Urbanisasi Berdampak Positif Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Oleh : Herry Barus | Jumat, 21 September 2018 - 09:00 WIB

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: IST)
Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan urbanisasi bisa berdampak positif bagi ekonomi apabila dikelola dengan baik.

"Urbanisasi itu punya dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kalau kita Tangani dengan benar. Salah satunya pertama dengan melengkapi pelayanan dasar, kedua infrastruktur dasar, sanitasi, air minum, perumahan, dan ketiga kita bereskan transportasi publik," ujar Bambang di Jakarta, Kamis (20/9/2018)

Pada 2045, Indonesia akan mengalami pertumbuhan penduduk yang besar di mana jumlah penduduk diproyeksikan sekitar 318,9 juta orang di mana dengan 67,1 persen orang tinggal di daerah perkotaan.

Menurut Bambang, potensi tersebut harus dimanfaatkan sebab urbanisasi yang dikelola dengan buruk dapat mengarah ke urbanisasi tanpa pertumbuhan.

"Kita lakukan urbanisasi dengan ketiga kegiatan utama tadi, maka kita bisa mendapatkan manfaat lebih dari adanya urbanisasi terhadap pertumbuhan," ujar Bambang.

Pada 2045, jumlah penduduk diprediksi bertambah sebanyak 63,4 juta jiwa atau 24,7 persen dibandingkan pada 2015. Jumlah tersebut hampir dua kali dari populasi Malaysia saat ini dan tiga kali dari Australia. Pada 2045, angkatan kerja juga diproyeksikan mencapai 206 juta dan penduduk usia lanjut, yang berusia 60 tahun ke atas, menjadi 44,9 juta.

Kendati demikian, pertumbuhan dan distribusi populasi penduduk Indonesia tidak seimbang. Sebagian besar penduduk yaitu 59 persen yang tinggal di Jawa dan 21 persen di Sumatera, membuat 80 persen populasi tinggal di bagian barat Indonesia.

Pulau Jawa telah menjadi pulau yang paling padat penduduknya dengan lebih banyak wilayah metropolitan dibandingkan dengan pulau-pulau lainnya.

 Menurut Bambang, penting bagi Indonesia untuk menyebarkan pertumbuhan dari Jawa ke pulau-pulau besar lainnya, untuk menyeimbangkan dan mengurangi ketidaksetaraan antar daerah. Oleh karena itu, wilayah metropolitan baru direncanakan untuk dikembangkan di luar Jawa.

Wilayah metropolitan penting bagi Indonesia di mana aglomerasi kegiatan ekonomi di daerah perkotaan mendorong pertumbuhan ekonomi. Pada 2015, kontribusi wilayah metropolitan lebih dari sepertiga dari PDB nasional.

Urbanisasi yang cepat di Indonesia selama 1996 hingga 2016 memang diikuti oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi tidak sekuat di China dan di negara-negara Asia Timur dan Pasifik (EAP) lainnya.

 Untuk setiap satu persen peningkatan dalam bagian populasi perkotaan di China dan negara-negara EAP, pendapatan per kapita tumbuh masing-masing sebesar 3 persen dan 2,7 persen per tahun. Sementara untuk Indonesia, pertumbuhan hanya sebesar 1,4 persen per tahun. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi (kemeja putih) didampingi Direktur BTN, Budi Satria (kanan), sedang berbincang-bincang dengan calon konsumen KPR BTN ketika sedang melakukan akad kredit di Medan, Sumatera Utara, Senin (22/04/2019).

Selasa, 23 April 2019 - 01:35 WIB

Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal untuk 8.500 Unit Rumah Bernilai Rp1 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menggelar akad massal untuk 8.500 unit rumah yang digelar secara serentak di seluruh kantor cabang perseroan dengan total nilai mencapai lebih…

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Senin, 22 April 2019 - 21:01 WIB

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Presiden Jordan Medical Aid For Palestinians (MAP), Prince El Hassan Bin Talal, meresmikan klinik bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk pengungsi Palestina di Yordania. “Klinik…

Traveloka Epic Sale 2019

Senin, 22 April 2019 - 20:46 WIB

Mudahkan Pengguna Wujudkan Impian Liburan Hari Raya, Traveloka Hadirkan EPIC Sale 2019

Para pengguna Traveloka sebentar lagi akan dapat menikmati potongan harga terbatas yang luar biasa melalui program khusus Traveloka Epic Sale. Program yang akan berlangsung pada tanggal 24-27…

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:30 WIB

Capres Prabowo Sakit, Tak Bisa Bertemu Utusan Capres Jokowi

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menyebutkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bisa bertemu…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Industri 5,4 Persen, Ini Program Strategis Menperin

Kementerian Perindustrian terus berupaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) kompeten terutama yang siap menghadapi era industri 4.0.