INDUSTRY.co.id, Jakarta - Mendekati hari-hari terakhir Ramadhan 1439 H masyarakat kian memburu tempat penukaran uang baru  yang bisa dibagikan kepada sanak family, kerabat hingga tetangga. Selain itu juga banyak penyedia jasa penukaran uang rupiah baru baik perbankan, dan jasa perorangan.

Advertisement

Dan hal itu pula yang dilakukan Dede, sebagai penyedia jasa penukaran uang perorangan. Menurutnya semakin mendekati Hari Raya Idul Fitri keuntungan bisnis penukaran uang semakin tinggi.

“Alhamdulillah, ini berkah menuju lebaran. Keuntungan bersih saya dalam sehari bisa sampai Rp 700 ribu,” kata Dede salah satu penyedia jasa penukaran uang di Cikarang, seperti dikutip Antara, Minggu (10/6/2018).

Advertisement

 Dede menjelaskan dirinya menjual uang baru pecahan Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000 dan Rp 20.000 seharga Rp 110 ribu dalam setiap transaksi penukaran senilai Rp 100 ribu dan kelipatan.

"Pecahan uang baru itu saya dapatkan dari saudara saya yang kebetulan bekerja di salah satu bank swasta," katanya.

Advertisement

Dede menambahkan, keuntungan dari jasa penukaran uang yang dilakoninya akan semakin berlipat jika ada pesanan dari perusahaan yang sengaja memesan kepada dirinya.

"Seperti tahun lalu ada perusahaan yang menghubungi saya minta tukar uang, jumlah permintaan tukarnya semakin banyak jika ada pesanan khusus perusahaan," katanya.

Advertisement

Sementara itu, Salah seorang penyedia jasa serupa lainnya Sepri mengatakan dirinya berinisiatif membuka layanan jasa tersebut lebih awal agar dapat meraup keuntungan sebanyak mungkin.

"Saat ini saja bisa sampai satu juta rupiah keuntungan bersih saya," katanya.

Penyedia jasa penukaran uang di Jalan Urip Sumoharjo Cikarang itu mengaku kenaikan keuntungan dari jasa itu biasanya terjadi menjelang hari raya lebaran.

"Biasanya lebaran kurang seminggu sampai tiga hari penukaran uang melonjak. Dalam satu hari bisa mencapai 100 sampai 200 orang yang menukarkan uangnya," katanya.