INDUSTRY.co.id - Branti- Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury meresmikan pelayanan penerbangan rute Lampung-Bandung di Bandara Raden Inten II, Lampung Selatan, Jumat (31/8/2018)
Penerbangan Lampung-Bandung (pergi-pulang) dilayani dengan menggunakan pesawat ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang. "Hari ini, kita telah melakukan inagurasi penerbangan rute baru Lampung-Bandung, yang beroperasi sebanyak tiga kali seminggu," kata Pahala.
Ia menyebutkan, penerbangan Lampung menuju Bandung berangkat pukul 08.10 WIB, kemudian penerbangan dari Bandung menuju Lampung akan diberangkatkan di hari yang sama pukul 09.50 WIB dan tiba di Lampung pada pukul 11.00 WIB yang kemudian akan langsung melanjutkan penerbangan ke Palembang pada pukul 13.10 WIB.
Penerbangan dari Lampung menuju Palembang, katanya, yang semula satu kali per hari, saat ini bertambah menjadi dua kali sehari, shingga total penerbangan Lampung-Palembang menjadi 10 kali per minggu. "Kami juga membuka rute baru Palembang menuju Padang (pergi-pulang)," katanya.
Pahala menjelaskan layanan penerbangan maskapai Garuda Indonesia dari Lampung ke berbagai tempat atau sebaliknya menjadi 42 kali terbang seminggu atau enam kali per hari, sehingga totalnya ada 55 kali penerbangan.
Ia menjelaskan penambahan penerbangan tersebut untuk meningkatkan konektivitas dan layanan penerbangan serta turut pula mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan potensi pariwisata nasional sekaligus menunjang pertumbuhan iklim investasi nasional melalui akses konektivitas yang nyaman bagi kalangan pebisnis dan pelaku sektor industri nasional.
Di sisi lain, pihaknya juga memperkenalkan kelas tiket (sub kelas) pesawat baru bernama "eco basic", berlaku untuk rute penerbangan yang dilayani menggunakan pesawat ATR 72-600 dan Bombardier CRJ 100 di 24 rute.
"Kami telah memperkenalkan layanan eco basic sejak dua bulan lalu, dengan harga yang lebih terjangkau," ujarnya, seperti dilansir Antara.
Pahala mengatakan persepsi masyarakat terhadap layanan Garuda Indonesia selama ini cukup baik, namun di sisi harga tiketnya cukup mahal.
Karena itu, Garuda memperkenalkan layanan eco basic agar persepsi masyarakat tentang harga tiket mahal bisa berkurang.
Pahala mengatakan dengan layanan eco basic, volume konsumen yang menggunakan layanan Garuda akan lebih banyak lagi.
"Dengan layanan eco basic itu, masyarakat Lampung yang akan bertemu rekan bisnis atau bertemu sanak keluarga di Bandung akan lebih sering lagi, termasuk juga mahasiswa yang kuliah di Bandung," tambahnya.
Saat ini Garuda Indonesia melalui hubungan penerbangan Sumatera telah mengoperasikan sedikitnya 500 penerbangan setiap minggunya yang terhubung langsung dengan berbagai sektor penerbangan Indonesia di regional Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga intra Papua.