INDUSTRY.co.id - Yogyakarta- Data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa volume transaksi industri perdagangan berjangka komoditi (PBK) di Indonesia tumbuh 30,15 persen pada semester 1-2018 dibanding periode yang sama 2017.

Advertisement

Data itu disampaikan Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), Stephanus Paulus Lumintang pada peresmian pembukaan Kantor Cabang PT Rifan Financindo Berjangka (RFB), perusahaan pialang berjangka bidang perdagangan PBK di Malioboro City, Yogyakarta, Senin(7/8/2018)

Stephanus mengatakan, peningkatan volume transaksi industri PBK pada 2016 sebesar 6,40 persen, kemudan 0,48 persen pada 2017, selanjutnya pada semester 1/2018 tumbuh 30,15 persen dibanding periode yant sama pada tahun sebelumnya.

Advertisement

"Industri PBK sedang berkembang seiring dengan peningkatan volume transaksi baik bilatera maupun multilateral. Kepercayaan masyarakat serta minat pelaku usaha terhadap PBK juga mulai meningkat," katanya.

Sementara itu, Chief Business Officer (CBO) PT RFB Teddy Prasetya, seperti dilansir Antara mengatakan, sepanjang semester pertama 2018, perusahaannya membukukan kinerja cemerlang. Secara nasional pertumbuhan jumlah nasabah baru RFB meningkat 27,16 persen atau bertambah 1.311 nasabah sehingga saat ini jumlah nasabah lebih dari 10.000.

Advertisement

"Dari data volume transaksi RFB hingga akhir Juni 2018 mencapai 615.513 lot, naik sebesar 148,86 persen dibandingkan posisi yang sama pada 2017 yang sebesar 247.332 lot," katanya.

Sementara itu transaksi produk bilateral atau sistem perdagangan alternatif (SPA) masih memberikan kontribusi lebih besar yaitu 434.957 lot dibandingkan produk multilateral sebesar 180.556 lot.

Advertisement

Namun secara pertumbuhan, transaksi multilateral mengalami peningkatan tajam sebesar 585,07 persen dari semester pertama tahun sebelumnya 26.365 lot. Sedangkan transaksi bilateral naik 96,83 persen dari 220.976 lot di tahun 2017 pada periode yang sama.

 "Dengan pencapaian ini RFB berhasil menempati posisi sebagai perusahaan Pialang Berjangka Terbaik di urutan pertama dalam Top 5 Pialang Berjangka menurut Bursa Berjangka Jakarta," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Fajar Wibhiyadi mengatakan dengan adanya Kantor Cabang RFB di Yogyakarta ini akan semakin banyak masyarakat yang lebih memahami transaksi di PBK melalui pialang resmi.

"Kehadiran PT RFB di Yogyakarta diharap bisa bermanfaat bagi perusahaan pialang untuk mendapatkan nasabah yang berinvestasi di PBK. Perusahaan juga harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait industri PBK sehingga memberi citra positif tentang investasi di perdagangan berjangka komoditi," katanya