Harga CPO dan TBS di Jambi Turun

Oleh : Herry Barus | Minggu, 07 Oktober 2018 - 14:51 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jambi- Harga minyak sawit mentah (CPO) dan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi pada periode 5-11 Oktober 2018, turun dibandingkan periode sebelumnya, sedang harga inti sawit mengalami kenaikkan.

"Hasil tim perumus, untuk harga CPO pada periode kali ini turun Rp108 yakni dari Rp6.360 menjadi Rp6.252/kg, sedangkan TBS turun tipis Rp13 yakni dari Rp1.129 menjadi Rp1.116/kg," kata Pejabat Penetapan Harga TBS Sawit Provinsi Jambi, Putri Rainun, di Jambi, Sabtu (6/10/2018)

Untuk harga inti sawit yang ditetapkan oleh tim perumus pada periode kali ini terjadi kenaikkan sebesar Rp92 dari Rp4.483 menjadi Rp4.923/kg.

Harga CPO dan TBS sawit sebelumnya sempat berfluktuasi berdasarkan keputusan dari kesepakatan tim perumus harga CPO di Jambi bersama para petani, perusahaan perkebunan sawit, serta pihak terkait.

Berikut selengkapnya, harga TBS usia tanam tiga tahun yang ditetapkan untuk periode kali ini adalah Rp1.116/kg, usia tanam empat tahun Rp1.192/kg, usia tanam lima tahun Rp1.246/kg, usia tanam enam tahun Rp1.298/kg dan usia tanam tujuh tahun Rp1.331/kg.

Usia tanam delapan tahun senilai Rp1.360/kg,  usia tanam sembilan tahun Rp1.386/kg, usia tanam 10 -20 tahun Rp1.429/kg, usia 21-24tahun Rp1.387/kg dan di atas 25 tahun Rp1.338/kg.

Penetapan harga CPO, TBS, dan inti sawit merupakan kesepakatan tim perumus dalam satu rapat dihadiri para pengusaha, koperasi, dan kelompok tani sawit setempat.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 14:30 WIB

Asaki Desak Pemerintah Terapkan Safeguard dan Pembatasan Kouta Impor Keramik Asal India dan Vietnam

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengatakan, saat ini impor produk keramik dari India dan Vietnam angkanya sudah sangat mengkhawatirkan.

Sekjen Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat memberikan penghargaan industri hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 13:02 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp 3,49 Triliun

Berdasarkan data self asessment industri tahun 2018, dapat dihitung penghematan energi sebesar Rp 3,49 triliun dan penghematan air sebesar Rp 228,9 miliar.

(kiri) Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar

Senin, 16 Desember 2019 - 12:45 WIB

BRI Syariah Tingkatkan Potensi Bisnis Muhammadiyah

Jakarta--- BRIsyariah menandatangani nota kesepahaman bersama PP Muhammadiyah pada 16 Desember 2019. Penandatanganan tersebut dilakukan di Jakarta. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur…

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Senin, 16 Desember 2019 - 11:34 WIB

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Sebagai bagian dari kemitraan ini, Bluebird Group akan mendapatkan harga khusus untuk sejumlah tipe smartphone Nokia guna memastikan para pengemudi mendapatkan teknologi yang mereka perlukan…

Toni EB Subari, Direktur Utama Mandiri Syariah bersama Muhammadiyah

Senin, 16 Desember 2019 - 10:56 WIB

Mandiri Syariah Salurkan Pembiayaan Senilai Rp1,5 Triliun ke Muhammadiyah

Jakarta-PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) perkuat kerja sama dengan Muhammadiyah melalui penyediaan fasilitas pembiayaan senilai total Rp1,5 triliun.