PHRI Sulut Berharap Restoran dan Rumah Makan di Manado disertfikasi

Oleh : Chodijah Febriyani | Jumat, 27 Juli 2018 - 13:15 WIB

Nasi Kuning Saroja, Kuliner Khas Manado, Sulawesi Utara (Istimewa)
Nasi Kuning Saroja, Kuliner Khas Manado, Sulawesi Utara (Istimewa)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Selain wisata, Manado juga mempunyai kuliner yang melezatkan dan juga terkenal kuliner khasnya yang pedas. Banyak para pelaku industri wisata yang memanfaatkan dengan membuka usaha kuliner. Oleh karena itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Sulawesi Utara, Jhony Lieke berharap Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPPOM) Manado untuk melakukan sertifikasi terhadap usaha kuliner di daerah tersebut.

"Harus demikian sehingga memberikan rasa aman, dan sehat ketika dikonsumsi tidak hanya warga lokal tetapi juga wisatawan," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Sulawesi Utara, Jhony Lieke, dikutip dari antara.

Sertifikasi yang dilakukan BBPOM Manado, dalam rangka memastikan pangan yang dikonsumsi bebas bahan berbahaya dan sehat ketika dikelola.

"Upaya ini hendaknya terus dikampanyekan, disosialisasikan, termasuk mensertifikasi semua rumah makan dan restoran di sekitar tempat tujuan wisatawan yang belum disertifikasi," tambahnya.

Alasannya, sebut dia belum semua rumah makan atau restoran layak dari sisi kesehatan dalam mengolah ataupun mengemasnya, bahkan ada yang diduga menggunakan bahan berbahaya untuk mengawetkan makanan.

"Harus diingatkan bahwa menggunakan atau mencampurkan bahan berbahaya akan berdampak buruk bagi kesehatan warga yang mengkonsumsinya," ujarnya.

Sertifikasi sekaligus memberikan label atau stiker bagi rumah makan yang tidak menggunakan bahan berbahaya dan sehat pengolahannya, akan memberikan dampak positif menunjang industri pariwisata.

Apalagi, provinsi berpenduduk lebih dari 2,5 juta jiwa itu telah menjadi salah satu destinasi wisatawan dalam dan luar negeri.

Dampak derasnya kunjungan wisatawan, lanjut dia, setiap hari ada turis yang mengunjungi destinasi wisata yang tersebar di 15 kabupaten dan kota.

"Pangan aman dan sehat akan mendukung industri pariwisata, mereka (wisatawan) datang ke sini pasti akan mencicipi makanan khas sehingga keamanan dan kesehatan pangan harus dijamin," terangnya.

BBPOM Manado baru-baru ini memasang label "Pang Barasa" di Kota Manado di empat titik kawasan kuliner yaitu Bahu Mall, Manado Town Square, Wakeke dan Tikala Baru.

Empat daerah ditetapkan sebagai lokus gerakan labelisasi ini yaitu Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon dan Kota Kotamobagu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat memberikan bingkisan lebaran untuk pegawai lingkungan Kemenperin

Kamis, 23 Mei 2019 - 16:50 WIB

Menperin Berikan 1.150 Bingkisan Lebaran untuk Pegawai Lingkungan Kemenperin

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyerahkan secara simbolis bingkisan Lebaran dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Perindustrian kepada pegawai golongan I dan II, tenaga honorer,…

BGR Logistics Gandeng Sejumlah BUMN Kembangkan Smart Warehouse Hemat Energi

Kamis, 23 Mei 2019 - 16:11 WIB

BGR Logistics Gandeng Sejumlah BUMN Kembangkan Smart Warehouse Hemat Energi di Medan

Sejumlah BUMN dan anak usaha BUMN yang akan bekerjasama dengan BGR Logistics yakni PT Nindya Karya (Persero), PT Indra Karya (Persero), PT Virama Karya (Persero), PT Industri Nuklir Indonesia…

Penampakan Booth Suzuki di PRJ

Kamis, 23 Mei 2019 - 15:45 WIB

Usung Tema 100% Buat Indonesia, Suzuki Turut Ramaikan Jakarta Fair 2019

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta ke-492, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), agen pemegang merk Suzuki di Indonesia turut berpartisipasi pada acara tahunan Jakarta Fair Kemayoran…

Samsung Smart Learning Class

Kamis, 23 Mei 2019 - 15:19 WIB

Samsung dan IGI Makassar Perluas Manfaat Samsung Smart Learning Class Menjadi Paperless School

PT Samsung Electronics Indonesia terus berkontribusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia, salah satunya melalui implementasi program Corporate Citizenship pada bidang pendidikan.…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Kamis, 23 Mei 2019 - 15:15 WIB

Industri Manufaktur Sumbang Signifikan ke PMDN dan PMA

Kementerian Perindustrian terus berupaya mendorong realisiasi dari komitmen para investor sektor industri yang telah menyatakan minatnya untuk menanamkan modal di Indonesia.