INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pada pekan ini, jangan lewatkan lelang surat utang negara (SUN) pada Selasa (5/6) dimana Pemerintah akan menawarkan enam seri obligasi negara.
"Adapun jumlah indikatif SUN yang dilelang sebesar Rp10 triliun dengan target maksimal Rp15 triliun," ujar Analis Binaartha Institutional Research Reza Priyambada di Jakarta, Senin (4/6/2018).
Ini SUN yang dilelang pemerintah:
1. Seri SPN12180906 (penerbitan kembali) dengan pembayaran imbal hasil secara diskonto dan jatuh tempo 6 September 2018;
2. Seri SPN12190606 (penerbitan baru) dengan pembayaran imbal hasil diskonto dan jatuh tempo 6 Juni 2019;
3. Seri FR0063 (penerbitan kembali) dengan tingkat imbal hasil 5,625 persen dan jatuh tempo 15 Mei 2023;
4. Seri FR064 (penerbitan kembali) dengan tingkat imbal hasil 6,125 persen dan jatuh tempo 15 Mei 2028;
5. Seri FR065 (penerbitan kembali) dengan tingkat imbal hasil 6,625 persen dan jatuh tempo 15 Mei 2033; dan
6. Seri FR076 (penerbitan kembali) dengan tingkat imbal hasil 7,375 persen dan jatuh tempo 15 Mei 2048.
"Spread yield obligasi Indonesia dan US Treasury tenor 10Y diperkirakan masih akan bergerak di kisaran 404-422 bps yang menandakan spread mulai mengecil dan masih adanya risiko dari sentimen makroekonomi global. Diperkirakan rentang imbal hasil obligasi SUN internal akan berada dalam kisaran ± 4-5 bps (6,27%-7,83%). Tetap cermati berbagai sentimen yang dapat membuat pasar obligasi kembali melemah," katanya.