Industri Fashion Mampu Serap 2 Juta Tenaga Kerja

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 01 Februari 2017 - 17:49 WIB

 Pameran Indonesia Fashion Week (IFW) 2017 di Jakarta, 1 Februari 2017
Pameran Indonesia Fashion Week (IFW) 2017 di Jakarta, 1 Februari 2017

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kementerian Perindustrian memacu penumbuhan industri fesyen nasional sekaligus meningkatkan daya saing dan produktivitasnya. Apalagi, industri fesyen merupakan ujung rantai dari industri tekstil yang memiliki nilai tambah tinggi serta sebagai salah satu dari 16 kelompok industri kreatif yang berperan penting dalam perekonomian nasional.

Industri fesyen berkontribusi besar terhadap devisa negara, PDB nasional dan penyerapan tenaga kerja. Mengingat besarnya peran tersebut, maka kami terus melakukan berbagai upaya strategis untuk pengembangan industri fesyen di dalam negeri, kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada pembukaan Indonesia Fashion Week (IFW) 2017 di Jakarta, Rabu (1/2).

Berdasarkan data BPS, nilai ekspor produk fesyen pada tahun 2015 mencapai USD12,11 miliar dengan pasar utama Amerika Serikat, Eropa dan Jepang. Selanjutnya, kontribusi industri fesyen terhadap PDB nasional sebesar 1,21 persen. Sedangkan, sebagai sektor padat karya, industri fesyen mampu menyerap tenaga kerja sebanyak dua juta orang atau 14,7 persen dari total tenaga kerja di sektor industri.

Lebih lanjut, Airlangga mengimbau kepada para desainer dan pelaku industri fesyen yang hadir pada acara IFW 2017 ini agar mulai menggunakan bahan baku, bahan penolong dan aksesoris produksi dalam negeri. Hal ini untuk mengurangi ketergantungan bahan baku impor, tandasnya.

Oleh karena itu, Airlangga menyampaikan, pihaknya memberikan apresiasi kepada Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) yang secara konsisten menyelenggarakan IFW sejak tahun 2012. Kami yakin IFW telah menjadi kegiatan tahunan yang paling bergengsi bagi para pelaku industri fesyen nasional untuk menampilkan produk-produk kreatif unggulan, tuturnya.

Sementara itu, Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kemenperin Gati Wibawaningsih menyatakan, IFW 2017 yang merupakan penyelenggaraan kali ke-6 ini, diharapkan terus menjadi stimulus untuk meningkatkan kreativitas para IKM fesyen dan desainer di dalam negeri agar mampu bersaing di pasar domestik dan global.

IFW pertama kali diluncurkan di Kementerian Perindustrian pada tahun 2012. Kami telah memberikan berbagai dukungan kepada APPMI dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut seperti fasilitasi fashion show, seminar dan stand pameran, paparnya.

Sejak tahun 2012-2017, Kemenperin telah memfasilitasi sebanyak 462 stand pameran untuk para IKM fesyen nasional dalam mempromosikan produk-produk unggulannya. Dari jumlah tersebut, Kemenperin telah mengeluarkan anggaran lebih dari Rp 6 miliar. Anggaran tersebut dari DIPA Direktorat IKM dan IKTA. Tahun ini, kami sediakan 27 stand, ungkapnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Viral Mobil Wapres Isu Bensin Eceran (ist)

Minggu, 12 Juli 2020 - 01:39 WIB

Viral Video Mobil Wapres Ma'ruf Amin isi BBM Eceran Pakai Jeriken yang Bikin Geleng-geleng Kepala, Ini Penjelasan Istana...

Video Mobil dinas Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang sedang mengisi bahan bakar dengan menggunakan jeriken menjadi viral di berbagai platform sosial media.

Ilustraai United Airlines (ist)

Minggu, 12 Juli 2020 - 00:05 WIB

Prospek Industri Penerbangan Suram, United Airlines Bakal PHK 36 Ribu Karyawan

Maskapai United Airlines asal Amerika Serikat dikabarkan akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap separuh total pekerjanya atau sebesar 36. 000 karyawan dikarenakan penurunan penumpang…

Ilustrasi Klaster Pangan (Photo by iNews)

Sabtu, 11 Juli 2020 - 22:10 WIB

Lewat Corporate Farming, Klaster Pangan BUMN Bersinergi Genjot Produktivitas Pertanian

Dalam rangka peningkatan produktivitas pertanian, PT Sang Hyang Seri (Persero) (SHS), PT Pertani (Persero), dan Klaster Pangan BUMN menjalin kerjasama pengembangan pertanian di lahan HGU SHS…

Dirjen IKMA Kemenperin Gati

Sabtu, 11 Juli 2020 - 22:00 WIB

Kemenperin Fasilitasi Perlindungan KI untuk Pelaku Industri Kecil dan Menengah

Kementerian Perindustrian terus fokus pada pengembangan industri kecil dan menengah (IKM), termasuk memfasilitasi para pelaku IKM dalam hal perlindungan kekayaan intelektual (KI). Dirjen IKMA…

CIMB Niaga Syariah

Sabtu, 11 Juli 2020 - 21:15 WIB

CIMB Niaga Syariah Serahkan Bantuan Ambulans untuk Warga Bandung Barat

Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans bagi warga Desa Puncaksari, Sindangkerta.