INDUSTRY.co.id -Jakarta - Diperkirakan IHSG akan melanjutkan penguatannya dengan rentan pergerakan 5716-5895. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya AKRA, ANTM, ASRI, BBRI, BSDE, HRUM, ITMG, SMRA, WIKA, ELSA.
Pergerakan IHSG membentuk pola bullish harami dengan candlestick counter attack setelah overshot lower bollinger bands. Indikator stochastic masih terkonsolidasi dengan momentum yang cukup rendah dari indikator RSI, ujar Lanjar Nafi, analis Reliance Sekuritas Indonesia di Jakarta, Kamis (5/7/2018).
IHSG (+1.77%) menguat 99.70 poin dilevel 5733.64 dengan sektor kosumer (+3.24%) dengan saham UNVR (+4.03%) dan ICBP (+2.83%) memimpin penguatan. IHSG menguat mengupas pelemahan sebelumnya yang cukup signifikan disaat rupiah terdepresiasi lebih dalam. Aksi jual investor asing mereda dilevel 67.65 Miliar rupiah dengan aksi jual ramai pada saham PGAS.
Ekuitas Asia ditutup mayoritas melemah dengan Nikkei (-0.31%), TOPIX (+0.03%), HangSeng (-1.06%) dan CSI (-1.34%) cenderung berada pada zona negatif meskipun yuan china memperpanjang rebound setelah janji PBOC untuk menahan serangan dalam perang dagang dan menjamin bahwa yuan tidak akan kembali terdepresiasi secara signifikan.
Bursa saham di Eropa dibuka bervariasi dengan penguatan pada indeks Eurostoxx (+0.26%) dan CAC (+0.30%) sedangkan pelemahan pada indeks FTSE (-0.27%) dan DAX (-0.06%). Perusahaan teknologi menjadi penekan disaat saham-saham telekomunikasi naik. Volume perdagangan lebih dari 40% dibawah rata-rata satu bulan ditengah musim piala dunia. Sentimen selanjutnya investor akan mencermati tingkat pengangguran dan Hasil FOMC di AS serta prospek tarif lanjutan pada barang Tiongkok.