INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 0,27% atau 16 poin ke posisi 5.931 pada akhir perdagangan Selasa (24/07/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan pada satu hari sebelumnya di level 5.915.

Advertisement

Penguatan indeks pada perdagangan hari ini ditopang oleh kenaikan harga 212 saham. Di samping itu, ada 162 saham turun harga, 146 saham stagnan dan 130 saham tidak ditransaksikan sama sekali. IHSG pada hari ini bergerak pada kisaran 5.925-5.945.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp6,67 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp5,09 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp1,58 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp2,94 juta.

Advertisement

Adapun total volume transaksi hari ini tercatat sebanyak 104,13 juta lot saham, hasil dari 366.757 kali transaksi. Investor asing membukukan pembelian saham bersih bernilai Rp288,35 miliar dengan volume pembelian bersih sebanyak 251.994 lot saham.

Sebanyak lima dari sembilan indeks sektoral BEI pada perdagangan hari ini menguat. Indeks sektor industri dasar mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 1,23% atau 9,3 poin ke posisi 780. Kemudian diikuti oleh indeks sektor properti dan indeks sektor keuangan yang masing-masing meningkat 0,64% dan 0,55%.

Advertisement

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah BUMI yang harganya naik 7,96% atau Rp18 menjadi Rp244 per unit, INDY yang harganya terangkat 6,07% atau Rp190 menjadi Rp3.320 per unit dan INTP yang harganya meningkat 6,02% atau Rp825 menjadi Rp14.525 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah SSMS yang harganya susut 3,4% atau Rp45 menjadi Rp1.280 per unit, SCMA yang harganya tergerus 3,3% atau Rp70 menjadi Rp2.050 per unit dan PTBA yang harganya terpangkas 1,62% atau Rp70 menjadi Rp4.240 per unit. (Abraham Sihombing)

Advertisement