Agustus 2019 - 20:08 WIB

Jakarta Youth Meet Up Wujudkan Inspirasi dan Selebrasi Anak Muda

Entusiasme anak muda terlihat dari banyaknya pengunjung yang terus berdatangan.

Mahasiswa Indonesia Berbagi Konsep Pengolahan Limbah Tekstil di Ajang SCG ASEAN Camp di Bangkok, Jumat (23/8).(Ist)

Jumat, 23 Agustus 2019 - 19:57 WIB

Mahasiswa Indonesia Berbagi Konsep Pengolahan Limbah Tekstil di Ajang SCG ASEAN Camp

Kontribusi SCG di bidang Pendidikan, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di negara tempatnya beroperasi.

KoinWorks berhasil memenangkan The Asian Banker Financial Innovation Showcase and Competition Indonesia 2019 untuk kategori Lending yang diumumkan Kamis, 22 Agustus 2019 di JW Marriott Hotel, Jakarta.(Ist)

Jumat, 23 Agustus 2019 - 19:44 WIB

KoinWorks Menangkan The Asian Banker Financial Innovation Showcase

Berhasil mengalahkan lima pesaing utama lainnya yang sebagian besar berasal dari industri fintech dan perbankan.

Riko Gunawan, Head of Commercial Products and Solution Acer Indonesia pada konferensi pers solusi Smart Water, Smart Power, Smart Lighting, dan Smart Agriculture sebagai solusi berteknologi Internet of Things (IoT) di Jakarta, Jumat (23/8).(Ist)

Jumat, 23 Agustus 2019 - 19:02 WIB

Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Biaya, Acer Perkenalkan Solusi IoT

Membantu perusahaan dan pelaku bisnis meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya melalui konektivitas antar perangkat.