Kredit Pintar Gandeng Komunitas Jendela Dukung Minat Baca Anak-Anak Sejak Dini

Oleh : Hariyanto | Selasa, 23 Oktober 2018 - 10:30 WIB

Kredit Pintar Gandeng Komunitas Jendela Dukung Minat Baca Anak-Anak Sejak Dini
Kredit Pintar Gandeng Komunitas Jendela Dukung Minat Baca Anak-Anak Sejak Dini

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kredit Pintar, perusahaan financial technology (fintech) peer-to-peer lending dengan sistem kecerdasan buatan (AI), kembali mengedukasi masyarakat Indonesia dalam mewujudkan perekonomian inklusif sesuai dengan program Bulan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pada kesempatan kali ini, Kredit Pintar berkolaborasi bersama Komunitas Jendela Jakarta, sebuah komunitas yang memiliki kepedulian di bidang pendidikan untuk masyarakat, khususnya untuk anak-anak. Kolaborasi ini menghadirkan program edukatif secara gratis dan membagikan buku kepada anak-anak yang dilakukan pada hari Sabtu, 20 Oktober 2018 di Perpustakaan Komunitas Jendela kawasan Manggarai, Jakarta. Kegiatan berkolaborasi dilakukan setiap bulan oleh Kredit Pintar dengan berbagai komunitas.

Pada kesempatan kolaborasi ini, Kredit Pintar berinisiatif memberikan pembekalan materi dasar dan pemberian buku seperti buku pelajaran, buku cerita, buku bergambar, komik, hingga buku pengetahuan umum lainnya yang diharapkan dapat memberikan manfaat kepada anak-anak. Aksi ini merupakan salah satu kontribusi Kredit Pintar dalam meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia dengan menumbuhkan minat baca sejak dini.

“Kami ingin turut menjadi pendorong pertumbuhan masyarakat di Indonesia untuk terciptanya kualitas hidup yang lebih baik. Melalui program ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia mengenai pentingnya membaca untuk membentuk karakteristik anak-anak cerdas sebagai penerus bangsa” kata Vice President dari Kredit Pintar, Boan Sianipar.

Berdasarkan data dari Perpustakaan Nasional tahun 2017, frekuensi membaca orang Indonesia rata-rata hanya tiga sampai empat kali per minggu. Sementara jumlah buku yang dibaca rata-rata hanya lima hingga sembilan buku per tahun.

“Sebagai perusahaan teknologi, penting bagi Kredit Pintar juga berperan dalam membantu menciptakan minat baca terhadap anak sejak dini. Melalui acara ini, kami berharap dapat menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia untuk bermodalkan informasi untuk dirinya sendiri agar dapat menggunakan teknologi digital secara bijaksana agar dapat membuka peluang ekonomi bagi Indonesia”, tambah Boan.

Sejalan dengan menjadi pendorong pertumbuhan masyarakat di Indonesia, Kredit Pintar juga mendukung terbukanya peluang ekonomi inklusif di Indonesia, dengan mengambil bagian dalam mensosialisasikan kepada semua masyarakat di berbagai kota di Indonesia mengenai fintech sebagai platform dalam mewujudkan ekonomi yang inklusif di Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Outlet baru Gulu Gulu Star

Rabu, 16 Oktober 2019 - 21:52 WIB

Sour Sally Group Buka Outlet Gulu Gulu Star di Central Park

Sour Sally Group membuka outlet baru dari Gulu Gulu Star dengan konsep yang lebih besar serta menghadirkan menu yang lebih variatif untuk memanjakan pelangganya. Kali ini Gulu Gulu memilih Central…

Sekretaris Jenderal PUPR Anita Firmanti dengan Vice Chairman China International Development Cooperation Agency (CIDCA) Deng Boqing

Rabu, 16 Oktober 2019 - 21:18 WIB

Pemerintah Gandeng Tiongkok Garap Bendungan di Sulawesi dan Kalimantan

Penandatanganan Exchange of Letter ini merupakan tanda dimulainya kegiatan Engineering Services persiapan pembangunan Bendungan Pelosika di Sulawesi Tenggara dengan dana hibah dari Pemerintah…

Amato Rudolph Kembali Cetak Double Winner di ISSOM 2019

Rabu, 16 Oktober 2019 - 20:00 WIB

Amato Rudolph Kembali Cetak Double Winner di ISSOM 2019

Pembalap Amato belia Amato Rudolph mencetak double winner putaran 5 ISSOM 2019 di Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat Minggu (13/10/2019). Catatan double winner Amato Rudolph, ini…

Kasubdit BUMD Bidang Lembaga Keuangan dan Aneka Usaha Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Bambang Arianto

Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:11 WIB

BUMD Dituntut Untuk Siap Dalam Menghadapi Era Industri 4.0

Dalam menghadapi tantangan di era industri 4.0, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dituntut untuk siap dalam menghadapi berbagai perubahan supaya dapat bersaing dalam dunia usaha yang semakin menggeliat…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:10 WIB

Pacu Investasi dan Ekspor, Kemenperin Bakal Hapus 18 Regulasi

Kementerian Perindustrian akan menghapus 18 regulasi demi mengantisipasi berlanjutnya perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang diprediksi berdampak pada terjadinya resesi global.…