INDUSTRY.co.id - Nusa Dua - Konferensi berskala internasional berkenaan dengan pengelasan dan aktivitas terkait, The 71 International Institute of Welding Annual Assembly & International Conference 2018 (IIW 2018) telah usai digelar. 

Advertisement

Kegiatan tahunan IIW ini mempertemukan para profesional pengelasan; baik praktisi, peneliti maupun pembuat standard internasional dan pelaku industri pengelasan di seluruh dunia. 

Sebanyak 47 negara berkumpul di Bali untuk membahas berbagai aspek pengelasan dan aktivitas terkait, termasuk strategi menghadapi tantangan global di masa mendatang.

Advertisement

Salah satu poin penting yang dihasilkan dari kegiatan IIW Forum 2018 adalah kesepakatan para anggota IIW untuk membuka akses dan peluang berkarya sebagai welding professional di seluruh dunia, khususnya di 47 negara anggota IIW.

Ditekankan bahwa memiliki kualifikasi dan sertifikasi internasional merupakan salah satu kriteria penting untuk berkarya dan bersaing di dunia global. Sejak tahun 2000, IIW telah membuat skema kualifikasi dan sertifikasi untuk profesional pengelasan yang secara berkelanjutan direvisi dan diperbaharui, menyesuaikan dengan kemajuan teknologi terkini dan kebutuhan dunia industri.

Advertisement

Melalui skema ini, diharapkan lembaga-lembaga pelatihan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan dan keahlian sebagaimana yang dunia industri butuhkan. Asosiasi Pengelasan Indonesia (API) telah mendapatkan akreditasi untuk menerapkan skema IIW ini sejak dari tahun 2010.

“Sertifikasi akan memudahkan welder Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan di mancanegara karena sertifikasi tersebut menjadi bukti kemampuan dari welder tersebut. Kita memiliki banyak tenaga handal yang bila diarahkan dengan benar akan menjadi tenaga ahli yang bisa mengharumkan nama bangsa di industri pengelasan dunia,” presiden API, Achdiat Atmawinata.

Advertisement

Perkembangan teknologi yang demikian pesat serta berbagai inovasi yang menyertai perkembangan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para pengelas. Untuk itu, mereka dituntut untuk selalu mengikuti berbagai perkembangan yang ada. Sertifikasi merupakan salah satu cara untuk menjamin bahwa kualitas tenaga pengelas sejalan dengan perkembangan teknologi.

Melalui sertifikasi internasional, standardisasi kemampuan para profesional pengelasan semakin jelas dan terarah serta adaptif dengan perkembangan teknologi.