ICDX Minta Pemerintah Serius Tangani Meregulasi Broker Dari Situs Ilegal

Oleh : Hariyanto | Kamis, 19 Juli 2018 - 15:50 WIB

Direktur Utama ICDX, Lamon Rutten (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Direktur Utama ICDX, Lamon Rutten (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX) meminta pemerintah secara ketat dan lebih serius memberikan regulasi terhadap keberdaan broker yang memediasi transaksi bursa berjangka melalui situs-situs online ilegal.

Direktur Utama ICDX Lamon Rutten mengungkapkan, Pemerintah Indonesia harus segera mengatur perdagangan bursa komoditas untuk mengurangi kerugian investor akibat memanfaatkan transaksi melalui situs online yang ilegal tersebut.

"Kami perkirakan ada lebih dari 100 website ilegal yang digunakan broker untuk menarik nasabah dalam bertransaksi di bursa berjangka," ungkap Lamon di Jakarta, Kamis (19/7/2018).

Lamon menegaskan, regulasi yang kuat dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti) akan menciptakan bursa komoditas yang efisien dan transparan.  "Tetapi, pemerintah harus siap aksi menjalankan regulasi itu," tegasnya.

Menurut Lamon, tanpa adanya transparansi dan efisiensi akan memicu investor berpindah-pindah pasar (situs bursa berjangka).  "Jadi, pemerintah harus tegas dan jelas meregulasi bursa berjangka, agar ada kepercayaan di pasar. Sekarang regulasi di Indonesia belum optimal," tuturnya.

Ia berharap, investor bursa berjangka masuk ke ICDX yang lebih transparan dan efisien. "Kami akan membawa investor-investor itu ke ICDX. Kami juga bersama pemerintah akan melakukan edukasi dan sosialisasi kepada mereka. Komoditas kami yang paling aktif adalah timah, ada juga gold, minyak bumi, CPO serta forex," tandasnya. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dolar Singapore (Foto/Rizki Meirino)

Selasa, 07 April 2020 - 17:17 WIB

Cadangan Devisa Tergerus Akhir Maret 2020

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2020 tercatat sebesar 121,0 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir Februari 2020 sebesar 130,4 miliar dolar AS.

IPC Salurkan Dana untuk Bantu Tanggulangi Pandemi Covid-19

Selasa, 07 April 2020 - 17:00 WIB

IPC Salurkan Dana untuk Bantu Tanggulangi Pandemi Covid-19

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC memberikan bantuan dana untuk membantu penanggulangan pandemi Corona (Covid-19). Bantuan senilai Rp. 400 juta diserahkan kepada Yayasan BUMN Hadir untuk…

Komunitas Plastik untuk Kebaikan Sumbang Sembako untuk Pemuluang

Selasa, 07 April 2020 - 16:55 WIB

#Komunitas Plastik untuk Kebaikan Sumbang Sembako untuk Pemulung

Salah satu kelompok rentan yang sangat terpengaruh oleh wabah pandemi covid 19 adalah pemulung dan petugas kebersihan. Bukan saja karena penghasilan mereka merosot tajam sebagai akibat kebijakan…

Ojek online sedang mengambil pesanan costumer

Selasa, 07 April 2020 - 16:00 WIB

Masyarakat Antusias Belanja Online di TTIC Kementan

Antrian panjang terlihat dari pintu masuk Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pengunjung yang didominasi oleh driver Gojek ini bergantian masuk ke dalam pasar…

Gerakan 15.000 Masker, ASDP Berdayakan UMKM Lokal Sekitar Pelabuhan di Seluruh Indonesia

Selasa, 07 April 2020 - 16:00 WIB

Gerakan 15.000 Masker, ASDP Berdayakan UMKM Lokal Sekitar Pelabuhan di Seluruh Indonesia

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menggelar secara serentak program Gerakan 15.000 Masker Kain dengan memberdayakan Ikatan Istri Karyawan ASDP (IIKA) dan UMKM penjahit lokal di lingkungan seluruh…