Perkuat Devisa, Holding Industri Pertambangan Targetkan Ekspor Hingga US$ 2,51 Miliar di Tahun 2018

Oleh : Hariyanto | Kamis, 13 September 2018 - 09:30 WIB

Inalum Asahan. (Foto: IST)
Inalum Asahan. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Guna menopang nilai rupiah dan memperkuat cadangan devisa, Holding Industri Pertambangan PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) akan meningkatkan ekspor komoditas pertambangan dan produk hilirisasinya. 

Tahun ini, INALUM memproyeksikan penjualan ekspor mineral, batubara dan produk hilirisasinya sebesar US$ 2,51 miliar, atau meningkat sebesar 33% dibanding realisasi 2017 sebesar US$ 1,89 miliar. Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh kinerja ekspor PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM).

Dari Januari hingga Agustus 2018, Holding Industri Pertambangan mencatat pertumbuhan nilai ekspor sebesar US$ 1,57 miliar atau 83% dari pencapaian akhir tahun lalu sebesar US$ 1,89 miliar. 

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menuturkan, di industri tambang, Indonesia memiliki daya saing yang sangat baik di dunia. Dengan mendorong hilirisasi di sektor mineral tambang harapan ke depannya akan memberikan keuntungan lebih bagi negara melalui ekspor produk akhir tambang.

“Kita punya sumber daya alam atau bahan baku. Pada akhirnya akan sangat menguntungkan nilai ekspor kita.” tutur Menteri Rini melalui keterangan pers yang diterima, Rabu (13/9/2018).

Peningkatan ekspor batubara PTBA diproyeksi mencapai US$ 829 juta tahun ini dengan mengekspor 12,1 juta ton batubara atau naik 44,6% dibanding tahun 2017. Ekspor batubara PTBA terutama dikapalkan ke negara-negara Asia seperti Tiongkok, India, Thailand, Hong Kong, dan Kamboja.

Hal yang sama juga dialami oleh ANTAM yang memproyeksikan peningkatan ekspor 66%, senilai US$ 1,04 miliar di tahun 2018 dibanding US$ 630 juta ditahun sebelumnya. Proyeksi ekspor ANTAM tahun ini terdiri dari 25 kilo ton nikel dalam feronikel, 4.05 juta wet metric ton bijih nikel, 1.25 juta wet metric ton bijih bauksit dan 12 ton emas.

Ekspor ANTAM terutama dikirimkan ke negara-negara Korea Selatan, Eropa, India, Taiwan, Jepang, Singapura, Hong Kong, dan Tiongkok.

PT Timah Tbk juga turut menyumbang devisa yang diproyeksi senilai US$ 563 juta dengan mengekspor 28 kilo ton timah ke pasar Amerika Serikat serta negara-negara di Asia, Afrika dan Eropa.

Sementara, ekspor aluminium ingot INALUM tahun ini diproyeksikan mencapai 40 kilo ton, senilai US$ 79 juta dengan tujuan ekspor ke negara-negara Jepang, Swiss, Singapura, Inggris, Australia, Korea Selatan, Hong Kong, Malaysia, dan Belanda.

Direktur Utama INALUM Budi G. Sadikin mengatakan, sudah menjadi komitmen Holding Industri Pertambangan untuk meningkatkan kinerja ekspor, meningkatkan arus masuk dolar dan memperkuat cadangan devisa negara. 

"Devisa hasil ekspor kami seluruhnya ditempatkan di perbankan dalam negeri. Membaiknya kinerja ekspor ini sesuai dengan mandat pembentukan Holding Industri Pertambangan untuk menjadi perusahaan kelas dunia," kata Budi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi (kemeja putih) didampingi Direktur BTN, Budi Satria (kanan), sedang berbincang-bincang dengan calon konsumen KPR BTN ketika sedang melakukan akad kredit di Medan, Sumatera Utara, Senin (22/04/2019).

Selasa, 23 April 2019 - 01:35 WIB

Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal untuk 8.500 Unit Rumah Bernilai Rp1 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menggelar akad massal untuk 8.500 unit rumah yang digelar secara serentak di seluruh kantor cabang perseroan dengan total nilai mencapai lebih…

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Senin, 22 April 2019 - 21:01 WIB

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Presiden Jordan Medical Aid For Palestinians (MAP), Prince El Hassan Bin Talal, meresmikan klinik bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk pengungsi Palestina di Yordania. “Klinik…

Traveloka Epic Sale 2019

Senin, 22 April 2019 - 20:46 WIB

Mudahkan Pengguna Wujudkan Impian Liburan Hari Raya, Traveloka Hadirkan EPIC Sale 2019

Para pengguna Traveloka sebentar lagi akan dapat menikmati potongan harga terbatas yang luar biasa melalui program khusus Traveloka Epic Sale. Program yang akan berlangsung pada tanggal 24-27…

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:30 WIB

Capres Prabowo Sakit, Tak Bisa Bertemu Utusan Capres Jokowi

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menyebutkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bisa bertemu…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Industri 5,4 Persen, Ini Program Strategis Menperin

Kementerian Perindustrian terus berupaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) kompeten terutama yang siap menghadapi era industri 4.0.