INDUSTRY.co.id , Jakarta - Sebanyak 560 perusahaan dari 40 negara mengikuti pameran produk peternakan atau Indo Livestock 2018 yang berlangsung pada 4 hingga 6 Juli 2018 di Jakarta Convention Center, Senayan Jakarta. Pameran tersebut diselenggarakanoleh PT Napindo Media dengan dukungan Kementerian Pertanian.
40 negara tersebut diantaranya Indonesia, Amerika, Belanda, Inggris, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Tiongkok dan Turki memamerkan berbagai produk dari bidang industri peternakan, kesehatan hewan, pakan ternak, pengolahan susu, dan perikanan.
Project Manager PT Napindo Media, Ashatama Devi Ardiatne mengatakan bahwa melalui pameran Indo Livestock ingin memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan perternakan di Indonesia.
“Kami harapkan peternakan dari hulu ke hilir di Indonesia menjadi lebih berdaulat, baik dan mandiri,” kata Devi disela-sela pembukaan pameran Indo Livestock, Rabu (4/7/2018).
Ini merupakan pameran yang sudah berlangsung untuk ke-13 kalinya. Kali ini pameran Indo Livestock mengusung tema Protein Hewani Sumber Kedaulatan Pangan Indonesia dalam rangka meningkatkan pasar global.
Komitmen kuat Indo Livestock 2018 Expo and Forum dalam menghadirkan edukasi diwujudkan dalam bentuk ragam acara seperti seminar, workshop, forum dan sharing. Selama pameran, para pengunjung akan disuguhkan dengan 20 seminar peternakan dan perikanan. Sebanyak 111 presentasi tentang produk peternakan serta live demo produk halal.
Tak hanya dalam bentuk seremonial, Indo Livestock 2018 secara rutin menggelar penyuluhan dan sosialiasi. Sosialiasi berkaitan tentang peningkatan konsumsi gizi, melalui protein hewani susu, daging, telur dan ika yang akan diberikan kepada masyarakat menengah bawah dan daerah-daerah terpencil sebagai upaya mencerdaskan generasi bangsa melalui protein asal hewani.