Produksi 480 Ribu Ton, KNSS Ditargetkan Penuhi Bahan Baku Otomotif

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 07 Agustus 2018 - 11:29 WIB

Menperin konfrensi pers di pabrik baja KS Cilegon - foto Fok Kemenperin
Menperin konfrensi pers di pabrik baja KS Cilegon - foto Fok Kemenperin

INDUSTRY.co.id,Jakarta - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) berharap dengan beroperasinya pabrik PT Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS) bisa menjadi subtitusi terhadap impor produk kebutuhan industri otomotif. Asal tahu saja KNSS merupakan perusahaan joint venture antara KRAS dengan Nippon Steel & Sumitomo Metal Corporation Group.

KNSS sendiri memproduksi cold-rolled annealed steel, hot-dip galvanized steel dan galvanealed dengan kapasitas produksi 480.000 metrik ton per tahun.

Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, Direktur Utama KRAS menyampaikan bahwa dengan beroperasi secara komersial pabrik KNSS bisa menekan impor produksi untuk kebutuhan industri otomotif. Oleh karena itu, dirinya berharap industri otomotif domestik bisa menyerap produksi KNSS.

"Kami berharap pada industri otomotif dari Jepang yang sudah puluhan tahun beroperasi di Indonesia untuk bersedia menggunakan produk KNSS," ujarnya, Selasa (7/8).

Saat ini untuk memenuhi kebutuhan produksi, produsen otomotif lokal masih mengandalkan impor. Adanya KNSS menurutnya menjadi solusi untuk kebutuhan industri otomotif, khususnya produsen mobil asal Jepang yang beroperasi di Indonesia.

"Dengan komersialnya KNSS itu akan mengurangi ketergantungan impor, dengan ini juga bisa memberikan profit bagi industri otomotif," lanjutnya.

Saat ini, dirinya mengatakan perusahaan fokus untuk mengembangkan perusahaan untuk mencapai kinerja yang baik. Dirinya menyatakan bahwa pabrik ini akan memenuhi kebutuhan pasar domestik ke depannya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Budi Hikmat, Kepala Makro Ekonomi dan Direktur Strategi Investasi PT Bahana TCW Investment Management,

Selasa, 21 Mei 2019 - 11:00 WIB

Lonjakan Defisit Neraca Dagang Tuntut Reformasi Struktural

Kabar kurang menggembirakan kembali mengejutkan pasar finansial Indonesia pada pertengahan Mei ini. Tak hanya polemik perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok semakin panas, investor…

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, PhD dan Kepala Karantina dan Keamanan Pangan Sarawak, Gasing Anak Nyalu

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:53 WIB

Kementan Capai Kesepakatan bersama Otoritas Serawak Terkait Ekspor

Kuching - Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) jajaki harmonisasi aturan perkarantinaan Indonesia - Sarawak, Malaysia terkait lalu lintas komoditas pertanian di…

Perusahaan pembiayaan Federal International Finance (FIFGROUP) meresmikan Reading Corner di 5 SMK unggulan di 5 kota di Indonesia, Senin (20/5/2019)

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:39 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM, FIF Group Resmikan Reading Corner di Lima Kota

Perusahaan pembiayaan Federal International Finance (FIFGROUP) meresmikan Reading Corner di 5 SMK unggulan di 5 kota di Indonesia, Senin (20/5/2019) kemarin.

Perakitan perangkat Xiaomi

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:34 WIB

Xiaomi Pastikan Produksi Lancar Menjelang Momentum Lebaran

Berkomitmen untuk memenuhi tingginya permintaan konsumen di bulan Ramadan, Xiaomi berfokus pada kelancaran proses produksi dan distribusi.

Ilustrasi e-money. (Foto: Istimewa)

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:20 WIB

Ini Dia 100 Titik Layanan Top Up E-money bagi Pemudik

Bank Indonesia (BI) berkoordinasi dengan perbankan nasional dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menyediakan lebih dari 100 layanan mobile top up e-money (uang elektronik) di sejumlah titik peristirahatan…